Endang Muchtar
Selasa, 07 Juli 2026 - 18:37 WIB

Kinerja Intermediasi Terjaga, Sektor Jasa Keuangan Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan

Foto/dok.OJK/ECONOMICZONE
Foto/dok.OJK/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa stabilitas dan resiliensi sektor jasa keuangan nasional hingga Juni 2026 tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global, tekanan inflasi, serta dinamika geopolitik internasional.

Kondisi tersebut dinilai menjadi modal utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan dalam Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Juni 2026 yang digelar setelah rapat pada 1 Juli 2026.

OJK menyampaikan bahwa meskipun ekonomi global masih dibayangi perlambatan pertumbuhan, tekanan inflasi, serta tingginya ketidakpastian geopolitik, stabilitas sektor keuangan Indonesia tetap terpelihara berkat respons kebijakan fiskal dan moneter yang memadai.

Di sektor perbankan, intermediasi menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026, kredit tumbuh sebesar 11,51 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8.918 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 13,49 persen yoy menjadi Rp10.294 triliun.

Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) Gross sebesar 2,17 persen, sedangkan permodalan perbankan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 23,74 persen.

Di pasar modal, meski masih berada dalam fase konsolidasi akibat ketidakpastian global dan penyesuaian portofolio investor, likuiditas pasar dinilai tetap terkendali.

Hingga akhir Juni 2026, jumlah investor pasar modal terus meningkat menjadi 28,96 juta investor, atau tumbuh 42,22 persen secara year to date (YTD).

Sementara penghimpunan dana melalui pasar modal telah mencapai Rp112,67 triliun yang berasal dari berbagai aksi korporasi, termasuk IPO, Penawaran Umum Terbatas (PUT), serta penerbitan obligasi dan sukuk.

Pada sektor perasuransian, total aset industri asuransi mencapai Rp1.197,04 triliun atau meningkat 2,87 persen yoy. Industri dana pensiun juga mencatat pertumbuhan aset sebesar 7,71 persen yoy menjadi Rp1.693,37 triliun, sementara tingkat kesehatan industri tetap berada di atas batas minimum yang ditetapkan regulator.

Sementara itu, sektor lembaga pembiayaan, pinjaman daring (Pindar), dan pergadaian juga masih mencatatkan pertumbuhan positif.

Outstanding pembiayaan Pindar tumbuh 25,60 persen yoy menjadi Rp103,73 triliun, sedangkan pembiayaan pergadaian meningkat 57,97 persen yoy menjadi Rp163,27 triliun. OJK juga terus memperkuat pengawasan melalui pemberian berbagai sanksi administratif kepada pelaku industri yang melanggar ketentuan.

Di sektor inovasi teknologi keuangan, OJK mencatat perkembangan positif pada industri aset keuangan digital dan aset kripto. Hingga Juni 2026 terdapat 25 penyelenggara ITSK yang telah terdaftar di OJK, sementara jumlah akun konsumen aset kripto mencapai 22,40 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp23,01 triliun selama Mei 2026.

OJK juga terus melakukan pengawasan terhadap penyelenggara inovasi teknologi keuangan guna menjaga tata kelola dan perlindungan konsumen.

Dalam aspek pelindungan konsumen, OJK telah melaksanakan 2.571 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau lebih dari 10,85 juta peserta hingga Juni 2026. Selain itu, OJK bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuat pemberantasan aktivitas keuangan ilegal melalui edukasi, pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan, serta penanganan pengaduan masyarakat.

OJK menegaskan akan terus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional melalui penguatan pengawasan, peningkatan tata kelola industri jasa keuangan, pengembangan inovasi sektor keuangan, serta perlindungan konsumen agar sektor jasa keuangan tetap menjadi fondasi penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.

TAGS
  1. Ojk
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17/07/2026 20:57 WIB
BNI Bawa Tiga UMKM Binaan ke Bulan Koperasi Indonesia 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan tiga usaha mikro, kecil, dan menengah binaan dalam ajang Bulan Koperasi Indonesia 2026
 
Nasional
17/07/2026 18:05 WIB
Bank BSN Incar Aset Rp87 Triliun Siap Bersaing di Papan Atas Syariah
Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pertumbuhan industri perbankan syariah nasional.
 
Nasional
17/07/2026 15:31 WIB
Kejutan! Putri KW Pulangkan Unggulan Kedua Wang Zhiyi dan Lolos ke Semifinal Japan Open 2026
Dengan kemenangan ini Putri Kusuma Wardani (KW) berhasil mematahkan rekor buruk lawan Wang Zhiyi untuk lolos ke semifinal Japan Open 2026.
 
Nasional
17/07/2026 13:52 WIB
Laporan Bank Indonesia: Indikasi Peningkatan Aktivitas Sektor Swasta pada Q2 2026
Sejalan dengan peningkatan aktivitas usaha, tingkat kapasitas produksi terpakai juga mengalami kenaikan. Pada triwulan II 2026, utilisasi kapasitas produksi tercatat sebesar 73,80%, lebih tinggi dibandingkan realisasi triwulan sebelumnya yang mencapai 73,33%.
 
Nasional
17/07/2026 13:13 WIB
Dorong Restorasi Hutan, Menhut Jadikan Perdagangan Karbon Magnet Investasi Swasta
Menhut menjelaskan bahwa pengembangan pembiayaan kehutanan berbasis Nature-based Solutions perlu didukung dengan informasi yang komprehensif mengenai potensi lokasi, jenis kegiatan, serta tata kelola yang jelas.
 
Nasional
17/07/2026 13:07 WIB
Kementerian Kehutanan dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Konservasi di Sulawesi Utara
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meninjau implementasi program konservasi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
Nasional
17/07/2026 12:37 WIB
Luke Vickery Resmi WNI: Bakal Seperti Apa Wajah Baru Timnas Indonesia Racikan John Herdman?
Prosesi pengambilan sumpah dan janji Luke Vickery sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dipimpin langsung Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.
Ad Placholder