Fery Pradolo
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:39 WIB

DBS Foundation Kucurkan Rp 11,2 Miliar untuk 5 Social Enterprise dan Bisnis Berdampak di Indonesia

DBS Foundation Kucurkan Rp 11,2 Miliar untuk 5 Social Enterprise dan Bisnis Berdampak di Indonesia
DBS Foundation Kucurkan Rp 11,2 Miliar untuk 5 Social Enterprise dan Bisnis Berdampak di Indonesia
Dummy

ECONOMIC ZONE - Di Asia yang terus dihadapkan pada dinamika sosial dan ekonomi, kehadiran model bisnis yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga berdampak sosial menjadi semakin krusial. Menjawab kebutuhan ini, DBS Foundation kembali menegaskan komitmennya melalui DBS Foundation Grant Program 2025 dengan mengucurkan dana hibah sebesar SGD 4,9 juta (sekitar Rp65 miliar) kepada 22 perusahaan sosial dan bisnis berdampak sosial (BFI) di seluruh Asia.

Khusus untuk Indonesia, sebanyak lima lembaga menerima bagian hibah sebesar SGD 850.000 atau setara Rp11,2 miliar. Mereka adalah Parongpong RAW Lab, KONEKIN, Nazava Water Filters, DoctorTool, dan Sosial Business Indonesia (SOBI). Program ini ditargetkan mampu memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 1,9 juta jiwa.

Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, menyatakan keyakinannya bahwa sektor bisnis memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. "Di era yang penuh kompleksitas ini, kita membutuhkan model usaha yang tangguh sekaligus mampu menghadirkan dampak sosial yang nyata. Melalui program hibah ini, kami tidak hanya memberikan sokongan dana, tetapi juga penguatan kapasitas melalui bimbingan dan jaringan, agar para pelaku usaha sosial dapat berkembang dan memperluas manfaatnya. Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan (purpose-driven), kami berkomitmen untuk tumbuh bersama komunitas dan mewujudkan ekosistem yang lebih inklusif. Kami optimistis para penerima hibah dapat membawa perubahan positif yang langgeng bagi masyarakat," ujarnya.

Dampak Program Hibah bagi Ekosistem Sosial Indonesia

Inisiatif ini merupakan bukti nyata dari komitmen berkelanjutan DBS Foundation sekaligus sinyal positif bagi ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia yang kian matang. Berdasarkan data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) tahun 2023, jumlah wirausaha sosial mencapai sekitar 20.000, melonjak dari 15.000 di tahun sebelumnya. Tren ini menunjukkan kesadaran pelaku bisnis untuk mengintegrasikan misi sosial ke dalam strategi usaha mereka, yang tentunya membutuhkan dukungan sistemik agar pertumbuhannya berkelanjutan.

Sejak 2014, DBS Foundation Grant Program telah menjadi wadah pendukung bagi ratusan perusahaan sosial dan BFI di Asia yang bergerak di berbagai isu, seperti penyediaan air bersih, ketahanan pangan, inklusi keuangan, hingga lapangan kerja inklusif. Pada tahun ini, kelima penerima hibah dari Indonesia dipilih karena pendekatan solutif mereka yang beragam, dengan target perluasan jangkauan dari Sumatra, Jawa, hingga kawasan timur Indonesia. DBS Foundation juga melebarkan dukungan ke sektor kesehatan melalui DoctorTool, sebuah perusahaan rintisan di bidang teknologi kesehatan (healthtech), untuk memperkuat layanan kesehatan primer dan menjangkau masyarakat yang selama ini kurang terlayani.

Berikut adalah kelima penerima hibah DBS Foundation Grant Program 2025 beserta fokus kegiatannya:

  • Parongpong RAW Lab: Berfokus pada peningkatan ekonomi nelayan dengan mendaur ulang limbah jaring ikan (ghost net) menjadi material bangunan ramah lingkungan bernilai ekonomi tinggi bernama Prototile.
  • Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN): Sebuah platform yang mendorong terciptanya lingkungan kerja inklusif bagi sekitar 17 juta penyandang disabilitas di usia produktif melalui pelatihan, asesmen, dan pendampingan proses rekrutmen yang adil dan setara.
  • Nazava Water Filters: Menyediakan solusi air bersih terjangkau melalui teknologi penyaring yang mampu memurnikan air sumur, keran, sungai, atau air hujan tanpa perlu proses merebus atau membeli air kemasan. Sebagai satu-satunya filter air minum buatan Indonesia yang mengantongi sertifikasi WHO, Nazava fokus memastikan keluarga prasejahtera mendapatkan akses air minum yang lebih aman dan ekonomis.
  • DoctorTool: Startup healthtech yang mendorong transformasi layanan kesehatan primer dengan teknologi, guna meningkatkan kualitas dan aksesibilitas, terutama bagi masyarakat kurang terlayani dan peserta JKN.
  • Sosial Business Indonesia (SOBI): Bergerak dalam pengembangan rantai pasok yang inklusif dan praktik pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan, ketahanan, serta keamanan pangan para petani kecil.

Mona menambahkan, "Peran Bank DBS Indonesia melampaui sekadar penyedia dana. Kami berkomitmen membina inklusivitas yang lebih luas. Pilar keberlanjutan kami, 'Impact Beyond Banking', adalah tentang memberdayakan bisnis berdampak agar mereka bisa memperkuat dan memperluas pengaruh positifnya. Selama 12 tahun perjalanan program hibah ini, kami melihat sendiri bagaimana dukungan yang tepat mampu membuka pintu peluang dan menebar harapan. Bagi kami, ini bukan hanya soal penyaluran hibah, tetapi juga tentang merajut ekosistem kolaboratif di mana sektor swasta, komunitas, dan institusi bisa bersama-sama menciptakan solusi abadi bagi tantangan sosial di Indonesia."

Membangun Sinergi untuk Masa Depan Indonesia

DBS Foundation secara aktif mengakselerasi pertumbuhan perusahaan sosial dan BFI inovatif di Indonesia. Dukungan ini diwujudkan melalui komitmen hibah sebesar SGD 4 juta yang telah disalurkan kepada 28 perusahaan sosial dan BFI, serta tambahan dana SGD 2 juta melalui skema pembiayaan campuran (blended finance).

Di luar program hibah, DBS Foundation juga memperluas dampaknya melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra. Beberapa inisiatif tersebut antara lain program literasi dan inklusi keuangan yang telah menjangkau lebih dari 220.000 perempuan dan pemuda bersama The Asia Foundation, Mercy Corps, dan Plan Indonesia; program beasiswa pelatihan IT bersama Dicoding Indonesia untuk mencetak 70.000 talenta digital muda; program ketahanan pangan dan pemberdayaan 28.000 petani kecil di Flores bersama Yayasan Humanis; serta program peningkatan kesejahteraan anak bersama UNICEF.

Semua inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Bank DBS yang mengalokasikan dana hingga SGD 1 miliar dan 1,5 juta jam aktivitas sukarelawan karyawan dalam satu dekade ke depan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan bahwa kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama dalam membangun industri keuangan digital masa depan
 
Nasional
3 jam yang lalu
BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026
BNI dalam Indonesia Digital Bank Summit 2026 merupakan wujud komitmen Perseroan untuk memperkuat transformasi digital sekaligus mendorong pertumbuhan sektor riil melalui kolaborasi lintas industri
 
Nasional
23 jam yang lalu
BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026
BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
10/07/2026 08:58 WIB
BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik melalui partisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
09/07/2026 17:06 WIB
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Nasional
09/07/2026 10:31 WIB
OJK Resmi Merilis Regulasi Anyar Bursa Karbon dan Perdagangannya
POJK 10 Tahun 2026 dikeluarkan sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 (Perpres 110) tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
Telkomsel