Yogi Cahyadi
Selasa, 29 April 2025 - 05:19 WIB

XLSmart Luncurkan Era Baru Konektivitas di Indonesia

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi tengah, bersama jajaran dewam direksi berfoto di sela acara sosialisasi entitas XLSmart di Bandung, Senin (28/4/2025).Foto/YogiCahyadi/ECONOMICZONE
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi tengah, bersama jajaran dewam direksi berfoto di sela acara sosialisasi entitas XLSmart di Bandung, Senin (28/4/2025).Foto/YogiCahyadi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - BANDUNG – PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom resmi mengumumkan merger mereka untuk membentuk perusahaan baru, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART atau IDX: EXCL). Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempercepat pertumbuhan bisnis mereka di industri telekomunikasi.

Merger ini memungkinkan ketiga perusahaan untuk menggabungkan sumber daya, mengurangi persaingan, serta memperluas jaringan distribusi. Dengan begitu, XLSMART dapat menciptakan skala ekonomi yang lebih besar, yang berdampak pada penurunan biaya produksi dan operasional, sehingga dapat menawarkan layanan yang lebih efisien dan terjangkau bagi pelanggan.

Langkah strategis ini menandai awal dari era baru dalam dunia digital Indonesia, dengan XLSMART siap mendefinisikan ulang konektivitas di Tanah Air. Perusahaan ini bertujuan untuk mendorong inovasi serta meningkatkan pengalaman pelanggan, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di seluruh penjuru Nusantara, termasuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Wilayah ini menjadi salah satu prioritas perusahaan karena dikenal sebagai kawasan dengan pasar telekomunikasi terbesar di Indonesia," ujar Rajeev Sethi, Presiden Direktur & CEO XLSMART, saat konferensi pers di Bandung pada Senin, (28/4/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, Direktur & Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie D. Yosetya, Direktur & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, dan Direktur & Chief Commercial Officer, David Arcelus Oses.

Rajeev juga menekankan, “Pembentukan XLSMART menjadi langkah strategis untuk mewujudkan visi kami dalam menghubungkan masyarakat Indonesia secara lebih inklusif dan berkelanjutan. Jabar, Jateng, dan DIY menjadi prioritas penting kami, tidak hanya karena besarnya jumlah pengguna, tetapi juga karena potensinya dalam mendorong akselerasi ekonomi digital nasional."

Setelah merger, XLSMART akan fokus pada perluasan jaringan dan distribusi layanan yang lebih luas di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY. Salah satu strategi utama perusahaan adalah mengintegrasikan jalur distribusi dari XL Axiata dan Smartfren untuk memperkuat keberadaan mereka di seluruh kota, mulai dari pusat kota hingga ke wilayah suburban dan rural.

"Melalui integrasi dua jalur distribusi dari XL Axiata dan Smartfren, kami memperkuat kehadiran di seluruh kota, dari pusat hingga ke wilayah suburban dan rural," tambah Rajeev Sethi.

Lebih lanjut, Rajeev menyatakan bahwa XLSMART berkomitmen untuk mempertahankan dan mengembangkan tiga merek utamanya—XL, AXIS, dan Smartfren. Tujuannya adalah untuk melayani tiga segmen pasar yang berbeda secara lebih efektif. Selain itu, perusahaan juga terus mendorong pengembangan layanan Fixed Mobile Convergence (FMC) dan Fixed Broadband (FBB), didukung oleh infrastruktur yang semakin kuat, termasuk jaringan mobile dan fiber optik.

Rajeev juga mengungkapkan bahwa XLSMART telah melakukan investasi besar dalam memperluas jaringan 4G serta penerapan teknologi jaringan otomatis. Hal ini bertujuan untuk menghadirkan performa layanan yang lebih stabil dan andal di seluruh wilayah Indonesia, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY.

Selain itu, XLSMART aktif menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan pelaku UMKM lokal di wilayah tersebut. Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat transformasi digital yang merata dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Dengan pangsa pasar gabungan 25% dan basis pelanggan lebih dari 94,5 juta, XLSMART menargetkan untuk menjadi perusahaan yang paling dicintai oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2027 mendatang. Dengan visi besar ini, perusahaan optimistis dapat berperan penting dalam memajukan ekonomi digital nasional.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
8 jam yang lalu
Akhir Mei 2026 Stok Beras Nasional Diproyeksi Tembus 6 Juta Ton
Pemerintah juga menargetkan Bulog dapat menguasai hingga 70 persen stok beras nasional guna memperkuat stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Sikapi Perbedaan soal Polemik Aturan Outsourcing Antara Buruh dan Pengusaha
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7/2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diterbitkan Menaker Yassierli menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, awal Mei lalu.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.
Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut.
 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
06/05/2026 15:24 WIB
Perry Ambil Langkah BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Berkaitan dengan dua hal penting mengenai nilai tukar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka Selasa (5/5/2026).
 
Nasional
06/05/2026 14:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.
 
Nasional
06/05/2026 11:18 WIB
Aksi Nyata Canon: Ubah Sampah Botol Tinta Plastik Menjadi Harapan bagi Anak Prasejahtera
Bekerja sama dengan ATMI Recycle Studio dan didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ), inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus memberikan kontribusi edukatif bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Telkomsel