Endang Muchtar
Senin, 29 Juni 2026 - 19:44 WIB

BI Klaim Berhasil Tarik Modal Asing USD9 Miliar Imbas Kenaikan Acuan Suku Bunga 

 Pejalan kaki melintas didepan logo kantor Bank Indonesia Thamrin, Jakarta, belum lama ini. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE)
Pejalan kaki melintas didepan logo kantor Bank Indonesia Thamrin, Jakarta, belum lama ini. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE)
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bank Indonesia mencatat aliran masuk modal (inflow) asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) mencapai US$9 miliar sejak awal tahun hingga 26 Juni 2026.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, kenaikan BI-Rate sebesar 100 basis poin (bps) dalam kurun Mei hingga Juni 2026 menjadi 5,75 persen memicu repricing atau penyesuaian harga pada instrumen yang diterbitkan BI maupun pemerintah, yakni SRBI dan SBN. Kondisi tersebut mendorong aliran masuk modal yang signifikan selama Juni.

“Dalam satu bulan di bulan Juni ini telah terjadi inflow yang cukup signifikan. Sehingga secara year to date, dari Januari hingga akhir Juni tanggal 26 (Juni) lalu, inflow yang masuk untuk di portofolio SBN dan SRBI kita itu sudah mencapai sekitar 9 miliar dolar AS,” kata Destry dalam konferensi pers bersama Pimpinan DPR RI dan Pemerintah di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, kebijakan kenaikan suku bunga tersebut ditempuh bank sentral sebagai langkah jangka pendek untuk menjaga stabilitas di tengah tingginya ketidakpastian global, terutama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. “Tentunya confidence dari offshore (pasar luar negeri) yang tentu juga akan tercermin dari confidence ke masyarakat kita di Indonesia,” kata dia.

Selain itu, Destry juga menegaskan bahwa BI terus menjaga likuiditas di pasar melalui berbagai instrumen moneter. BI juga memperbesar ekspansi likuiditas melalui operasi moneter menjadi sekitar Rp1.000 triliun pada akhir Juni dari Rp600 triliun pada akhir Mei untuk menjaga stabilitas pasar uang dan pasar valuta asing.

Untuk diketahui, BI menjalankan kebijakan dengan menjaga struktur suku bunga SRBI pada seluruh tenor, yakni tenor 6, 9, dan 12 bulan, yang sejalan dengan kenaikan BI-Rate. Langkah ini dilakukan untuk tetap menarik aliran masuk investasi portofolio asing ke aset keuangan domestik, sehingga membantu penguatan nilai tukar rupiah. Berdasarkan catatan BI, posisi SRBI pada 15 Juni 2026 tercatat sebesar Rp1.021,13 triliun, dengan kepemilikan nonresiden yang meningkat menjadi Rp238,09 triliun atau 23,32 persen dari total outstanding.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
1.000 Lansia Mengikuti Happily Day Jalan Sehat
Sebanyak 1.000 lansia mengikuti Happily Day Jalan Sehat yang digelar Happily, popok celana dewasa 3in1 dari WINGS Care, di Bandung
 
Nasional
9 jam yang lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Resmi Menurunkan Harga LNG Untuk Industri
Pemerintah melihat pemenuhan kebutuhan gas bumi industri secara menyeluruh, tidak hanya dari satu skema pasokan.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi, Investasi Pengetahuan untuk Navigasi Pembangunan
Sensus Ekonomi 2026 menjadi penting sebab mengumpulkan data dari pelaku usaha dan rumah tangga di seluruh Indonesia.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kemenperin Tempa IKM Logam Permesinan Masuk Rantai Pasok Manufaktur
Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah melalui pendampingan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 bagi IKM logam dan permesinan agar mampu memenuhi standar industri, meningkatkan produktivitas, serta memperluas peluang masuk ke dalam rantai pasok industri…
 
Nasional
25/06/2026 17:28 WIB
Buka Jalan Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi di Brebes
PT Bank Mandiri Taspen dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal terus melakukan berbagai upaya pemberdayaan untuk membuka akses yang lebih setara
 
Nasional
25/06/2026 17:25 WIB
Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Cita Loka Fest 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank Jakarta meraih penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026
 
Industri
24/06/2026 22:51 WIB
6G Sudah di Depan Mata, Ini yang Terjadi dengan 5G Sekarang
Ericsson Mobility Report Juni 2026: 5G capai 3,1 miliar, uplink tumbuh lebih cepat, dan peluang besar FWA di Indonesia. Simak proyeksi hingga 2031
Telkomsel