Roni Mawardi
Kamis, 16 April 2026 - 19:37 WIB

Gandeng Mondi, Indocement Dirikan Pabrik Kantong Kemasan

Foto/Dok-Indocement/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Indocement/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dirikan pusat produksi kantong kemasan, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) resmi membentuk usaha patungan atau joint venture (JV) bersama Mondi Industrial Bags GmbH, bagian dari Mondi Group, dengan nama PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan (MIPK).

Dalam struktur kepemilikan, Indocement menguasai 40 persen saham, sementara Mondi memegang 60 persen. Perusahaan patungan ini berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat, dengan Indocement sebagai konsumen utama.

"Kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang kuat sekaligus meningkatkan standar kualitas produk, khususnya dalam menjamin ketersediaan dan mutu kantong semen. Kerja sama ini membantu kami meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus memungkinkan Indocement lebih fokus pada bisnis inti,” kata Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya di Jakarta, Kamis (16/4).

Sementara itu, Chief Operating Officer Paper Bags Mondi Claudio Fedalto mengatakan, usaha patungan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat bisnis kantong kertas Mondi di pasar yang terus berkembang.

“Kolaborasi ini memungkinkan untuk membangun platform lokal yang kuat dengan dukungan pelanggan jangka panjang yang andal, sekaligus menghadirkan standar tinggi dalam operasional, keselamatan, dan kualitas,” paparnya.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi Indocement dalam memperkuat komitmen perusahaan menghadirkan material bangunan untuk masa depan, sekaligus mendorong inovasi produk ramah lingkungan, termasuk pengembangan kemasan berkelanjutan.

Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, Indocement memproduksi berbagai merek seperti Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Perusahaan bersama entitas anak usaha bergerak di bidang beton siap pakai serta pertambangan agregat dan trass, dengan total kapasitas produksi mencapai 33,5 juta ton semen per tahun yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
 
Nasional
01/09/2026 10:42 WIB
SATGAS PASTI HENTIKAN KEGIATAN YWWSDC DAN RTHAE TERKAIT DUGAAN INVESTASI ILEGAL ASET KRIPTO
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Ad Placholder