Endang Muchtar
Selasa, 19 Mei 2026 - 17:12 WIB

OJK Rilis Dana Kelolaan Reksadana Meningkat Rp 49 Triliun

Foto/dok, IG Pribadi/ECONOMICZONE
Foto/dok, IG Pribadi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE -Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan jumlah investor pasar modal domestik terus bertambah.

Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah dinamika global dan sentimen rebalancing indeks MSCI. Hingga saat ini, investor ritel tercatat bertambah sekitar 7 juta secara year to date.

Menurut dia, peningkatan jumlah investor tersebut turut mendorong pertumbuhan dana kelolaan industri reksadana nasional. Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau Asset Under Management (AUM) reksadana kini mencapai Rp 718,44 triliun.

“Total AUM kita saat ini mencapai Rp718,44 triliun,” kata Friderica dalam Konferensi Pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026)"Ada berita bagusnya juga bahwa di tengah berita rebalancing MSCI, saya bisa sharing kepada teman-teman bahwa nilai aktiva bersih dan reksa dana kita di tahun ini justru meningkat sebesar Rp49,71 triliun yang berasal dari net subscription investor ritel,” kata wanita akrab disapa Kiki, di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Kenaikan tersebut, kata Kiki, setara pertumbuhan sekitar 6,39% sehingga total dana kelolaan reksadana nasional kini mencapai Rp718,44 triliun. Menurut Kiki, peningkatan dana kelolaan menunjukkan tingkat kepercayaan investor domestik terhadap pasar modal tetap terjaga, bahkan di tengah tekanan sentimen global.

Selain itu, basis investor pasar modal Indonesia juga terus berkembang pesat. OJK mencatat penambahan sekitar 7 juta investor ritel baru sejak awal tahun (year-to-date).

"Kita melihat bahwa perspektif investor ini juga meningkat dalam hal confidence untuk masuk ke market ditandai dengan peningkatan investor," ungkap dia.

Kiki menilai bahwa berbagai reformasi pasar modal yang dilakukan regulator tidak hanya bertujuan memperbesar ukuran pasar (market size), tetapi juga memperkuat kualitas fundamental industri. Reformasi tersebut difokuskan pada peningkatan integritas pasar, transparansi, serta keterbukaan informasi guna memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
19/05/2026 11:01 WIB
PT Timah (TINS) Setor Rp1,62 Triliun ke Kas Negara di 2025, Naik 106 Persen
Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) PT Timah, Ruddy Nursalam, menjelaskan sumbangsih tersebut berjalan beriringan dengan membaiknya rapor keuangan perseroan pada tahun lalu.
 
Nasional
18/05/2026 16:47 WIB
Presiden Prabowo Serahkan 6 Pesawat Rafale dan Alutsista ke TNI
Pesawat Rafale yang diserahkan Prabowo kepada TNI merupakan jet tempur generasi 4.5 buatan Dassault Aviation Prancis yang memiliki kemampuan multi-peran.
 
Nasional
18/05/2026 15:33 WIB
Sah! Kementerian P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman dari Hulu ke Hilir
Langkah masif ini diinisiasi sebagai bentuk kehadiran nyata negara dalam memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia secara terintegrasi, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air.
 
Nasional
17/05/2026 00:33 WIB
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua Umum HIPMI Periode 2026-2029
Sebagai Ketua Tim, Kaesang berkomitmen mengawal dan memperjuangkan Reynaldo agar bisa terpilih sebagai ketua umum di munas nanti.
 
Nasional
16/05/2026 23:28 WIB
OJK Rilis Industri Perbankan Syariah Catat Aset Rp1.061 Triliun hingga Maret 2026
Kinerja industri juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik. Tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross dan NPF Net yang masing-masing berada pada level 2,28 persen dan 0,87 persen.
 
Nasional
16/05/2026 15:30 WIB
Jumlah Menyusut, Populasi Kerbau Mendekati Kepunahan
Saat ini, harga ternak kerbau di tingkat tengkulak dikisaran antara Rp30 juta-Rp35 juta/ekor. Karena itu, kehidupan ekonomi keluarga petani sangat terbantu dengan memiliki ternak kerbau.
 
Nasional
14/05/2026 15:48 WIB
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Dikebut Siap Beroperasi Agustus 2026
Jalur ini akan menambah lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
Telkomsel