Endang Muchtar
Senin, 29 Juni 2026 - 19:05 WIB

Pemerintah Siapkan Rp4,2 Triliun untuk Magang Nasional 2026, Pendaftaran Dibuka 15 Juli

Foto/dok. kemenaker/ECONOMICZONE
Foto/dok. kemenaker/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,2 triliun untuk pelaksanaan Program Magang Nasional (MagangHub) 2026. Program yang menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi Semester II 2026 ini dirancang untuk memperkuat sektor ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi melalui pengalaman kerja di dunia industri.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pemerintah meningkatkan jumlah peserta yang dapat mengikuti program tersebut. Jika sebelumnya kuota ditetapkan sebanyak 100 ribu orang, kini jumlahnya bertambah menjadi 150 ribu peserta. "Kenaikannya itu dari 100 ribu menjadi 150 ribu (orang), dan dengan jumlah anggaran sekitar Rp4,2 triliun," kata Yassierli. Selain meningkatkan kuota peserta, Kementerian Ketenagakerjaan juga telah menetapkan jadwal pendaftaran untuk calon peserta Magang Nasional 2026.

Pendaftaran akan dibuka pada 15–28 Juli 2026, sehingga masyarakat yang berminat masih memiliki waktu untuk mempersiapkan dokumen maupun persyaratan yang dibutuhkan. 

"Untuk pendaftaran peserta, ini yang mungkin ditunggu-tunggu, yaitu dibuka pada 15-28 Juli. Jadi masih ada kesempatan 2 minggu lagi (bagi peserta untuk mempersiapkan diri)," ujar Yassierli.
Sebelum pendaftaran peserta dimulai, pemerintah masih membuka kesempatan bagi perusahaan, kementerian, dan lembaga untuk bergabung sebagai mitra penyelenggara program magang melalui platform MagangHub.

Pendaftaran mitra dibuka hingga 15 Juli 2026. Menurut Yassierli, semakin banyak perusahaan yang bergabung maka semakin banyak pula peluang magang yang tersedia bagi para peserta. "Dua minggu ini kesempatan perusahaan untuk mereka login, register ke platform MagangHub, kemudian mem-posting lowongan magang yang dibuka. Silahkan para perusahaan, kementerian dan lembaga memanfaatkan kesempatan ini," katanya.

Yassierli juga memastikan setiap lowongan yang diunggah perusahaan tidak akan langsung ditayangkan kepada calon peserta. Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan proses verifikasi untuk memastikan posisi magang yang tersedia benar-benar sesuai dengan tujuan program dan relevan bagi lulusan perguruan tinggi.
"Kami akan memverifikasi. Yang akan kita verifikasi adalah terkait dengan apakah lowongan itu benar-benar cocok untuk lulusan perguruan tinggi," tegasnya.

Setelah masa pendaftaran berakhir, proses seleksi peserta akan dilaksanakan pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos akan diumumkan pada 7 Agustus 2026, sedangkan pelaksanaan Magang Nasional Batch 1 dijadwalkan dimulai pada 10 Agustus 2026. Melalui program ini, peserta akan menjalani masa magang selama enam bulan di perusahaan maupun instansi yang menjadi mitra pemerintah.

Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan selama menjalani magang. Selain uang saku, pemerintah juga memberikan perlindungan sosial bagi seluruh peserta melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Perlindungan tersebut diharapkan memberikan rasa aman kepada peserta selama menjalani aktivitas magang di tempat kerja.


Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
1.000 Lansia Mengikuti Happily Day Jalan Sehat
Sebanyak 1.000 lansia mengikuti Happily Day Jalan Sehat yang digelar Happily, popok celana dewasa 3in1 dari WINGS Care, di Bandung
 
Nasional
9 jam yang lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Resmi Menurunkan Harga LNG Untuk Industri
Pemerintah melihat pemenuhan kebutuhan gas bumi industri secara menyeluruh, tidak hanya dari satu skema pasokan.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi, Investasi Pengetahuan untuk Navigasi Pembangunan
Sensus Ekonomi 2026 menjadi penting sebab mengumpulkan data dari pelaku usaha dan rumah tangga di seluruh Indonesia.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kemenperin Tempa IKM Logam Permesinan Masuk Rantai Pasok Manufaktur
Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah melalui pendampingan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 bagi IKM logam dan permesinan agar mampu memenuhi standar industri, meningkatkan produktivitas, serta memperluas peluang masuk ke dalam rantai pasok industri…
 
Nasional
25/06/2026 17:28 WIB
Buka Jalan Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi di Brebes
PT Bank Mandiri Taspen dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal terus melakukan berbagai upaya pemberdayaan untuk membuka akses yang lebih setara
 
Nasional
25/06/2026 17:25 WIB
Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Cita Loka Fest 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank Jakarta meraih penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026
 
Industri
24/06/2026 22:51 WIB
6G Sudah di Depan Mata, Ini yang Terjadi dengan 5G Sekarang
Ericsson Mobility Report Juni 2026: 5G capai 3,1 miliar, uplink tumbuh lebih cepat, dan peluang besar FWA di Indonesia. Simak proyeksi hingga 2031
Telkomsel