Fery Pradolo
Senin, 24 November 2025 - 18:57 WIB

Kolaborasi DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Hadirkan ETF Emas BlackRock

Kolaborasi DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Hadirkan ETF Emas BlackRock
Kolaborasi DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Hadirkan ETF Emas BlackRock
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank DBS Indonesia telah mengumumkan kerja sama resmi dengan PT Mandiri Manajemen Investasi dalam bentuk program referral untuk produk Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) berbasis Exchange-Traded Fund (ETF) Emas iShares Gold Trust milik BlackRock. Melalui kolaborasi ini, nasabah individu Bank DBS Indonesia kini dapat mengakses investasi emas secara lebih mudah, modern, dan tanpa perlu memiliki atau menyimpan emas fisik sendiri.

Langkah ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut. Tekanan inflasi yang berpotensi muncul dari kombinasi kebijakan fiskal dan moneter longgar di Amerika Serikat turut memperkuat peran emas sebagai penyeimbang portofolio. Chief Investment Officer DBS pun kembali menegaskan bahwa alokasi pada aset riil, khususnya emas, menjadi semakin krusial untuk menjaga daya tahan investasi nasabah.

Hal serupa juga tercermin dari laporan World Gold Council (WGC) tahun 2025 yang menyebutkan emas tetap menjadi pilihan utama investor ritel Indonesia untuk membentuk dana darurat dan melindungi kekayaan. Sebanyak 67% responden di Indonesia menyatakan telah berinvestasi dalam bentuk emas dengan tingkat keinginan untuk menambah atau reinvestasi yang tinggi, mencerminkan kebutuhan akan instrumen emas yang praktis, aman, dan likuid.

“Kondisi pasar global yang penuh gejolak membuat investor semakin selektif memilih instrumen yang mampu mempertahankan nilai sekaligus memberikan fleksibilitas. Emas telah terbukti menjadi aset penyeimbang yang andal. Bersama Mandiri Investasi, kami ingin memastikan nasabah mendapatkan akses investasi emas yang simpel namun tetap canggih, sehingga mendukung perencanaan kekayaan jangka panjang yang lebih optimal,” kata Melfrida Gultom, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia.

Produk KPD ETF Gold ini menawarkan cara baru berinvestasi emas yang lebih fleksibel dan hemat biaya dibandingkan kepemilikan emas batangan. Nasabah mendapatkan eksposur langsung terhadap harga emas dunia melalui ETF iShares Gold Trust (IAU) dari BlackRock, dengan keunggulan transparansi harga real-time, likuiditas tinggi, serta biaya pengelolaan yang kompetitif. Emas dalam bentuk ini tetap berfungsi sebagai safe haven yang efektif saat pasar saham atau obligasi mengalami tekanan.

“Produk ini dirancang khusus bagi investor yang ingin menambahkan emas sebagai komponen strategis dalam portofolio jangka menengah hingga panjang, dengan tetap memanfaatkan pengelolaan aktif untuk mengoptimalkan hasil. Inisiatif ini juga menjadi bukti komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan investor masa kini,” ujar Direktur Mandiri Investasi, Hardiyanto Pilia.

Sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terbesar di Tanah Air, Mandiri Investasi mengelola dana lebih dari Rp62 triliun (konsolidasi dengan Mandiri Investment Singapore) dan memiliki jaringan distribusi luas yang mencakup 43 mitra, mulai dari bank, sekuritas, hingga platform fintech di Indonesia dan Singapura. Portofolio produknya sangat beragam, mulai dari reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, ETF, produk alternatif, hingga instrumen berbasis ESG.

Di sisi lain, Bank DBS Indonesia memperkuat kolaborasi ini dengan keunggulan platform wealth management berbasis digital, riset pasar yang mendalam, serta jaringan regional yang solid. Dengan semangat “Live more, Bank less”, Bank DBS Indonesia terus berupaya menyederhanakan akses investasi agar nasabah dapat fokus pada pertumbuhan kekayaan tanpa dibebani kerumitan proses, terutama di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Sinergi TelkomGro up hadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih dari 60 ribu masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
19 jam yang lalu
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22 jam yang lalu
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Denny JA: Jika Berhasil, Prabowo Akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa
Pernyataan itu disampaikan Denny JA dalam esainya yang dipublikasikan di Facebook Denny JA’s World dan kemudian beredar luas di berbagai WhatsApp Group.
 
Nasional
21/05/2026 22:15 WIB
Bank Jakarta Raih Penghargaan Indonesia Best CSR in Bank Sector 2026
Bank Jakarta berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Best Corporate Social Responsibility (CSR) in Bank Sector 2026 pada 8th Anniversary Indonesia Best CSR Awards 2026
Telkomsel