Fery Pradolo
Jumat, 14 Februari 2025 - 21:20 WIB

DBS Foundation Salurkan Rp11,5 Miliar untuk 5 Perusahaan Berdampak Sosial 

DBS Foundation Salurkan Rp11,5 Miliar untuk 5 Perusahaan Berdampak Sosial 
DBS Foundation Salurkan Rp11,5 Miliar untuk 5 Perusahaan Berdampak Sosial 
Dummy

ECONOMIC ZONEDBS Foundation, melalui program hibah DBS Foundation Grant Program 2024, telah memilih 22 wirausaha sosial dan perusahaan berdampak sosial dari lebih dari 1.500 pelamar untuk menerima pendanaan sebesar SGD 4,5 juta (sekitar Rp55 miliar). Hibah ini bertujuan untuk membantu pengembangan bisnis mereka serta memperluas dampak positif bagi komunitas rentan. Secara keseluruhan, program yang didukung dana hibah ini diproyeksikan akan memberi manfaat bagi lebih dari 800.000 orang dalam dua tahun ke depan.

Para penerima hibah ini memiliki visi yang sejalan dengan DBS Foundation dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas rentan, terutama dalam tiga fokus utama: pemenuhan kebutuhan dasar, mendorong inklusi, dan meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat lansia. Selain dana hibah, DBS Foundation juga memberikan pendampingan, mentoring, akses jaringan, dan dukungan bisnis lainnya.

Head of DBS Foundation and DBS Group Strategic Marketing and Communications, Karen Ngui, menyatakan, “Sebagai institusi yang berorientasi pada tujuan sosial, kami memiliki tanggung jawab untuk memberdayakan komunitas di wilayah operasional kami. Para penerima hibah ini berbagi semangat yang sama dalam menciptakan dampak positif dengan solusi inovatif. Kami berkomitmen mendukung mereka melalui pendanaan, pelatihan, dan bimbingan bisnis agar dapat berkembang lebih jauh.”

Sejak peluncurannya pada 2015, DBS Foundation Grant Program telah menyalurkan hibah senilai SGD 21,5 juta kepada 160 penerima. Banyak alumni program ini berhasil menggalang pendanaan lebih lanjut hingga 10 kali lipat dari dana awal.

Lima Wirausaha Sosial Indonesia yang Menerima Hibah

Dari 22 penerima hibah, lima di antaranya berasal dari Indonesia, yakni Komodo Water, Aliet Green, Adena Coffee, JAVA FRESH, dan GandengTangan. Mereka berhasil terpilih dari 155 pelamar asal Indonesia dan mendapatkan total dana hibah sebesar SGD 950.000 (sekitar Rp11,5 miliar) untuk mengembangkan bisnis dan memperluas dampak sosial mereka.

Dalam acara DBS Foundation Grant Program 2024 di Indonesia, hadir Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, serta perwakilan dari masing-masing wirausaha sosial penerima hibah: Co-Founder & COO Adena Coffee Joseph Juan, Finance & Accounting Supervisor Aliet Green Puruhita Prawaka, Co-Founder & CEO GandengTangan Jezzie Setiawan, Co-Founder & CEO JAVA FRESH Margareta Astaman, dan Founder & CEO Komodo Water Shana Fatina.

Kelima penerima hibah ini memiliki fokus utama dalam bidangnya masing-masing:

  • Adena Coffee: Memberdayakan komunitas di Gayo dengan praktik perkebunan kopi berkelanjutan. Dana hibah akan digunakan untuk mengoptimalkan rantai pasok, membangun fasilitas standarisasi, serta memperluas akses ke pasar global.
  • Aliet Green: Mengembangkan produksi bahan makanan organik regeneratif dengan pemberdayaan perempuan serta pengolahan gula kelapa bersertifikat Fair Trade. Hibah ini akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan aplikasi pertanian berkelanjutan.
  • GandengTangan: Menyediakan layanan pembiayaan dan edukasi keuangan bagi UMKM. Hibah ini akan digunakan untuk memperluas kemitraan strategis mereka.
  • JAVA FRESH: Menghubungkan petani kecil dan perempuan yang terpinggirkan ke pasar buah global dengan sistem perdagangan yang adil. Dana hibah akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan teknologi, peningkatan fasilitas, serta pemberdayaan petani agar memenuhi standar global.
  • Komodo Water: Menyediakan akses air bersih dan pengelolaan air berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di Indonesia Timur. Hibah ini akan digunakan untuk memperluas fasilitas di dua lokasi baru serta meningkatkan kapasitas produksi.

Komitmen DBS Indonesia dalam Mendorong Dampak Sosial

President Director PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, menegaskan bahwa peran perbankan tidak hanya sebatas menjalankan bisnis, tetapi juga menciptakan solusi bagi tantangan global seperti perubahan iklim, disrupsi teknologi, dan kesenjangan ekonomi. “Kami berkomitmen untuk mendukung perusahaan berdampak sosial agar dapat memperluas bisnis mereka sekaligus meningkatkan dampak positif bagi komunitas rentan melalui program-program inovatif,” ujarnya.

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menambahkan, “Kami bangga menyambut Adena Coffee, Aliet Green, GandengTangan, JAVA FRESH, dan Komodo Water ke dalam ekosistem DBS Foundation. Mereka memiliki semangat yang sejalan dengan DBS Foundation dalam menciptakan solusi sosial berkelanjutan serta potensi ekspansi yang besar. Dengan kehadiran mereka, program ini diperkirakan akan memberi manfaat bagi lebih dari 64.000 orang di Indonesia.”

Selain program hibah ini, DBS Foundation juga menginisiasi Impact Beyond Award 2024 untuk mencari bisnis visioner yang dapat menciptakan solusi inovatif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

DBS Foundation juga bekerja sama dengan berbagai mitra di sektor swasta, publik, dan komunitas guna menjalankan program yang mendukung masyarakat rentan. Pada November 2024, DBS Foundation mengalokasikan SG$88 juta untuk meluncurkan 15 program baru di berbagai wilayah operasionalnya guna membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup.

Di Indonesia, DBS Foundation telah menjalin kemitraan dengan The Asia Foundation, Yayasan Humanis & Inovasi Sosial, serta Dicoding. Melalui kerja sama ini, dana sebesar SGD 9 juta (sekitar Rp100 miliar) akan disalurkan untuk mendukung kesejahteraan kelompok rentan, termasuk perempuan, petani kecil, kaum muda, dan penyandang disabilitas, khususnya di NTT dan Kalimantan Barat, dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen DBS Bank Ltd (Bank DBS) dalam mengalokasikan hingga SGD 1 miliar serta 1,5 juta jam kerja sukarela karyawan dalam 10 tahun mendatang guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
3 jam yang lalu
6G Sudah di Depan Mata, Ini yang Terjadi dengan 5G Sekarang
Ericsson Mobility Report Juni 2026: 5G capai 3,1 miliar, uplink tumbuh lebih cepat, dan peluang besar FWA di Indonesia. Simak proyeksi hingga 2031
 
Nasional
17 jam yang lalu
Tunaiku by Amar Bank Terbang di Langit Indonesia Bareng Citilink
Amar Bank jadi bank digital pertama yang pasang livery di pesawat Citilink. Kolaborasi ini hadirkan kemudahan finansial via Tunaiku bagi penumpang.
 
Nasional
21/06/2026 14:48 WIB
Hydro Coco Hadirkan Semangat Selebrasi dan Kebersamaan Lewat Kampanye “Don’t Stop The Celebration”
Berangkat dari semangat tersebut, Kalbe Nutritionals melalui Hydro Coco mengajak masyarakat untuk terus merayakan setiap momen kebersamaan dengan energi positif dan semangat yang terus berlanjut melalui kampanye “Don’t Stop The Celebration”.
 
Nasional
20/06/2026 15:05 WIB
CIMB Niaga Hadirkan “Ada OCTO Land”, Ajak Masyarakat Nikmati Serunya Eksplor Blok M Jakarta
Ada OCTO Land akan berlangsung mulai 20 Juni 2026 hingga 31 Mei 2027, menghadirkan berbagai aktivitas menarik yang bisa dinikmati sepanjang tahun.
 
Nasional
20/06/2026 14:19 WIB
BCA Syariah Hadirkan ‘Rumah Sahabat’, Bawa Pengalaman Perbankan Syariah Lebih Dekat ke Masyarakat
Rumah ini merupakan sebuah immersive exhibition yang bertujuan mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masyarakat melalui kombinasi edukasi, hiburan, dan kajian tentang keberkahan hidup.
 
Bisnis
19/06/2026 23:09 WIB
Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun
Amar Bank catat laba Rp71 miliar dan tumbuh kuat di segmen UMKM serta ritel pada kuartal I 2026.
 
Nasional
19/06/2026 20:25 WIB
OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Nasional Bagi Dua Perusahaan Pergadaian
Sebelumnya, OJK juga telah memberikan persetujuan perubahan lingkup wilayah usaha nasional kepada PT Gadai Mas Nusantara yang berkedudukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Telkomsel