Hendra Wiradi
Kamis, 13 November 2025 - 19:12 WIB

AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional

Foto/Dok-Perbanas/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Perbanas/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 13 November 2025 - AFTECH dan PERBANAS menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional. Dengan rasio kredit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang relatif stagnan di level 30% selama satu dekade terakhir, AFTECH memandang kolaborasi kedua sektor yang lebih terarah merupakan kunci untuk menjawab kebutuhan pembiayaan, termasuk gap kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mencapai sekitar 234 miliar dolar AS.

Membangun Kerja Sama Bank dan Pindar yang Berkelanjutan

Sekretaris Jenderal PERBANAS, Anika Faisal yang juga menjabat sebagai Komisaris Bank Jago mengungkapkan bahwa peningkatan rasio kredit nasional hanya dapat dicapai melalui penguatan intermediasi dan kolaborasi antar pelaku industri jasa keuangan. Menurutnya, sinergi perbankan dan fintech menjadi penting untuk memperluas jangkauan kredit, khususnya ke luar Jawa dan ke sektor-sektor prioritas yang selama ini belum sepenuhnya terlayani. Dengan menggabungkan jaringan luas dan kapabilitas manajemen risiko perbankan dengan inovasi teknologi dari fintech, perluasan akses kredit dapat berjalan lebih mudah, cepat, dan adaptif.

“Adanya simbiosis antara kedua sektor ini mampu meningkatkan jangkauan pelayanan sekaligus memperluas pilihan produk kredit bagi berbagai segmen masyarakat. Namun mengingat masih adanya sejumlah tantangan, kolaborasi ini harus diimbangi dengan regulasi perlindungan konsumen yang kuat serta penegakan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan inovasi yang bertanggung jawab. Lewat kegiatan ini, perbankan dan fintech dapat bersama-sama menyelaraskan pandangan, memperkuat standar tata kelola dan manajemen risiko yang baik sebagai dasar dari kerja sama yang berkelanjutan,” ungkap Anika.

Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Digital Masyarakat

Dalam sambutannya, Ketua Departemen Perbankan AFTECH, Dedy Sahat yang juga menjabat sebagai EVP – Head of Digital Economy CIMB Niaga menyebut ruang untuk memperluas akses kredit di Indonesia masih sangat besar. Hal ini tergambar dari hasil survei yang dilakukan AFTECH bersama Mandala Consulting yang menunjukkan masih terdapat 4,5% populasi yang unbanked atau tidak memiliki akun bank, dan 36% yang underbanked atau tidak memiliki akses kredit. Kondisi ini memperlihatkan bahwa meski adopsi teknologi meningkat, inklusi kredit masih menghadapi tantangan struktural.

“Tentunya ini adalah tantangan yang tidak bisa langsung dijawab dengan satu solusi saja. Bank tetap memegang peran penting, namun sektor digital juga muncul sebagai solusi dengan pertumbuhan tercepat saat ini, seperti pemberian akses kredit melalui perusahaan fintech seperti platform pinjaman daring (pindar). Karena itu, kami berharap sesi ini dapat menjadi wadah bagi bank dan pelaku fintech untuk menemukan peluang kolaborasi lebih lanjut, serta melahirkan lebih banyak inovasi dalam inklusi keuangan di masa depan,” ujar Dedy.

AFTECH terus berupaya menjembatani kolaborasi lintas sektor untuk memenuhi dan memperluas kebutuhan akan akses keuangan digital tersebut. Dedy menekankan bahwa forum diskusi AFTECH dan PERBANAS ini yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Bulan Fintech Nasional (BFN), adalah wujud komitmen bersama antara sektor fintech dan sektor perbankan untuk memperkuat kepercayaan, menyelaraskan perspektif, dan mendorong terciptanya inovasi yang lebih inklusif.

Deputi Komisioner Pengawas Bank Swasta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indarto Budiwitono yang turut hadir pun menyampaikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan forum diskusi ini. “OJK mendukung penuh kegiatan hari ini dan berharap kegiatan ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi perkembangan industri fintech ke depannya,” ujar Indarto.

Ketua Departemen P2P Lending AFTECH, Nucky Poedjiardjo yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Easycash, mengatakan bahwa kemitraan perbankan dan platform pindar terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dan semakin menjadi fondasi penting dalam perluasan akses kredit nasional. Meningkatnya kebutuhan kredit masyarakat, ditambah keunggulan pindar dalam menjangkau segmen yang belum terlayani bank dengan proses yang lebih cepat dan efisien, mendorong kerja sama kedua sektor tumbuh semakin kuat.

“Kontribusi pendanaan perbankan terhadap industri pindar terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Berdasarkan catatan OJK per Juli 2025, outstanding pendanaan dari lender perbankan per Juli 2025 meningkat 40,09% secara tahunan (yoy), mencapai Rp54,10 triliun atau sekitar 63,9% dari total pendanaan industri. Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan bank terhadap pindar terus meningkat, terutama terhadap platform dengan tata kelola dan riwayat kepatuhan yang baik,” kata Nucky pada forum diskusi AFTECH dan PERBANAS di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Nucky menambahkan, keberlanjutan kolaborasi antara perbankan dan platform pindar memerlukan keselarasan kebutuhan dan ekspektasi dari kedua belah pihak. Tantangan utama saat ini bukan hanya pada perluasan pendanaan, tetapi bagaimana bank yang ingin melakukan diversifikasi portofolio dapat menemukan platform yang memiliki rekam jejak kepatuhan yang kuat, serta bagaimana pindar dapat membangun kemitraan jangka panjang dengan pemberi dana (lender) institusional.

Sesuai dengan pembahasan di forum diskusi antara AFTECH dan PERBANAS, aspek governance atau tata kelola, serta reputasi industri merupakan risiko utama yang ditemukan dalam kerja sama bank dengan pindar. “Dalam hal ini, Easycash memiliki komitmen untuk senantiasa menjaga standar tata kelola yang tinggi, memastikan integritas operasional, dan transparansi untuk membangun kepercayaan perbankan serta menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan konsistensi tersebut kami percaya sinergi bank dan pindar dapat memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi perluasan akses kredit nasional,” tutup Nucky.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
08/10/2026 17:09 WIB
Wapres Dukung Produk Kreatif Wirausahawan Muda di INACRAFT 2026 Youthpreneurs
Dalam peninjauannya, Wapres beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melihat beragam produk yang dipamerkan para wirausahawan muda, mulai dari produk kriya hingga berbagai produk kreatif lainnya.
 
Nasional
08/10/2026 16:16 WIB
Dicari: Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak bagi Indonesia! Telkomsel Kembali Gelar Program Impact Incubator NextDev ke-12
Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8% sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4% dari pendanaan AI di Asia Tenggara.
 
Nasional
07/10/2026 12:25 WIB
Erick Thohir Nilai Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Persiapan Timnas ke Piala Dunia
Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air.
 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
Ad Placholder