Endang Muchtar
Kamis, 02 Juli 2026 - 13:47 WIB

Telkomsel dan Rey Luncurkan Paket Telkomsel Sehat Aktif

Direktur Utama Telkomsel Ventures Pramudi Irawan, Vice President B2B/G2C Business Telkomsel Jockie Heruseon, CEO & Cofounder Rey Evan Tanotogono, dan General Manager Value Added Service and Music Business Telkomsel Riset Wijoyo
Direktur Utama Telkomsel Ventures Pramudi Irawan, Vice President B2B/G2C Business Telkomsel Jockie Heruseon, CEO & Cofounder Rey Evan Tanotogono, dan General Manager Value Added Service and Music Business Telkomsel Riset Wijoyo
Dummy

ECONOMIC ZONE - Telkomsel dan Rey meluncurkan Telkomsel Sehat Aktif, paket data yang menggabungkan konektivitas dan layanan kesehatan digital dalam satu langganan.

Produk ini menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin tetap terhubung sekaligus memiliki perlindungan kesehatan yang mudah diakses.

Pelanggan dapat menikmati kuota internet, telekonsultasi dokter, hingga perlindungan kecelakaan dalam satu paket terintegrasi.

Kebutuhan akan layanan yang cepat, sederhana, dan relevan mendorong hadirnya solusi yang tidak hanya menghubungkan, tetapi juga memberi rasa aman.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel dan Rey menghadirkan pendekatan embedded healthcare, di mana layanan kesehatan terintegrasi langsung dalam paket data, dengan proses yang mudah.

CEO & Co-founder Rey, Evan Tanotogono mengatakan, “Telkomsel Sehat Aktif dihadirkan untuk mempermudah akses layanan kesehatan yang terintegrasi dengan aktivitas digital masyarakat.

Paket ini melengkapi perlindungan yang telah dimiliki, baik melalui BPJS Kesehatan maupun asuransi lainnya, dengan manfaat seperti telekonsultasi dokter, santunan rawat inap, hingga perlindungan kecelakaan yang dapat diakses secara digital selama masa aktif paket.

Melalui solusi ini, kami ingin menghadirkan akses kesehatan yang lebih mudah dijangkau dalam keseharian masyarakat.”

Telkomsel Sehat Aktif kini tersedia melalui aplikasi MyTelkomsel. Pelanggan cukup memilih paket “Sehat Aktif” dan menyelesaikan pembayaran untuk mulai menggunakan layanan. Setelah aktif, layanan kesehatan dapat diakses melalui aplikasi Rey di Google Play Store dan App Store, termasuk telekonsultasi dokter umum 24/7, tebus dan kirim obat, serta pengajuan santunan rawat inap secara digital.

Paket ini juga dilengkapi perlindungan kecelakaan, santunan kematian, cacat tetap, dan kompensasi biaya medis, serta fitur wellness untuk pemantauan kesehatan harian dan integrasi dengan perangkat wearable. Dengan proses yang sederhana, Telkomsel Sehat Aktif menjadi solusi praktis dan lebih terjangkau untuk tetap terhubung sekaligus terlindungi.

VP B2B/G2C Business Telkomsel, Jockie Heruseon menambahkan, “Kolaborasi ini memadukan jangkauan Telkomsel dan pendekatan Rey yang menyederhanakan layanan kesehatan, sehingga semudah membeli paket data. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong inklusivitas layanan kesehatan di Indonesia.”

Telkomsel Sehat Aktif tersedia dalam tiga pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Selain telekonsultasi dokter 24/7 dan perlindungan gawai, setiap paket memberikan santunan rawat inap dan proteksi kecelakaan diri:

Sehat Aktif Plan 1 – Rp65.000 / 30 hari. Kuota 10 GB, santunan rawat inap hingga Rp100.000 per hari, dan proteksi kecelakaan diri hingga Rp1.000.000.

Sehat Aktif Plan 2 – Rp95.000 / 30 hari. Kuota 18 GB, santunan rawat inap hingga Rp250.000 per hari, dan proteksi kecelakaan diri hingga Rp2.000.000.

Sehat Aktif Plan 3 – Rp150.000 / 30 hari. Kuota 30 GB, santunan rawat inap hingga Rp500.000 per hari, dan proteksi kecelakaan diri hingga Rp2.000.000.

Peluncuran ini menjadi langkah menghadirkan solusi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Dengan mengintegrasikan konektivitas dan layanan kesehatan dalam satu paket yang mudah diakses, Telkomsel dan Rey mendorong akses layanan kesehatan digital yang lebih luas dan praktis bagi masyarakat Indonesia.

 

 

TAGS
  1. Telkomsel
  2. rey
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Bisnis
01/07/2026 18:00 WIB
SisBerdaya DisBerdaya 2026 Dorong Pemberdayaan Perempuan & Disabilitas
DANA Indonesia umumkan 35 pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026 dari 6.800 pendaftar. Program ini catatkan kenaikan pendapatan hingga 113% bagi UMKM perempuan.
 
Nasional
01/07/2026 16:36 WIB
BPS Mencatat Indonesia Mengalami Defisit Perdagangan Sebesar USD 1,61 Miliar Pada Mei 2026.
Ekspor Indonesia Mei 2026 turun 5,73 persen secara tahunan menjadi USD 23,20 miliar. Capaian itu berbalik dari kenaikan 21,98 persen pada April 2026, yang merupakan pertumbuhan terkuat sejak Agustus 2022.
 
Nasional
01/07/2026 14:50 WIB
Prabowo: Indonesia Sedang Transformasi Besar-Besaran, dari Regulasi hingga Pangan
Prabowo menegaskan tujuan utama transformasi ini adalah membangun Indonesia sebagai negara modern yang berlandaskan keadilan dan kedaulatan rakyat.
 
Nasional
01/07/2026 14:19 WIB
Indonesia Jajaki Kebutuhan Pangan dan Beras 10.000 ton ke Singapura
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu Hai Yien di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.
 
Nasional
01/07/2026 13:03 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM non Subsidi Mulai Hari Ini (1 Juli 2026)
Penurunan harga meliputi Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Artinya, harga Pertamax Turbo turun 7% dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter. Lalu, Pertamina Dex turun 15% dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Adapun harga Dexlite turun 14% dari Rp23.000 menjadi Rp19.700…
 
Nasional
01/07/2026 12:40 WIB
Pertamina Resmi  Turunkan Harga Avtur Sebesar 14 Persen  dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190,  Mulai Hari Ini (1 Juli 2026)
Untuk avtur penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta, harga turun dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190. Penyesuaian tersebut memangkas harga avtur sebesar Rp3.000 per liter atau sekitar 14 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
 
Nasional
01/07/2026 12:06 WIB
BPS: Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44 Persen, Seluruh Sektor Pengeluaran Naik
Kelompok lainnya juga naik, mulai dari perlengkapan rumah tangga 1,44 persen, rekreasi 1,40 persen, informasi dan jasa keuangan 1,26 persen, pendidikan 1,27 persen, perumahan 1,04 persen, hingga pakaian 1,00 persen.
Telkomsel