ECONOMIC ZONE - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur hingga rudal kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subianto di Landasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Tiba di lokasi acara sekitar pukul 09.45 WIB, Prabowo langsung menuju pesawat Rafale. Berdasarkan pantauan, Kepala Negara melepas tirai dan menyiram air dalam kendi ke hidung dan ban pesawat.
Terdapat enam unit pesawat tempur multirole combat aircraft (MRCA) Rafale, empat unit pesawat angkut Falcon 8X, satu unit pesawat Airbus A400M MRTT, dua radar Ground Control Intercept (GCI), hingga persenjataan modern berupa Smart Weapon Hammer dan rudal Meteor yang diserahkan Prabowo kepada Panglima TNI.
Seusai prosesi pelepasan tirai dan penyiraman air ke ban pesawat, Kepala Negara secara simbolis menyerahkan kunci pesawat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Selanjutnya, kunci pesawat diserahkan Jenderal Agus Subiyanto kepada Kasau Marsekal TNI Tonny Harjono.
Pesawat Rafale yang diserahkan Prabowo kepada TNI merupakan jet tempur generasi 4.5 buatan Dassault Aviation Prancis yang memiliki kemampuan multi-peran. Mulai dari superioritas udara, serangan darat, hingga misi pengintai. Sebanyak enam unit pesawat yang diserahkan Prabowo kepada TNI hari ini merupakan bagian dari 42 unit pesawat yang dibeli Indonesia dan akan tiba secara bertahap hingga 2029.
Sementara Airbus A400M MRTT merupakan pesawat angkut militer multifungsi dengan kapasitas hingga 37 ton untuk mendukung mobilitas operasi militer jarak jauh. Platform ini dapat digunakan untuk berbagai misi, mulai dari distribusi logistik, pengisian bahan bakar di udara, hingga operasi kemanusiaan dan bantuan bencana.
Sebelumnya, Prabowo telah menyerahkan satu unit pesawat Airbus A400M pada November 2025 dan kini dioperasikan oleh Skadron 17/31 Lanud Halim Perdanakusuma.
Selanjutnya, pesawat tempur Falcon 8X digunakan sebagai pesawat dengan kemampuan jelajah jarak jauh dan dukungan mobilitas strategis. Pemerintah juga menyerahkan radar GCI untuk memperkuat sistem pengawasan wilayah udara nasional.
Di sektor persenjataan, Smart Weapon HAMMER dan rudal Meteor menjadi bagian penting dalam peningkatan daya tempur TNI. Rudal Meteor dikenal sebagai rudal udara-ke-udara jarak jauh dengan kemampuan beyond visual range (BVR), sedangkan HAMMER merupakan sistem persenjataan presisi untuk mendukung operasi serangan udara.
Selain Panglima TNI dan Kasau, penyerahan alutsista ini dihadiri sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih. Beberapa di antaranya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Hadir juga Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri PPN/Ka Bappenas Rachmat Pambudy.
Komentar