Hendra Wiradi
Rabu, 21 Januari 2026 - 21:05 WIB

Artajasa, Operator QRIS Terbesar di Indonesia, dan Ant International Luncurkan Kemitraan Pembayaran Global dan Keuangan Digital

Armand Hermawan President Director & CEO Artajasa (Kiri) bersama Pan Yan, Head of Strategic Partnership Office for Alipay+, Ant International.Foto/Dok-Artajasa/ECONOMICZONE
Armand Hermawan President Director & CEO Artajasa (Kiri) bersama Pan Yan, Head of Strategic Partnership Office for Alipay+, Ant International.Foto/Dok-Artajasa/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Singapura, 21 Januari 2026 – PT Artajasa Pembayaran Elektronis (“Artajasa”), penyedia infrastruktur sistem pembayaran terkemuka di Indonesia, telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Ant International, penyedia pembayaran digital, digitalisasi, dan teknologi keuangan global terkemuka. Kolaborasi strategis ini akan memajukan integrasi pembayaran lintas batas yang lancar, inovasi seluler berbasis AI, dan solusi digitalisasi UKM antara Indonesia dan ekosistem global Ant International yang luas.

Lebih dari sekadar meningkatkan kenyamanan transaksi, kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama untuk mendorong transformasi digital dan memberikan nilai berkelanjutan di seluruh ekosistem pembayaran, yang memberikan manfaat bagi para pelaku industri, merchant, dan konsumen.

MoU tersebut ditandatangani secara resmi di Singapura oleh Armand Hermawan, Direktur Utama Artajasa, dan Pan Yan, Head of Strategic Partnership Office untuk Alipay+, Ant International.

Pencapaian ini menandai awal dari sinergi strategis untuk memperluas jangkauan layanan pembayaran digital dan mendorong inovasi teknologi, menjembatani infrastruktur pembayaran Indonesia dengan ekosistem pembayaran digital global.

Sebagai penyedia infrastruktur sistem pembayaran terkemuka di Indonesia, Artajasa saat ini menghubungkan lebih dari 80.000 ATM dan 98 institusi anggota ATM Bersama di seluruh negeri. Perusahaan ini juga merupakan pemain terbesar dalam layanan QRIS, yang memungkinkan penerimaan pembayaran bagi lebih dari 41 juta merchant di seluruh Indonesia.

Ekosistem pembayaran Artajasa yang komprehensif mendukung berbagai industri, termasuk telekomunikasi, multifinance, asuransi, layanan publik, energi, pendidikan, transportasi, uang elektronik, kartu kredit, e-commerce, dan lainnya. Selain itu, Artajasa mengoperasikan jaringan ATM yang luas di seluruh Indonesia dan mengelola penyebaran EDC melalui jaringan agen yang luas secara nasional.

Ant International, melalui empat pilar bisnisnya – Alipay+, Antom, Bettr, dan WorldFirst,  menawarkan rangkaian solusi techfin yang mempromosikan konektivitas dan inklusi global melalui kemampuan pembayaran berbasis AI, perangkat pertumbuhan bisnis, serta solusi digitalisasi UKM. Alipay+, gerbang dompet digital terpadunya, telah mendukung pengembangan superapp terbesar di Asia, dan menghubungkan lebih dari 1,8 miliar akun pengguna di 40 mitra pembayaran internasional ke lebih dari 150 juta merchant di lebih dari 100 pasar.

Mengomentari kolaborasi tersebut, Armand Hermawan menyatakan, “Masa depan layanan pembayaran dan keuangan dibentuk oleh ekosistem yang kuat dan saling terhubung yang dibangun di atas kolaborasi, kepercayaan, dan inovasi berkelanjutan. Ant International merupakan tolak ukur global dalam pembayaran digital, yang menjadikan kemitraan ini sangat strategis. MoU ini mencerminkan komitmen kami untuk mendorong kolaborasi terbuka, bertukar wawasan, dan bersama-sama menjajaki peluang inovatif yang akan memajukan ekosistem pembayaran.”

“Indonesia adalah salah satu ekonomi digital paling dinamis di dunia, dan kami bangga dapat berkolaborasi dengan Artajasa untuk memajukan kapabilitas digital Indonesia serta belajar dari ekosistem lokal,” ujar Edward Yue, General Manager Alipay+ untuk Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Asia Selatan, Ant International. “Ant International akan mendukung penuh Artajasa dan mitra lokal Indonesia melalui teknologi dan pengetahuan kami, mulai dari pembayaran dan lainnya, agar inovasi dapat diakses oleh pengguna dan bisnis lokal. Bersama-sama, kita dapat memberdayakan gelombang peluang baru dan berkontribusi pada masa depan digital Indonesia.”

Sebagai fase awal kemitraan pada tahun 2026, Artajasa dan Ant International meyakini bahwa kombinasi infrastruktur lokal yang kuat dan teknologi global yang canggih akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas transaksi lintas batas bagi konsumen Indonesia maupun pengunjung internasional, sekaligus memperkuat daya saing global industri sistem pembayaran nasional Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
08/10/2026 17:09 WIB
Wapres Dukung Produk Kreatif Wirausahawan Muda di INACRAFT 2026 Youthpreneurs
Dalam peninjauannya, Wapres beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melihat beragam produk yang dipamerkan para wirausahawan muda, mulai dari produk kriya hingga berbagai produk kreatif lainnya.
 
Nasional
08/10/2026 16:16 WIB
Dicari: Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak bagi Indonesia! Telkomsel Kembali Gelar Program Impact Incubator NextDev ke-12
Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8% sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4% dari pendanaan AI di Asia Tenggara.
 
Nasional
07/10/2026 12:25 WIB
Erick Thohir Nilai Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Persiapan Timnas ke Piala Dunia
Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air.
 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
Ad Placholder