Endang Muchtar
Rabu, 24 Agustus 2022 - 14:38 WIB

Melonjak 40,9%, BSI Raup Laba Rp 2,12 Triliun hingga Semester I

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) masih terus menorehkan capaian kinerja positif. Sepanjang semester I 2022, bank berkode emiten BRIS ini membukukan laba bersih Rp 2,12 triliun. 

Capaian itu tumbuh 40,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya atau secara year on year (YoY). Perolehan laba bersih perseroan ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 14,9% secara YoY menjadi Rp 9,1 triliun. 
Berdasarkan materi paparan kinerja keuangan Bank Mandiri sebagai induk BSI yang dikutip pada Senin (22/8), pertumbuhan pendapatan tersebut sejalan dengan pembiayaan perseroan yang tumbuh cukup baik. 

Hingga Juni 2022, BSI mencatatkan portofolio pembiayaan sebesar Rp 191,2  triliun, tumbuh 18,5% secara YoY. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah ini meningkat 13,1% YoY menjadi Rp 244,6 triliun. 

Pendapatan juga ditopang oleh pertumbuhan fee based income  (FBI) sebesar 26% YoY menjadi 1,69 triliun. FBI ini terutama didorong dari pendapatan transaksi e-channel sebesar Rp 431,6 miliar atau naik 26% YoY, pendapatan dari collection sebesar Rp 389,1 miliar atau tumbuh 62,7% YoY,  pendapatan dari gadai naik 3,9% jadi Rp 303,9 miliar, pendapatan operasional naik 30,6% jadi Rp 149,3 miliar dan dari treasury naik 71,7% YoY jadi Rp 77,1 miliar.
Moncernya kinerja BSI sepanjang paruh pertama tahun ini juga sejalan dengan penurunan biaya dana atau cost of fund (CoF) dari 2,1% pada semester I 2021 menjadi 1,6%.
Sedangkan pertumbuhan pembiayaan juga disertai dengan perbaikan kualitas aset. Rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) BSI turun dari 3,1% pada Juni tahun lalu menjadi 2,78% pada Juni 2022.

Untuk mengantisipasi resiko dari pembiayaan bermasalah itu, BSI telah melakukan pencadangan terhadap NPF sebesar 155,8%. 
Dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) BSI per Juni 2022 ada di level 17,3%, turun dari 22,3% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Return on Aset (RoA) bank ini naik dari 1,6% menjadi 2%, sedangkan Return on Equity (RoE) naik dari 12,9% jadi 16,1%.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20 jam yang lalu
Mendekatkan Layanan, CIMB Niaga Syariah Hadirkan Inovasi Digital Branch di Malang
Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi, Kepala OJK Malang Farid Falatehan, Chief of Syariah Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Bung Aldilla, Head of Syariah Network CIMB Niaga Evita Barliana, serta jajaran pemerintah…
 
Nasional
20 jam yang lalu
Nasib IHSG Semester II-2026 Bergantung Sentimen Eksternal, Berikut Analisis Mirae Asset
Kondisi tersebut juga terjadi ketika transaksi berjalan masih mencatat defisit dan cadangan devisa terus menurun.
 
Nasional
23 jam yang lalu
OJK dan KPPU Resmi Perkuat Kolaborasi Cegah Praktik Monopolistik
Menurutnya, kepercayaan adalah fondasi utama di sektor jasa keuangan yang harus dijaga bersama melalui transparansi, integritas dan menjunjung persaingan usaha yang sehat.
 
Nasional
07/07/2026 07:44 WIB
Menuju Piala Presiden 2026: Bandung dan Surabaya Jadi Tuan Rumah Turnamen Pramusim
Adapun lima klub sepak bola lokal yang akan berpartisipasi antara lain Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSMS Medan.
 
Nasional
07/07/2026 07:17 WIB
DPRD DKI Dukung Tertibkan Parkir Liar, Minta Ojol Diberi Ruang Tunggu Khusus
DPRD DKI dukung Dishub tertibkan parkir liar, namun ingatkan agar ojol tetap diberi tempat tunggu layak demi hindari macet berulang.
 
Nasional
07/07/2026 06:47 WIB
Drama Menit Akhir! Racikan Luis de la Fuente Pulangkan Portugal dari Piala Dunia
Luis De La Fuente puji kejelian pemain pengganti Spanyol yang sukses tekuk Portugal untuk amankan tiket perempat final Piala Dunia 2026.
 
Nasional
07/07/2026 01:23 WIB
Norwegia Depak Brasil, Stale Solbakken Sebut Taktiknya Mirip Man City Kontra Real Madrid
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken sangat bangga skuatnya sukses menyingkirkan Brasil lewat taktik ala Man City vs Real Madrid.
Telkomsel