Aldhi Chandra
Kamis, 02 Juli 2020 - 07:34 WIB

Gojek Xcelerate Luluskan 35 Startup Indonesia dan Asia Pasifik

Foto/Dok-Gojek/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Gojek/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Gojek Xcelerate, program akselerator startup dari Gojek dan Digitaraya, memperkenalkan tiga startup inovatif yang dinilai paling berdampak sosial positif di acara diskusi publik “Gojek Xcelerate Xcellence” yang digelar hari ini bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. 

Di hadapan para partner global Gojek Xcelerate dan pemodal ventura, ketiga startup tersebut berbagi pengalaman selama mengikuti bootcamp dan mentoring di program akselerator ini. Tiga startup yang mengikuti Gojek Xcelerate sejak September 2019 lalu adalah Jejak.in (solusi teknologi layanan lingkungan hidup), Etanee (platform rantai pasok digital yang menghubungkan ekosistem industri pangan dari hulu ke hilir), dan Qlue (aplikasi pelaporan publik untuk berbagai masalah sosial dan lingkungan di kota, seperti limbah, lampu lalu lintas yang rusak, dan parkir ilegal).

Tiga startup itu merupakan bagian dari 35 startup yang dilatih Gojek Xcelerate selama 6 bulan sejak September 2019. Program pelatihan terbagi dalam 4 angkatan, diantaranya 5 startup tanah air di bidang machine learning, 10 startup Asia Pasifik dengan pemimpin perempuan, 9 startup tanah air di bidang daily consumer innovation, dan 11 startup tanah air dengan model bisnis direct-to-consumer. 

Senior System Engineer Gojek, Giri Kuncoro mengatakan, “Alumni startup Gojek Xcelerate punya potensi yang besar untuk mengembangkan inovasi teknologi di bidangnya masing-masing. Lewat puncak acara Gojek Xcelerate Xcellence ini, kami berharap para startup dapat bertemu dan membangun kolaborasi  satu sama lain, juga tentunya dengan jaringan partner dan pemodal ventura di ekosistem Gojek Xcelerate. Sebagai katalisator bisnis startup, kami percaya potensi startup alumni Gojek Xcelerate mampu memperkuat ekosistem digital di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus menciptakan dampak sosial yang luas dan positif bagi masyarakat.”

Ketiga startup paling inovatif yang dipilih oleh panel Gojek Xcelerate dianggap mampu menciptakan dampak sosial luas yang bisa mengatasi tantangan masyarakat secara sistemik. 

Jejak.in, startup di bidang lingkungan mengembangkan sistem sensus pemantauan tumbuh kembang pohon dan tanaman di suatu area menggunakan perangkat lunak dan Artificial Intelligence (AI), dimana laporan data dan analisa aktual bisa diakses langsung secara online maupun offline. Kegiatan penanaman, perawatan, dan pengawasan dalam program konservasi yang dilakukan oleh Jejak.in dengan mitra-mitranya, membantu perekonomian kelompok-kelompok masyarakat di sekitar area konservasi selama masa pandemi ini.

Startup agritech Etanee tengah mengembangkan model distribusi bahan pangan melalui pemberdayaan agen mikro sebagai agregator. Hal ini sekaligus membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 bisa tetap mendapatkan penghasilan di tengah masa pandemi. 

Qlue, mengembangkan ekosistem smart city di Indonesia dengan menambahkan fitur pengawasan thermal dan sistem komputer berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk memonitor perkembangan COVID-19 di dalam kota. Sebelumnya, inovasi Qlue telah membantu masyarakat DKI Jakarta dalam penanggulangan sampah, banjir, bahkan menekan kriminalitas, dengan kemampuan facial recognition dan live reporting yang dapat diakses oleh seluruh warga.

Menanggapi kesuksesan program Gojek Xcelerate, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI - Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, “Kami percaya, teknologi juga mampu mendorong kebiasaan baru yang positif di masyarakat. Saya berharap alumni startup Gojek Xcelerate mampu mengelola potensi ini agar semakin banyak manfaat dan dampak sosial yang bisa dirasakan masyarakat. Saya ucapkan selamat bagi startup yang telah mengikuti program ini dan berharap para alumni Gojek Xcelerate tidak berhenti berkreasi, sehingga bisa menginspirasi pelaku bisnis lainnya untuk senantiasa menghadirkan inovasi yang bermanfaat positif bagi masa depan.”

Di kesempatan yang sama, Managing Director Digitaraya, Nicole Yap mengatakan, “Kami berterima kasih sekaligus mengucapkan selamat kepada 35 alumni startup Gojek Xcelerate yang telah mengikuti seluruh rangkaian program. Kami percaya, alumni startup Gojek Xcelerate siap bersaing di level global dengan kemampuannya mengembangkan inovasi teknologi yang berdampak positif. Sampai pada saat ini 35 alumni Gojek Xcelerate telah menciptakan sebanyak 1.608 lapangan pekerjaan baru, mendapatkan lebih dari US$ 30M pendanaan, dan yang tak kalah penting 22 dari 35 alumni tersebut merupakan startup yang dipimpin oleh perempuan.” 

Dampak sosial menjadi salah satu pilar penting di Gojek Xcelerate. Dengan misi utama untuk mengakselerasi pengembangan startup merah putih, Gojek Xcelerate memberikan 35 perusahaan rintisan asal Indonesia dan Asia Pasifik program mentoring dari expert kelas dunia, seperti Gojek, Digitaraya, Google Developers, McKinsey & Company, dan UBS serta kesempatan pendanaan dari pemodal ventura dalam jaringan Gojek dan Digitaraya.

Tidak berhenti di situ, Gojek dan Digitaraya bertekad membantu para alumni serta komunitas startup Indonesia yang lebih luas untuk tetap tumbuh di tengah masa pandemi, dengan menghadirkan rangkaian acara tambahan Gojek Xcelerate Xtra.

Selama Gojek Xcelerate Xtra yang akan digelar dari bulan Juli - Agustus, startup pilihan dapat bertemu 1:1 secara virtual dengan pemodal ventura spesifik lewat program Fund Matchmaking. Melalui Startup Clinic, mereka juga dapat berdiskusi secara langsung dengan para mentor kelas dunia dari Gojek bersama Digitaraya, serta partner global, seperti Google Developers, McKinsey & Company, bertekad untuk membantu mengatasi permasalahan spesifik yang sedang dialami bisnis mereka. Gojek Xcelerate Xtra juga menghadirkan kelas pelatihan berbasis sistem webinar yaitu Xpert Insights, yang dapat diikuti oleh umum dan komunitas tech, dimana peserta mendapatkan pengetahuan tambahan dari ahli lintas bidang.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melanjutkan pertumbuhan kinerja positif hingga Juli 2026, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN), membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,51 triliun
 
Nasional
23/08/2026 13:44 WIB
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
BNI wondrX 2026 berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Hall 5–10 ICE BSD dan menghadirkan beragam penawaran untuk kebutuhan belanja, perjalanan, kuliner, properti, otomotif, hingga layanan finansial
 
Nasional
23/08/2026 10:09 WIB
BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini
BNI memperluas layanan perbankan bagi keluarga melalui wondrZ, tabungan khusus anak dan remaja yang dapat diakses melalui aplikasi wondr by BNI.
 
Nasional
22/08/2026 17:31 WIB
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
BNI menghadirkan area property dalam gelaran BNI wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 15:18 WIB
CIMB Niaga Gelar Tour de Bank (TDB) untuk Dukung Puncak Bulan Literasi Keuangan OJK 2026
Sejalan dengan kegiatan ini, CIMB Niaga menggelar edukasi yang ditujukan bagi siswa SD melalui program TDB, serta Program Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) untuk siswa SMP.
 
Nasional
22/08/2026 13:11 WIB
Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
BNI menghadirkan deretan musisi Tanah Air dalam gelaran wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:08 WIB
Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
BNI berupaya memberikan kemudahan bagi pengunjung sejak perjalanan menuju lokasi hingga saat menikmati seluruh rangkaian acara
Ad Placholder