EKA
Rabu, 04 November 2020 - 20:05 WIB

Kuartal III/2020, Pupuk Indonesia Produksi Pupuk 116,2 Persen

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja yang positif mulai dari pertumbuhan jumlah produksi dan penjualan, hingga pada peningkatan pendapatan perseroan sampai dengan kuartal III 2020.

“Sampai dengan kuartal III 2020 Pupuk Indonesia telah berhasil memproduksi pupuk dalam bentuk produk sebesar 9.416.703 ton, atau setara 116,2% dari rencana periodesasi yang sama di angka 8.104.744 ton,” kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman di Jakarta, Rabu (4/11).

Di periode yang sama, Pupuk Indonesia juga telah memproduksi amoniak sebesar 5.347.154 ton atau berkisar 114,6% dari rencana pada periodesasi yang sama di kisaran 4.664.293 ton. “Pencapaian produksi pupuk lebih tinggi dari rencana. Ini dikarenakan pabrik Kami dapat beroperasi secara optimal dengan rate yang cukup tinggi,” tambahnya.

Menyusul torehan positif pada kinerja produksi, Pupuk Indonesia juga telah berhasil mencatatkan kinerja positif di bidang pemasaran dengan mampu menjual produk pupuk mencapai 9.926.928 ton, atau 123,23% dari rencana kuartal III tahun 2020 di angka 8.055.517 ton. Sampai dengan 31 September 2020 ini Pupuk Indonesia Grup telah membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp53,54 triliun, atau setara 106,5% dari rencana periodesasi yang sama sebesar Rp50,25 triliun.

“Pupuk Indonesia juga aktif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM. Hal ini diimplementasikan melalui program Pasar Digital (PaDi) UMKM yang diprakarsai Menteri BUMN. Perusahaan pun telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mencapai target transaksi melalui PaDi di tahun 2020 sebesar Rp 2 triliun,” jelasnya.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19 dalam berbagai bentuk, mulai dari pemberian bantuan alat Kesehatan, pembangunan fasilitas pemeriksaan test covid, dan lain sebagainya. Di mana total bantuan Pupuk Indonesia Grup untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai Rp129 miliar.

Sedangkan berbicara pencapaian positif di bidang tata kelola, Pupuk Indonesia diketahui menjadi salah satu BUMN terdepan yang berhasil meraih Sertifikat Manajemen Anti Penyuapan. Bersama enam anak perusahaannya, Pupuk Indonesia telah berhasil mengimplementasikan Arahan Kementerian BUMN yang mendorong seluruh Perusahaan Negara untuk meningkatkan penerapan tata kelola perusahan melalui sertifikasi SMAP SNI ISO 37001:2016. Hal tersebut tertuang dalam Surat Kementerian BUMN Nomor S-17/S.MBU/02/2020 tanggal 17 Februari 2020. Di satu tahun masa kepemimpinan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, Pupuk Indonesia juga gencar melakukan transformasi bisnis untuk menghadapi persaingan ke depan.

“Pupuk Indonesia telah bertansformasi menjadi penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian yang memberi dampak ekonomi dan sosial secara nasional. Kami mendapat tugas untuk meningkatkan porsi pendapatan dari sector komersil tapi tetap harus mempertahankan program ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Program unggulan yang mendorong transformasi adalah Agrisolution, Customer Centric serta Research and Development dengan mengedepankan efisiensi, dan digitalisasi secara masif dalam aktivitas perusahaan. Kedepannya, cetus Bakir, Pupuk Indonesia juga diminta untuk berinvestasi guna mendorong perekonomian lewat pembangunan pabrik-pabrik pupuk baru yang hemat energi dengan teknologi terkini di berbagai daerah dan juga melakukan pembangunan pabrik petrokimia pendukung industri pupuk nasional.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/10/2021 14:26 WIB
BNI Life Bayarkan Uang Pertanggungan Rp1,2 Miliar Kepada Nasabah
PT BNI Life Insurance (BNI Life) kembali membayarkan uang pertanggungan kepada nasabah. Uang pertanggungan Rp1,2 Miliar diserahkan secara simbolis di kediaman ahli waris.
 
Nasional
18/10/2021 14:21 WIB
Pencegahan Varian Baru Covid-19, Penumpang Pesawat Luar Negeri Wajib Karantina
Pandemi COVID-19 belum berakhir, namun varian baru seperti varian Mu dan Lambda bermunculan di beberapa negara.
 
Nasional
15/10/2021 19:04 WIB
Sambut 35 Tahun Operasional KA Babaranjang, KAI Hadirkan Lokomotif Livery Vintage Era Tahun 1953-1991
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kembali livery lokomotif era tahun 1953 – 1991 pada 3 unit Lokomotif seri CC 202. Peluncuran lokomotif seri CC 202 dengan livery vintage ini dilakukan untuk memperingati 35 tahun operasional KA Batu Bara Rangkaian Panjang (Babaranjang)…
 
Nasional
15/10/2021 18:59 WIB
Jelang WSBK 2021, Menko Perekonomian Tinjau Kesiapan Bandara Internasional Lombok
Menjelang kedatangan peserta dan panitia perhelatan World Superbike (WSBK) 2021, Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto meninjau kesiapan Bandara Internasional Lombok.
 
Nasional
13/10/2021 17:35 WIB
Garap TOD, Adhi Commuter Properti Gandeng China Railway
PT Adhi Commuter Properti (ADCP), pengembang properti terintegrasi dengan transportasi massal, menjalin kerjasama dengan China Railway 20 Bureau Group Corporation (CR20G) untuk mendukung penyelesaian sejumlah proyek hunian yang sedang dikerjakan anak usaha PT Adhi Karya Tbk.
 
Nasional
13/10/2021 17:33 WIB
BRI dan Fintech Kolaborasi Layanan Pembayaran Mudah dan Aman
Ekosistem Digital saat ini memberikan impact besar dalam bisnis. Indonesia dikenal sebagai salah satu rumah yang ekosistem digitalnya cukup berpengaruh di Asia Tenggara, melahirkan berbagai fintech unicorns dengan perkembangan sistem pembayaran yang semakin pesat.
 
Nasional
12/10/2021 17:17 WIB
Holding Ultra Mikro Ubah Kepemilikan Saham, Pegadaian Ganti Nama Jadi PT Pegadaian
ian (Persero) resmi berganti nama menjadi PT Pegadaian. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 Tanggal 02 Juli 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia…
Telkomsel