Fery Pradolo
Jumat, 19 September 2025 - 09:57 WIB

Hackathon Ericsson 2025: Inovasi 5G dan AI untuk Transformasi Digital Indonesia

Hackathon Ericsson 2025: Inovasi 5G dan AI untuk Transformasi Digital Indonesia
Hackathon Ericsson 2025: Inovasi 5G dan AI untuk Transformasi Digital Indonesia
Dummy

ECONOMIC ZONE - Ericsson (NASDAQ: ERIC), perusahaan telekomunikasi global terkemuka, bersama Qualcomm, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), secara resmi meluncurkan edisi kedua Hackathon: Indonesia’s NextGen Digital Sprint with 5G and AI.

Kompetisi berbasis inovasi ini bertujuan untuk menumbuhkan talenta digital dengan mengundang startup dan tim akademisi dari seluruh Indonesia untuk mempresentasikan ide terbaik mereka guna mempercepat transformasi digital Indonesia melalui kekuatan 5G dan AI. Sepanjang kompetisi, Kemenperin akan memainkan peran penting dalam menjembatani para inovator dengan pelaku industri, sehingga menciptakan manfaat bersama yang pada akhirnya berkontribusi pada percepatan transformasi digital di sektor industri.

Hackathon ini bertujuan mendukung proyeksi Indonesia untuk masuk dalam jajaran lima besar ekonomi dunia berdasarkan PDB pada 2045. Melalui inovasi yang berfokus pada sektor-sektor pertumbuhan tinggi di Indonesia, pemanfaatan 5G dan AI akan mendorong penguatan ekonomi digital—salah satu dari tiga prioritas utama dalam Visi Indonesia Digital 2045.

Hackathon Ericsson 2025

Mengikuti kesuksesan Hackathon 2024, edisi tahun ini hadir dengan jangkauan yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak peserta. Fokusnya diperluas ke spektrum industri yang lebih beragam, serta menjalin kolaborasi dengan lebih banyak mitra global dan lokal. Para peserta ditantang untuk menghadirkan solusi berbasis 5G dan AI bagi sektor manufaktur, pertambangan, pertanian, dan perdagangan.

Selama kompetisi, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman langsung bekerja dengan teknologi mutakhir, tetapi juga bimbingan dari para pakar industri global. Pendaftaran dibuka hingga 17 Oktober 2025, dan pemenang akan diumumkan dalam acara yang digelar pada 14 November 2025, dengan total hadiah senilai Rp190 juta.

Komitmen Ekosistem untuk Transformasi Digital Indonesia

“Sebagai pemimpin global di bidang 5G, Ericsson berkomitmen penuh untuk mempercepat transformasi digital Indonesia. Kapabilitas 5G yang andal, aman, dan tangguh membuka peluang penerapan AI dalam skala besar. Karena itu, pada edisi kedua Hackathon ini, kami memperluas cakupan dengan memberdayakan talenta lokal, startup, dan pengembang untuk menghadirkan solusi nyata berbasis 5G dan AI yang mendorong inovasi lintas industri. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan para mitra, kami optimistis dapat bersama-sama mewujudkan Visi Indonesia Digital 2045,” ujar President Director of Ericsson Indonesia, Singapore, Philippines, and Brunei, Daniel Ode.

Nies Purwati, Senior Director of Government Affairs for Southeast Asia and Pacific at Qualcomm International Inc., menambahkan, “Hackathon 2025 mencerminkan komitmen Qualcomm dalam menghadirkan inovasi, kreativitas, dan produktivitas melalui teknologi wireless communication untuk meningkatkan kualitas hidup. Qualcomm terus mengembangkan solusi AI yang canggih dan terdepan. Kami percaya AI memegang peran transformatif di hampir setiap industri, mengubah cara bisnis beroperasi, mengambil keputusan, dan menciptakan nilai tambah.”

Drs. Masrokhan, MPA., CGCAE, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementerian Perindustrian, mengatakan, “Kami senang dapat bermitra dengan Ericsson dan Qualcomm kembali dalam penyelenggaraan Hackathon tahun ini, setelah kesuksesan Hackathon 2024. Inisiatif ini sejalan erat dengan agenda Making Indonesia 4.0 untuk mempercepat transformasi industri nasional. Melalui ajang ini, kami menyediakan kesempatan berkompetisi secara sehat bagi generasi muda, yang diharapkan dapat memacu mereka untuk bereksperimen, berkolaborasi lintas disiplin, dan menghasilkan prototipe teknologi yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri, khususnya manufaktur di Indonesia.”

Sementara itu, Sonny Hendra Sudaryana, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Komdigi, menekankan, “Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi hanya melalui pendidikan formal. Inisiatif seperti Hackathon ini sangat krusial dalam memperkuat pipeline talenta digital nasional. Selain itu, inovasi 5G dan AI yang lahir dari Hackathon 2025 diharapkan dapat diimplementasikan di dunia nyata, sejalan dengan prioritas nasional untuk mempercepat transformasi digital.”

Cara Mendaftar

Informasi lengkap mengenai cara mendaftar Hackathon serta berbagai peluang pembelajaran tersedia di situs web:
www.ericsson.com/indonesia-hackathon. Pendaftaran ditutup pada 17 Oktober 2025.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama
Pemanfaatan kapabilitas AI Telkom Solution yang terintegrasi membuka peluang peningkatan efektivitas operasional dan penciptaan nilai bisnis.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Kinerja Makin Menguat, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan Empat Segmen Bisnis Utama
Pendapatan meningkat 3,5% YoY, EBITDA tumbuh 2,0% YoY, dan laba bersih normalisasi naik 3,9% YoY.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Indonesia Fitness Festival x Deddy Corbuzier Tarik Antusiasme Ribuan Pecinta Olahraga
Indonesia Fitness Festival (IFF) x Deddy Corbuzier menarik perhatian ribuan pecinta olahraga dari berbagai kalangan. Festival yang menghadirkan beragam cabang olahraga tersebut menjadi wadah bagi atlet, komunitas kebugaran, pelaku industri olahraga, dan masyarakat umum untuk berinteraksi…
 
Nasional
21 jam yang lalu
Rania Balqis dari Jakarta Barat Raih Juara 3 dalam Kompetisi IPS DKI Jakarta 2026
Final Kompetisi Ilmu Pengetahuan Sosial (KIPS) Tingkat Provinsi DKI Jakarta resmi rampung setelah digelar pada Sabtu (31/10/2026) di SMPN 115 Jakarta
 
Nasional
30/10/2026 20:39 WIB
Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026
Pengakuan ini mencerminkan peran strategis tim legal dalam mengawal transformasi bisnis, memperkuat kepatuhan, dan mendorong inovasi layanan hukum berbasis digital.
 
Nasional
30/10/2026 17:36 WIB
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan terintegrasi, mulai dari pengelolaan operasional hingga proses pembelajaran.
 
Nasional
29/10/2026 17:18 WIB
Telin Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Melalui dua sesi diskusi, Telin berbagi perspektif mengenai kedaulatan teknologi Indonesia serta pengembangan ekosistem digital di skala global
Ad Placholder