Fery Pradolo
Kamis, 29 Januari 2026 - 21:20 WIB

Bank DBS Indonesia Pacu Kredit Digital dengan Tambah Pendanaan Kredivo Jadi Rp3 Triliun

Bank DBS Indonesia Pacu Kredit Digital dengan Tambah Pendanaan Kredivo Jadi Rp3 Triliun
Bank DBS Indonesia Pacu Kredit Digital dengan Tambah Pendanaan Kredivo Jadi Rp3 Triliun
Dummy

ECONOMIC ZONE - Memasuki tahun 2026, PT Bank DBS Indonesia mengukuhkan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan digital dengan meningkatkan fasilitas pendanaan channeling untuk Kredivo menjadi Rp3 triliun. Peningkatan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis jangka panjang yang telah berjalan lebih dari lima tahun dan sejalan dengan strategi bank untuk mengakselerasi pertumbuhan kredit ritel di tengah meningkatnya permintaan pasar. Data OJK per November 2025 turut mengonfirmasi pertumbuhan pesat sektor pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) yang naik 68,61% (yoy) menjadi Rp11,24 triliun.

Kolaborasi antara Bank DBS Indonesia dan Kredivo bermula pada tahun 2020 dengan fasilitas pendanaan awal sebesar Rp300 miliar. Nilai tersebut terus meningkat secara bertahap: menjadi Rp500 miliar, kemudian Rp1 triliun pada 2021, Rp2 triliun di 2022, dan akhirnya mencapai Rp3 triliun di akhir 2025. Peningkatan ini mencerminkan kinerja penyaluran kredit Kredivo yang konsisten serta sinyal kuat pertumbuhan permintaan dari pasar. Sebagai mitra strategis, tambahan pendanaan ini juga mendukung visi Bank DBS Indonesia dalam memperluas ekosistem kredit ritel melalui solusi keuangan yang adaptif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Melfrida Gultom, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, mengatakan bahwa inovasi kami bukan sekadar soal teknologi, melainkan cara untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat.

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom saat memberikan sambutan di Jakarta, Kamis (29/01/2026).

"Kami sangat antusias melanjutkan kemitraan dengan Kredivo yang konsisten memperluas akses kredit digital di Indonesia. Di era percepatan transformasi digital sektor keuangan, kami ingin mendorong masyarakat untuk ‘Live more, Bank less’ dengan memastikan kredit digital tidak hanya mudah diakses, tetapi juga membantu mengelola kebutuhan sehari-hari dengan lebih nyaman, fleksibel, dan praktis,” ujar Melfrida Gultom 

Bagi Kredivo, tambahan pendanaan ini akan menjadi pendorong ekspansi layanan ke lebih banyak kota tier 2 dan 3—wilayah dengan potensi pertumbuhan tinggi yang masih mengalami keterbatasan akses ke layanan kredit perbankan formal. Data Laporan Perilaku Pengguna PayLater Indonesia 2024 menunjukkan bahwa 53,6% pengguna Kredivo berasal dari kota tier 2 dan 3, mengindikasikan tingginya kebutuhan serta adopsi layanan kredit digital sebagai alternatif pembiayaan. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjangkau 20 juta pengguna di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Umang Rustagi, Co-Founder & President Director Kredivo Indonesia, menambahkan bahwa kami menghargai kepercayaan yang terus diberikan oleh Bank DBS Indonesia. Pendanaan di awal 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum tepat saat permintaan kredit digital meningkat, khususnya di kota tier 2 dan 3 yang potensial.

"Dengan dukungan ini, kami dapat mempercepat ekspansi dan menyediakan akses kredit yang lebih inklusif bagi jutaan masyarakat Indonesia,”ungkap Umang Rustagi

Dengan fasilitas pendanaan yang lebih besar, Kredivo akan fokus menyediakan akses kredit yang mudah, aman, dan terjangkau untuk beragam kebutuhan—mulai dari konsumsi harian, kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan produktif. Kolaborasi hampir enam tahun antara Bank DBS Indonesia dan Kredivo membuktikan bahwa sinergi antara bank konvensional dan platform kredit digital memainkan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Melalui penyaluran kredit yang terukur dan inovasi berkelanjutan, kemitraan ini diharapkan terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai lapisan dan wilayah.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan bahwa kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama dalam membangun industri keuangan digital masa depan
 
Nasional
2 jam yang lalu
BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026
BNI dalam Indonesia Digital Bank Summit 2026 merupakan wujud komitmen Perseroan untuk memperkuat transformasi digital sekaligus mendorong pertumbuhan sektor riil melalui kolaborasi lintas industri
 
Nasional
21 jam yang lalu
BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026
BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
10/07/2026 08:58 WIB
BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik melalui partisipasi dalam Pameran Puspa Nuswantara 2026
 
Nasional
09/07/2026 17:06 WIB
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Nasional
09/07/2026 10:31 WIB
OJK Resmi Merilis Regulasi Anyar Bursa Karbon dan Perdagangannya
POJK 10 Tahun 2026 dikeluarkan sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 (Perpres 110) tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
Telkomsel