Roni Mawardi
Jumat, 22 Mei 2026 - 14:55 WIB

Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) setujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,54 triliun atau Rp 468 per lembar saham.

Pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih tahun berjalan 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan sebesar Rp 2,24 triliun. Dalam keputusan RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp 468 per lembar saham, tanpa memperhitungkan jumlah saham treasury hasil pembelian kembali saham oleh perseroan.

Sementara itu, sisa laba bersih tahun berjalan setelah pembagian dividen akan dicatat sebagai saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya mengatakan, pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham INTP pada Jumat (5/6) pukul 16.00 WIB.

“Dengan memperhatikan ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada Rabu, 3 Juni 2026, sedangkan ex dividen pada Kamis, 4 Juni 2026,” katanya, Jumat (22/5).

Dengan memperhatikan ketentuan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk periode cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi adalah Rabu, 3 Juni 2026. Dan ex dividen-nya pada Kamis, 4 Juni 2026. Sedangkan cum dividen untuk pasar tunai pada Jumat, 5 Juni 2026 dan ex dividen-nya di Senin, 8 Juni 2026. Pembayaran dividen dilakukan sejak Jumat, 19 Juni 2026.

“Pajak atas dividen tunai akan diberlakukan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia,” paparnya.
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui sejumlah perubahan susunan pengurus INTP. RUPST menyetujui pengangkatan kembali Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama terhitung sejak ditutupnya rapat hingga penutupan RUPST tahun buku 2028 yang akan diselenggarakan pada 2029.

Pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Hasan Imer sebagai Direktur dan menunjuk Benny Setiawan Santoso sebagai penggantinya untuk melanjutkan sisa masa jabatan Hasan Imer.

Selain itu, RUPST menyetujui pengangkatan Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan yang efektif berlaku mulai 1 September 2026 hingga penutupan RUPST tahun buku 2028 pada 2029.

Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi INTP yang baru, sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Robert Callieri
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Tedy Djuhar
Wakil Komisaris Utama /Komisaris Independen: Simon Subrata
Komisaris Independen: Franciscus Welirang
Komisaris: Juan Francisco Defalque
Komisaris: Rene Samir Aldach
Komisaris: Suharso Monoarfa

Dewan Direksi:
Direktur Utama: Christian Kartawijaya
Wakil Direktur Utama: Jose Maria Magrina Vadillo
Direktur: Troy Dartojo Soputro
Direktur: Oey Marcos
Direktur: Holger Mørch
Direktur: Sunnira Ly
Direktur: Benny S. Santoso

Christian menyampaikan apresiasi kepada Hasan Imer atas kontribusi dan dedikasinya selama menjabat sejak 2008 hingga akhir masa jabatan pada 2026.

“Di bawah kepemimpinan Hasan Imer, berbagai inisiatif strategis berhasil diwujudkan, termasuk pembangunan Plant 14, peningkatan kapasitas produksi di Cirebon dan Citeureup, peluncuran Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda, hingga integrasi produk semen Bosowa dan Grobogan. Pencapaian tersebut memastikan penerapan standar operasional yang sejalan dengan standar produksi Indocement, termasuk pada Semen Tiga Roda,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui aksi korporasi penarikan kembali sebagian saham hasil pembelian kembali saham perseroan yang dilakukan pada 2021 dan 2022 melalui pengurangan modal ditempatkan dan disetor sebanyak 84.529.400 lembar saham.

Dengan aksi tersebut, modal ditempatkan dan disetor Perseroan berubah menjadi Rp 1,715 triliun.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui program pembelian kembali saham (buyback) Perseroan dengan nilai maksimal Rp 750 miliar yang akan dilaksanakan mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.

Perseroan menilai aksi buyback tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pengelolaan struktur permodalan dan upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham di tengah dinamika pasar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17/06/2026 18:41 WIB
U by Prodia Gandeng blu by BCA Digital, Hadirkan Fitur Layanan Kesehatan
Kerja sama ini ditandai dengan hadirinya fitur digital payment U-aang powered by blu sebagai metode pembayaran baru di U by Prodia.
 
Nasional
17/06/2026 16:42 WIB
Badak LNG Cetak Kinerja Melebihi Target Produksi di Tengah Turunnya Pasokan Gas
Keberhasilan menjaga tingkat produksi turut mendorong capaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan sebesar 107,16% pada 2025.
 
Nasional
16/06/2026 11:11 WIB
Kerusuhan Agustus 2025 Dan Teori Sosial Baru Yang Menjelaskannya
Dalam waktu yang sangat singkat, seorang anak muda yang sebelumnya tak dikenal berubah menjadi simbol nasional.
 
Nasional
15/06/2026 16:36 WIB
Solusi Cucian Menumpuk Ibu Rumah Tangga Terbantu Keberadaan Usaha Loundry
Bagi orang tua yang sibuk, sering kali cucian menumpuk dan tidak selesai tepat waktu, meninggalkan rasa frustasi.
 
Nasional
15/06/2026 09:54 WIB
Pelari Asal Kenya Mendominasi Juara BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026
Sebelumnya pelari-pelari asal Kenya mendominasi lomba nomor terbuka di Jakarta Marathon 2016, memenangi lomba kategori maraton penuh (42 km) dan setengah maraton (21 km) putra dan putri pada Minggu.
 
Nasional
15/06/2026 08:49 WIB
Menuju Marathon Kelas Dunia BTN Jakim 2026 Tembus 45 Ribu Peserta
Tingginya partisipasi peserta tidak hanya menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, tetapi juga mempertegas posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang makin diperhitungkan di tingkat internasional.
 
Nasional
15/06/2026 05:29 WIB
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare
Bank Mandiri Taspen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin air minum gratis siap konsumsi senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
Telkomsel