Fery Pradolo
Rabu, 29 Oktober 2025 - 09:44 WIB

Coding Camp 2026: DBS Foundation dan Dicoding Latih Generasi AI Indonesia

Coding Camp 2026: DBS Foundation dan Dicoding Latih Generasi AI Indonesia
Coding Camp 2026: DBS Foundation dan Dicoding Latih Generasi AI Indonesia
Dummy

ECONOMIC ZONEBank DBS Indonesia, melalui DBS Foundation, kembali berkolaborasi dengan Dicoding Indonesia untuk meluncurkan Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation. Program ini bertujuan mencetak lulusan berkualitas tinggi yang siap berkarier di perusahaan teknologi dan startup, melalui pelatihan terstruktur selama 900 jam (setara satu semester) dengan pendekatan project-based learning.

Tahun ini, program menargetkan 70.000 peserta dari seluruh Indonesia, dengan tiga pilihan kelas utama: Artificial Intelligence (AI), Data Science, dan Full Stack Web Development. Inisiatif ini menjawab tingginya kebutuhan tenaga kerja digital, di tengah pertumbuhan ekonomi digital nasional yang mencapai US$90 miliar pada 2024 dan diproyeksikan melonjak hingga US$600 miliar pada 2030. Menurut World Economic Forum 2025, keterampilan AI dan analisis data akan menjadi kompetensi paling krusial di masa depan. Sementara itu, Peta Jalan Talenta Informatika Indonesia 2025 mengungkap kebutuhan 23 juta talenta digital untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

“Program ini sangat relevan untuk meningkatkan kemampuan digital siswa SMK, terutama di bidang AI dan coding yang menjadi prioritas nasional. Kami harapkan semakin banyak pelajar vokasi yang mengikuti kelas intensif ini,” kata Tatang Muttaqin, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia, menambahkan, “Inklusi digital adalah kunci kesejahteraan masyarakat. Melalui Coding Camp, kami membuka akses pembelajaran merata bagi generasi muda, perempuan, dan penyandang disabilitas, agar mereka siap berkontribusi pada ekonomi digital. Ini sejalan dengan pilar Impact Beyond Banking dan visi ‘Best Bank for A Better World’.”

Pendaftaran dibuka dari 21 Oktober 2025 hingga 15 Januari 2026, terbuka untuk mahasiswa perguruan tinggi, pelajar vokasi, perempuan, dan penyandang disabilitas. Kurikulum tahun ini diperbarui sesuai tren industri, mencakup tech skills (AI Engineer, Data Scientist, Full-Stack Web Developer), bahasa Inggris, dan literasi keuangan. Peserta ditantang menyelesaikan proyek akhir berbasis solusi sosial—hingga kini, lebih dari 400 karya digital telah lahir dari program ini.

“Kami ingin mencetak talenta yang kreatif, kolaboratif, dan problem-solver. Proyek akhir menjadi bukti nyata relevansi dengan kebutuhan industri,” ujar Narenda Wicaksono, CEO Dicoding.

Program memperluas jangkauan melalui kolaborasi dengan 10 universitas terkemuka:

  1. Universitas Gadjah Mada
  2. Institut Pertanian Bogor
  3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  4. Universitas Tarumanegara
  5. Universitas Negeri Surabaya
  6. Universitas Dipa Makassar
  7. Universitas Bina Nusantara
  8. Institut Teknologi Del
  9. Universitas Gunadarma
  10. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Universitas mitra berperan sebagai penghubung informasi pendaftaran, meski program tetap terbuka untuk semua tanpa batasan afiliasi kampus.

Sejak 2023, Coding Camp telah memberdayakan lebih dari 177.000 peserta hingga 2025, termasuk 45.609 perempuan, 28.112 masyarakat marginal, 1.178 penyandang disabilitas, dan 7.526 tenaga pendidik. Capaian ini didukung komitmen DBS Foundation untuk fostering inclusion dan providing essential needs, dengan pendanaan SGD 1 miliar dari DBS Bank Ltd selama 10 tahun ke depan di Asia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22/05/2026 23:53 WIB
Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Sinergi TelkomGro up hadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih dari 60 ribu masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 19:58 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 19:52 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
Telkomsel