Fery Pradolo
Kamis, 29 Mei 2025 - 15:46 WIB

INA dan Danantara Gandeng Eramet Perkuat Industri Nikel Berkelanjutan

INA dan Danantara Gandeng Eramet Perkuat Industri Nikel Berkelanjutan
INA dan Danantara Gandeng Eramet Perkuat Industri Nikel Berkelanjutan
Dummy

ECONOMIC ZONE - Badan Pengelola Investasi Indonesia (INA), Danantara Indonesia, dan perusahaan tambang asal Prancis, Eramet, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki pembentukan platform investasi strategis di sektor nikel, mencakup kegiatan dari hulu hingga hilir.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/5/2025), dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Kolaborasi ini ditujukan untuk mengembangkan rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) yang berkelanjutan dan terintegrasi di Indonesia. Ketiga pihak akan melakukan studi awal guna memilih proyek yang paling potensial, sekaligus merancang peta jalan untuk kerja sama jangka panjang.

Mereka juga bersepakat bahwa pengelolaan proyek akan mengacu pada prinsip efisiensi, nilai ekonomi tinggi, dan penerapan standar internasional dalam keberlanjutan.

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyampaikan keyakinannya bahwa inisiatif ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global baterai EV. Danantara bersama INA akan fokus pada dukungan pembiayaan jangka panjang, sementara Eramet akan menyumbangkan pengalaman teknis dan keahliannya dalam pengelolaan tambang besar yang ramah lingkungan.

“Kami berkomitmen membangun ekosistem hilirisasi nikel berkelas dunia di Indonesia. Kolaborasi ini menyatukan keahlian global dalam pertambangan berkelanjutan yang sangat mendukung pertumbuhan industri hijau,” ujar Pandu.

Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah, menyambut baik kemitraan ini. Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan misi INA dalam memperkuat hilirisasi sektor mineral strategis nasional, terutama nikel.

“Sinergi ini menunjukkan semangat bersama dalam membangun industri bernilai tambah di dalam negeri, sambil membuka pintu bagi investasi berkualitas di sektor-sektor prioritas,” katanya.

Sementara itu, CEO Eramet Group, Paulo Castellari, mengungkapkan bahwa Eramet telah hadir di Indonesia sejak 2006 melalui kegiatan tambang nikel di Weda Bay, Maluku. Menurutnya, Indonesia merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendorong transisi energi.

Tahun lalu, Eramet Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Badan Geologi untuk melakukan studi mineral kritis seperti lithium, guna mendukung agenda energi nasional yang berkelanjutan.

“Fokus Danantara dan INA pada hilirisasi serta transisi energi sangat sejalan dengan visi strategis kami di Indonesia. Kami siap berkontribusi melalui keahlian dalam pertambangan berkelanjutan dan komitmen kami untuk mengembangkan industri strategis nasional,” tambah Paulo.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
6 jam yang lalu
Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Sinergi TelkomGro up hadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih dari 60 ribu masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
16 jam yang lalu
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
20 jam yang lalu
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Denny JA: Jika Berhasil, Prabowo Akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa
Pernyataan itu disampaikan Denny JA dalam esainya yang dipublikasikan di Facebook Denny JA’s World dan kemudian beredar luas di berbagai WhatsApp Group.
 
Nasional
21/05/2026 22:15 WIB
Bank Jakarta Raih Penghargaan Indonesia Best CSR in Bank Sector 2026
Bank Jakarta berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Best Corporate Social Responsibility (CSR) in Bank Sector 2026 pada 8th Anniversary Indonesia Best CSR Awards 2026
Telkomsel