Endang Muchtar
Jumat, 22 Mei 2026 - 15:02 WIB

Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Direktur dan CEO Medco Energi, Roberto Lorato menuturkan gas mampu menggantikan batu bara. Kemudian, mendukung kestabilan energi terbarukan yang sifatnya intermiten, serta memenuhi kebutuhan dipasar yang permintaan listriknya masih tumbuh jauh lebih cepat.

 Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas. "Transisi energi di kawasan ini akan dibangun melalui kombinasi gas dan energi terbarukan, bukan melalui pendekatan yang bersifat ekstrem," ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

 Pada sesi Global Executive Talk bertema The End of Easy Energy: 'The New Reality of Oil and Gas' di IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026, CEO Mubadala Energi, Mansoor Mohamed Al Hamed angkat bicara. Dia mengatakan fundamental transisi energi tetap sama dengan memanfaatkan gas yang memiliki emisi lebih rendah ketimbang energi fosil lainnya.

"Kita harus menurunkan emisi, memperluas energi terbarukan, dan melakukan dekarbonisasi. Namun, gas yang melimpah, andal, dan beremisi lebih rendah tetap akan menjadi bagian penting dari bauran energi," ucapnya.

Menurutnya, di dunia yang penuh dengan volatilitas, gas berfungsi sekaligus sebagai bahan bakar transisi dan bahan bakar ketahanan energi. Komitmen Mubadala Energy dalam mempercepat pengembangan proyek gas di Laut Andaman, Indonesia, di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tingginya ketidakpastian geopolitik global.

"Indonesia memiliki peluang luar biasa, mulai dari peningkatan permintaan energi. Kemudian posisi geografis strategis hingga potensi besar sumber daya laut dalam,” kata Mansoor.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza mengungkapkan era energi mudah memang telah berlalu. Namun, ia menilai peluang Indonesia justru tetap lebih besar dan masih menawarkan peluang energi yang luar biasa.

Salah satu peluang besar yang paling memungkinkan untuk segera dikembangkan adalah keberadaan sumber daya nonkonvensional. Namun, untuk bisa memonetisasi dukungan pemerintah sangat dibutuhkan.

"Indonesia baru saja menemukan sekitar 11 miliar barel 'oil in place' untuk sumber daya nonkonvensional. Tantangan kita saat ini adalah bagaimana melakukan advokasi kepada pemerintah agar tersedia dukungan fiskal yang memadai," ucap Oki.

Diketahui, tidak sedikit pihak yang khawatir dengan adanya kemunduran agenda transisi energi. Namun, program transisi energi yang dicanangkan oleh berbagai negara diprediksi tetap akan berlanjut yang ditandai dengan tetap tingginya peningkatan terhadap permintaan gas.

Laporan kuartal terbaru International Energy Agency (IEA) memprediksi pasar gas alam global akan tetap ketat selama dua tahun ke depan. Meskipun tantangan terlihat semakin besar, fundamental industri tetap mengarah pada gas alam yang akan terus menjadi komponen penting dalam bauran energi di dunia.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17/06/2026 18:41 WIB
U by Prodia Gandeng blu by BCA Digital, Hadirkan Fitur Layanan Kesehatan
Kerja sama ini ditandai dengan hadirinya fitur digital payment U-aang powered by blu sebagai metode pembayaran baru di U by Prodia.
 
Nasional
17/06/2026 16:42 WIB
Badak LNG Cetak Kinerja Melebihi Target Produksi di Tengah Turunnya Pasokan Gas
Keberhasilan menjaga tingkat produksi turut mendorong capaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan sebesar 107,16% pada 2025.
 
Nasional
16/06/2026 11:11 WIB
Kerusuhan Agustus 2025 Dan Teori Sosial Baru Yang Menjelaskannya
Dalam waktu yang sangat singkat, seorang anak muda yang sebelumnya tak dikenal berubah menjadi simbol nasional.
 
Nasional
15/06/2026 16:36 WIB
Solusi Cucian Menumpuk Ibu Rumah Tangga Terbantu Keberadaan Usaha Loundry
Bagi orang tua yang sibuk, sering kali cucian menumpuk dan tidak selesai tepat waktu, meninggalkan rasa frustasi.
 
Nasional
15/06/2026 09:54 WIB
Pelari Asal Kenya Mendominasi Juara BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026
Sebelumnya pelari-pelari asal Kenya mendominasi lomba nomor terbuka di Jakarta Marathon 2016, memenangi lomba kategori maraton penuh (42 km) dan setengah maraton (21 km) putra dan putri pada Minggu.
 
Nasional
15/06/2026 08:49 WIB
Menuju Marathon Kelas Dunia BTN Jakim 2026 Tembus 45 Ribu Peserta
Tingginya partisipasi peserta tidak hanya menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, tetapi juga mempertegas posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang makin diperhitungkan di tingkat internasional.
 
Nasional
15/06/2026 05:29 WIB
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare
Bank Mandiri Taspen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin air minum gratis siap konsumsi senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
Telkomsel