Roni Mawardi
Jumat, 03 Juli 2026 - 15:13 WIB

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memasuki usia delapan dekade sebagai bank nasional pertama milik negara. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 5 Juli 2026, BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi perjalanan perseroan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia.

Dalam momentum tersebut, BNI juga menghadirkan program spesial bertajuk 'Terus Ada, Ada Terus' sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah setia pengguna produk dan layanan BNI.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, perjalanan BNI selama 80 tahun tidak hanya mencerminkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga konsistensi perseroan dalam menjaga kepercayaan publik dan menjalankan peran sebagai bank yang lahir dari semangat kebangsaan.

"Selama delapan dekade, BNI telah tumbuh bersama Indonesia. Setiap langkah yang kami tempuh selalu dilandasi semangat untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Putrama dalam keterangan tertulis.

Menurut Putrama, kemampuan BNI untuk bertahan, bertumbuh, dan tetap relevan selama delapan dekade bertumpu pada nilai Swadharma Bhakti Nagara. Nilai tersebut menjadi kompas dalam menjalankan tanggung jawab profesional, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi bagi kepentingan bangsa.

Dia menjelaskan, Swadharma mencerminkan kesadaran untuk menjalankan tanggung jawab secara disiplin, berintegritas, dan kompeten. Bhakti menggambarkan semangat pengabdian agar setiap keputusan bisnis memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Sementara Nagara menegaskan orientasi BNI untuk mendukung pembangunan nasional dan menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

Nilai tersebut diwujudkan dalam budaya kerja BNI melalui tiga perilaku utama, yakni Seva, Karya, dan Raksa. Seva menekankan layanan sepenuh hati dan pembangunan kepercayaan, Karya mendorong profesionalisme dan orientasi hasil, sedangkan Raksa menegaskan pentingnya integritas, tata kelola yang baik, serta pengelolaan risiko yang prudent.

Putrama mengatakan, filosofi tersebut menjadi fondasi BNI dalam menghadapi perubahan zaman. Sejak berdiri pada 5 Juli 1946 di tengah perjuangan mempertahankan kemerdekaan, BNI telah memiliki kontribusi historis bagi perkembangan perekonomian dan industri perbankan Indonesia.

BNI didirikan oleh R.M. Margono Djojohadikusumo, tokoh ekonomi nasional yang turut meletakkan fondasi awal kelembagaan keuangan Republik Indonesia. R.M. Margono Djojohadikusumo juga dikenal sebagai kakek dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Sebagai pendiri BNI, R.M. Margono Djojohadikusumo menanamkan semangat pengabdian kepada negara yang terus hidup dalam perjalanan perseroan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Swadharma Bhakti Nagara yang menjadi cerminan jati diri BNI sebagai bank yang lahir dari semangat perjuangan dan mengemban tanggung jawab untuk berbakti kepada negeri.

Sebagai bank pertama milik Republik Indonesia, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa. Sejak saat itu, BNI terus tumbuh mengikuti perjalanan Indonesia dari masa awal kemerdekaan hingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Dalam perkembangannya, BNI hadir dalam berbagai kebutuhan masyarakat lintas generasi, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha, investasi, hingga masa pensiun. Perseroan juga memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan kantor cabang, layanan digital, serta Agen46 yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

BNI juga terus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat. Dari layanan perbankan konvensional berbasis tatap muka, BNI berkembang menjadi institusi keuangan modern yang mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek layanan. Transformasi tersebut tetap berakar pada semangat 'Melayani Sepenuh Hati' agar inovasi yang dihadirkan tetap berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan nasabah.

"Namun di balik berbagai perubahan tersebut, satu hal yang tetap sama adalah semangat pengabdian BNI kepada negeri. Strategi dan teknologi akan terus berkembang mengikuti zaman, tetapi nilai-nilai Swadharma Bhakti Nagara akan selalu menjadi kompas yang menuntun setiap langkah kami dalam melayani Indonesia," kata Putrama.

Sejalan dengan semangat tersebut, program 'Terus Ada, Ada Terus' dihadirkan untuk memberikan berbagai penawaran dan manfaat bagi nasabah melalui produk dan layanan BNI. Program ini menjadi bentuk apresiasi BNI kepada nasabah sekaligus penegasan bahwa perseroan terus hadir di berbagai tahap kehidupan masyarakat.

BNI menegaskan, pengalaman selama delapan dekade menjadi modal penting bagi perseroan untuk memperkuat peran sebagai mitra pembangunan nasional, penggerak ekonomi, dan sahabat finansial masyarakat. Dengan menghidupi nilai Seva, Karya, dan Raksa, BNI berkomitmen melanjutkan transformasi dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Memasuki usia ke-80, BNI menyatakan akan terus melangkah bersama masyarakat Indonesia dengan menghadirkan layanan yang relevan, membuka peluang, dan memberikan nilai tambah bagi generasi mendatang. Semangat Swadharma Bhakti Nagara menjadi landasan perseroan untuk terus tumbuh bersama Indonesia. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17/07/2026 19:17 WIB
DBS Rekomendasikan Tambah Porsi Emas dan Saham Asia di Tengah Ketidakpastian
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam DBS Insights Forum 2026: A New Lens on a Multipolar World yang membahas prospek ekonomi global dan implikasinya terhadap strategi investasi.
 
Nasional
17/07/2026 18:05 WIB
Bank BSN Incar Aset Rp87 Triliun Siap Bersaing di Papan Atas Syariah
Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah nasional.
 
Nasional
17/07/2026 15:31 WIB
Kejutan! Putri KW Pulangkan Unggulan Kedua Wang Zhiyi dan Lolos ke Semifinal Japan Open 2026
Dengan kemenangan ini Putri Kusuma Wardani (KW) berhasil mematahkan rekor buruk lawan Wang Zhiyi untuk lolos ke semifinal Japan Open 2026.
 
Nasional
17/07/2026 13:52 WIB
Laporan Bank Indonesia: Indikasi Peningkatan Aktivitas Sektor Swasta pada Q2 2026
Sejalan dengan peningkatan aktivitas usaha, tingkat kapasitas produksi terpakai juga mengalami kenaikan. Pada triwulan II 2026, utilisasi kapasitas produksi tercatat sebesar 73,80%, lebih tinggi dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang mencapai 73,33%.
 
Nasional
17/07/2026 13:13 WIB
Dorong Restorasi Hutan, Menhut Jadikan Perdagangan Karbon Magnet Investasi Swasta
Menhut menjelaskan bahwa pengembangan pembiayaan kehutanan berbasis Nature-based Solutions perlu didukung dengan informasi yang komprehensif mengenai potensi lokasi, jenis kegiatan, serta tata kelola yang jelas.
 
Nasional
17/07/2026 13:07 WIB
Kementerian Kehutanan dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Konservasi di Sulawesi Utara
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meninjau implementasi program konservasi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
Nasional
17/07/2026 12:37 WIB
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
Ad Placholder