I.E.K
Selasa, 14 Juli 2020 - 07:21 WIB

Bandara Soetta Berupaya Penuhi Tiga Objektif Dalam Penerapan ACDM

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Para stakeholder penerbangan nasional mengungkapkan bahwa Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) dinilai sangat penting untuk segera diterapkan secara penuh di Indonesia untuk efisiensi dan efektifitas sektor penerbangan nasional. Penerapan A-CDM memang tidak mudah namun dapat dilakukan dengan kolaborasi di antara stakeholder.

“PT Angkasa Pura II saat ini tengah dalam proses menerapkan A-CDM secara penuh di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sebelum nantinya diterapkan di bandara-bandara lainnya. Ada 13 tahapan untuk menerapkan A-CDM secara penuh, mulai dari pembentukan organisasi, menetapkan target, hingga memastikan keberlanjutan ketika nanti sudah diimplementasikan. Sejumlah tahapan-tahapan itu sudah kami selesaikan,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (13/7).

Menurutnya, hal yang terpenting adalah kolaborasi di antara stakeholder sehingga A-CDM tidak bisa lagi hanya menjadi konsep bagi operator bandara, maskapai, air navigation. Adapun saat ini Soekarno-Hatta sebetulnya telah menerapkan A-CDM namun belum secara penuh.

“Penerapan penuh A-CDM di bandara bertujuan untuk mencapai sebanyak 9 objektif. Saat ini, Soekarno-Hatta bersama dengan stakeholder antara lain AirNav Indonesia berupaya untuk mencapai 3 objektif: Meningkatkan prediktabilitas penerbangan, meningkatkan on time performance [OTP], dan menurunkan tingkat slot yang mubazir/tidak digunakan,” jelasnya.

Sebanyak 3 objektif itu sangat penting diterapkan di tengah kondisi pandemi global COVID-19 sehingga di tengah tekanan ini sektor penerbangan dapat tetap meningkatkan efisiensi dan efektifitas penerbangan.

Sementara itu, VP Operational Planning & Control Garuda Indonesia Capt. Fanny Kawulusan mengatakan kunci utama penerapan A-CDM adalah mengoptimalkan sumber daya dan fasilitas yang ada di bandara. “Sehingga menguntungkan bagi semua stakeholder baik dari airport operator, aircraft operator, air navigation, ground handler, yang ujung-ujungnya adalah kepuasan penumpang pesawat,” terangnya.

Capt. Fanny Kawulusan menuturkan implementasi A-CDM dapat menghasilkan berbagai peningkatan pelayanan mulai dari lebih singkatnya waktu taxi bagi pesawat, antrean yang lebih pendek untuk take off, menghemat bahan bakar, menurunkan kongesti di apron dan taxiway, hingga waktu yang lebih hemat dalam menggunakan gate untuk persiapan keberangkatan atau kedatangan.

Di dalam platform A-CDM, seluruh stakeholder penerbangan seperti operator bandara, maskapai, air navigation dan ground handling akan saling berbagai seluruh informasi dan data sehingga operasional setiap penerbangan dapat direncanakan dengan baik.

VP ANS Data & Evaluation AirNav Indonesia Roy Johanis menuturkan implementasi A-CDM melengkapi sistem Air Traffic Flow Management (ATFM) yang kini sudah diterapkan. “ATFM dan A-CDM ini adalah dua hal yang berbeda. ATFM bertujuan me-manage demand dan capacity. Demand harus sesuai capacity, karena kalau demand melebihi capacity maka akan terjadi inefisiensi. Sementara, A-CDM bertujuan improve predictability dan optimize resource. Scope ATFM adalah airspace, sementara scope A-CDM adalah airport. Fase dari ATFM adalah take off sampai landing, sementara Fase dari A-CDM lebih ke arah pergerakan di airport,” ujar Roy Johanis.

Adapun implementasi ATFM dan A-CDM dapat meningkatkan aspek keselamatan dan efisiensi di sektor lalu lintas penerbangan nasional yang diprediksi ke depannya berada di 5 besar dunia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder