ECONOMIC ZONE - Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) melakukan perombakan total pada susunan direksi holding PT D anareksa (Persero) dengan mengangkat Ngurah Wirawan sebagai Direktur Utama baru yang efektif memimpin mulai Senin, 25 Mei 2026.
Perubahan besar dalam jajaran kepemimpinan perusahaan di Jakarta untuk memperkuat transformasi serta sinergi antarunit bisnis. Langkah strategis dari entitas induk BUMN ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar yang dinamis.
Melalui pengumuman resmi di akun media sosial @danareksa.id pada Selasa, 26 Mei 2026, manajemen menyampaikan komitmen untuk terus mengawal agenda transformasi demi kemajuan pembangunan nasional.
Struktur kepengurusan baru ini menampilkan Ngurah Wirawan sebagai Direktur Utama yang baru untuk menggantikan pejabat sebelumnya, Yadi Jaya Ruchandi.
Selain posisi puncak, penyesuaian jabatan kunci juga menyasar posisi direktur lainnya demi memperkuat kapabilitas operasional perusahaan. Ahmad Fauzie Nur kini mengemban tugas sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko untuk menjaga stabilitas finansial.
Selanjutnya, posisi Direktur Operasi kini diisi oleh Ardian Cholid yang bertanggung jawab atas kelancaran aktivitas harian perusahaan. Sementara itu, divisi Sumber Daya Manusia dan Hukum dipimpin oleh Andi Seto Gadhista Asapa guna membangun budaya kerja sekaligus memastikan kepatuhan regulasi.
Manajemen baru ini juga menempatkan Chris Soemijantoro untuk menduduki posisi sebagai Direktur Bisnis Danareksa. Melalui kepemimpinan yang baru dirilis ini, koordinasi dan pengembangan produk antarunit bisnis ditargetkan menjadi lebih responsif terhadap tantangan industri.
Komentar