Endang Muchtar
Rabu, 01 Juli 2026 - 14:19 WIB

Indonesia Jajaki Kebutuhan Pangan dan Beras 10.000 ton ke Singapura

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Indonesia menjajaki peluang ekspor pangan ke Singapura dengan menawarkan pengiriman minimal 10.000 ton beras. Selain beras, pemerintah juga mendorong peningkatan ekspor telur dan daging ayam sebagai bagian dari penguatan kerja sama perdagangan pangan kedua negara.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu Hai Yien di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, dalam keterangan resminya di terima , Senin (29/6/2026).

“Kami tadi sudah mengusulkan ekspor beras minimal 10.000 ton dari Indonesia ke Singapura. Kemudian juga chicken, egg, telur dan ayam dari Indonesia kita tingkatkan. Jadi kerja sama ini kita tingkatkan,” kata Amran.

Menurut Amran, Indonesia kini memiliki stok beras yang melimpah sehingga membuka peluang untuk meningkatkan ekspor ke negara tetangga. Saat ini, stok beras nasional mencapai 5,1 juta ton, sementara kapasitas gudang hanya sekitar 3 juta ton.

“Stok kita ada 5,1 juta ton hari ini. Gudang kita penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sehingga kita menyewa gudang sekitar 2 juta ton. Karena itu kami mendorong ekspor minimal 10.000 ton ke Singapura,” ujarnya.

Selain perdagangan pangan, kedua negara juga membahas peluang kerja sama di bidang pertukaran teknologi pertanian serta peningkatan ekspor komoditas lain, termasuk minyak sawit. Amran mengatakan pemerintah Indonesia siap mendukung kebutuhan pangan Singapura yang selama ini masih bergantung pada impor.

“Saudara kita dari Singapura menginginkan kerja sama diperkuat. Mereka membutuhkan pangan, telur, ayam, beras, kelapa dan lain-lain. Nanti kita support dari Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Grace Fu menyambut positif tawaran tersebut. Ia menilai Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan di sektor pertanian melalui peningkatan produktivitas, pengembangan teknologi, mekanisasi, serta investasi pada benih unggul.

“Ada peningkatan hasil panen dan produktivitas yang sangat mengesankan. Indonesia telah banyak berinvestasi dalam riset, teknologi, benih, peralatan, dan mekanisasi yang memungkinkan peningkatan produksi,” ujar Grace.

Grace menambahkan Singapura masih mengimpor sebagian besar kebutuhan pangannya sehingga potensi pasokan dari Indonesia menjadi peluang kerja sama yang menjanjikan.

“Singapura mengimpor sebagian besar makanan yang kami konsumsi. Indonesia adalah negara yang sangat dekat dengan kami, baik secara geografis maupun hubungan historis. Potensi ekspor dari Indonesia tentu menjadi area kerja sama yang sangat menjanjikan,” katanya.

Meski demikian, Grace menegaskan rencana impor beras dari Indonesia masih akan dibahas lebih lanjut bersama para importir di Singapura. “Ini adalah ide yang akan kami eksplorasi lebih lanjut. Kami akan mendiskusikannya dengan para importir di Singapura,” ujarnya.

Amran optimistis pembahasan tersebut dapat segera ditindaklanjuti. Menurutnya, komunikasi mengenai rencana ekspor pangan Indonesia ke Singapura telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

“Kita tunggu tindak lanjutnya. Kami sudah berdiskusi mengenai rencana ekspor ini sejak beberapa tahun lalu dan mudah-mudahan segera terealisasi,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
Prabowo: Indonesia Sedang Transformasi Besar-Besaran, dari Regulasi hingga Pangan
Prabowo menegaskan tujuan utama transformasi ini adalah membangun Indonesia sebagai negara modern yang berlandaskan keadilan dan kedaulatan rakyat.
 
Nasional
7 jam yang lalu
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM non Subsidi Mulai Hari Ini (1 Juli 2026)
Penurunan harga meliputi Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Artinya, harga Pertamax Turbo turun 7% dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter. Lalu, Pertamina Dex turun 15% dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Adapun harga Dexlite turun 14% dari Rp23.000 menjadi Rp19.700…
 
Nasional
7 jam yang lalu
Pertamina Resmi  Turunkan Harga Avtur Sebesar 14 Persen  dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190,  Mulai Hari Ini (1 Juli 2026)
Untuk avtur penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta, harga turun dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190. Penyesuaian tersebut memangkas harga avtur sebesar Rp3.000 per liter atau sekitar 14 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
 
Nasional
8 jam yang lalu
BPS: Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44 Persen, Seluruh Sektor Pengeluaran Naik
Kelompok lainnya juga naik, mulai dari perlengkapan rumah tangga 1,44 persen, rekreasi 1,40 persen, informasi dan jasa keuangan 1,26 persen, pendidikan 1,27 persen, perumahan 1,04 persen, hingga pakaian 1,00 persen.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi
Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi global
 
Nasional
14 jam yang lalu
Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Kenaikan Suku Bunga
Bank Jakarta memilih strategi pertumbuhan yang sehat dan berkualitas di tengah meningkatnya tekanan biaya dana (cost of fund) dan dinamika industri keuangan yang semakin menantang
 
Industri
22 jam yang lalu
AC Daikin Nusantara Prestige Resmi Raih TKDN Tertinggi di Indonesia
AC Daikin Nusantara Prestige resmi meraih sertifikat TKDN di atas 60%, menjadi yang tertinggi untuk AC hunian di Indonesia. Diproduksi sepenuhnya di pabrik Daikin Cikarang dengan standar kualitas Jepang.
Telkomsel