ECONOMIC ZONE - Banjir bandang menerjang Kampung Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menjelaskan, banjir disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi.
"Banjir bandang tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai longsoran dari gunung," terang Raditya Jati dalam keterangan persnya.
Akibat kejadian tersebut sebanyak tujuh bangunan rusak dan 900 jiwa mengungsi di tiga titik pengungsian.
"Sebanyak 400-an (Kepala Keluarga) atau 900 jiwa terdampak akibat banjir bandang tersebut," lanjutnya.
Warga yang terkena dampak bajir, sementara diungsikan ke beberapa tempat, salah satunya Wisma PTPN 8 Gunung Mas.
"Sementara ini warga diungsikan ke rumah kerabat dan sebagian menempati Wisma PTPN 8 Gunung Mas," ujar Raditya Jati.
Lebih lanjut, Raditya Jati meminta warga agat tetap waspada dan siaga menghadapi musim hujan. Pasalnya, menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam tiga hari kedepan wilayah Bogor masih berpeluang terjadi hujan lebat.
"BMKG mencatat dalam tiga hari kedepan, wilayah Kota Bogor dan sekitarnya, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat," lanjut Raditya.
Adapun kerugian materil yang ditimbulkan masih dalam pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
"BPBD Kabupaten Bogor melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan lembaga juga instansi terkait untuk melakukan assesment, evakuasi, dan penanganan banjir bandang tersebut," tutup Raditya Jati.
Komentar