Roni Mawardi
Kamis, 25 Juni 2026 - 17:28 WIB

Buka Jalan Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi di Brebes

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Brebes – Kesempatan hidup mandiri dan memperoleh pekerjaan layak masih menjadi tantangan bagi banyak penyandang disabilitas di Indonesia. Padahal, mereka memiliki potensi sama untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih relatif rendah. Begitu juga Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) yang mencatat, baru 702 penyandang disabilitas mendapatkan penempatan kerja melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) pada 2023.

Salah satu akar masalahnya adalah baru terdapat ULD di 28 provinsi atau 73,7 persen dari total 38 provinsi hingga saat ini. Untuk level kabupaten/kota, bahkan baru 179 ULD atau 34,82 persen dari total 514 kabupaten/kota. Karena itu, masih banyak disabilitas yang memiliki keterampilan tapi terbentur minimnya akses pelatihan dan kesempatan kerja formal. Keterbatasan itulah yang ditengarai menjadi salah satu faktor penghambat kemandirian ekonomi mereka.

Untuk menjawab tantangan itu, PT Bank Mandiri Taspen dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal terus melakukan berbagai upaya pemberdayaan untuk membuka akses yang lebih setara. Semangat inilah yang menjadi landasan penyelenggaraan Program Vokasi Disabilitas yang digelar di Gedung Islamic Center Brebes dalam sepekan ke depan.

Program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama kedua perusahaan pelat merah dalam memperluas kesempatan bagi kelompok rentan agar mereka mandiri secara ekonomi. Itu dilakukan dengan pelatihan keterampilan yang relevan sehingga dapat memberikan peluang kerja yang lebih baik.

Salah satu tujuan pelatihan skill vokasi ini adalah agar penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima bantuan tapi juga dapat penghasilan sendiri baik melalui kerja formal maupun wirausaha mandiri.

Tujuan lainnya sebagai jembatan supply-demand kerja di mana Bank Mandiri Taspen dan PNM menjadi perantara. Dari sisi supply, adalah melatih disabilitas sampai kompeten dan tersertifikasi. Sedangkan dari sisi demand, menghubungkan disabilitas ke perusahaan garmen atau alas kaki yang membutuhkan operator.

Semua itu selaras dengan misi ‘perantaraan kerja’ yang menjadi fungsi ULD Kemnaker sekaligus mendukung ekosistem pendidikan inklusif. Dari sisi Bank Mandiri Taspen dan PNM, program ini merupakan upaya nyata dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja, seperti kolaborasi yang telah terjalin sejauh ini antara Bank Mandiri Taspen dengan Universitas Gadjah Mada(UGM).

Sebanyak 30 peserta dari komunitas difabel di Kabupaten Brebes dan sekitarnya mengikuti pelatihan keterampilan menjahit dengan skema Operator Jahit Sepatu yang difasilitasi oleh Ruang Amal Indonesia. Selama sepekan, para peserta mendapatkan pembekalan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Cabang Pekalongan, Agus Suyana mengatakan, skema pelatihan tersebut sengaja dipilih mengingat industri alas kaki di Indonesia, terutama Jawa Barat dan Banten sangat membutuhkan tenaga terampil yang dapat dilatih cepat.

"Menjahit sepatu adalah skill teknis spesifik yang minim risiko dengan ruang gerak terbatas sehingga cocok untuk penyandang disabilitas baik fisik maupun motorik. Kami berharap, sekali terampil langsung dapat diserap UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan industri," kata Agus di Brebes, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026).

Sementara Pemimpin PNM Cabang Tegal, Sutanto mengatakan, pemberdayaan yang berkelanjutan perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas yang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses dunia kerja.

“Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat. Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami percaya pemberdayaan yang inklusif akan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Sutanto.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mengikuti proses penempatan kerja pada perusahaan industri sepatu yang beroperasi di wilayah Brebes. Program ini sejalan dengan semangat pemberdayaan yang selama ini dijalankan dalam mendampingi masyarakat prasejahtera.

Selama ini PNM dikenal melalui berbagai program pemberdayaan perempuan dan pelaku usaha ultra mikro, kali ini diperluas dengan memberikan akses peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh mandiri.

Sementara bagi Bank Mandiri Taspen, upaya ini sekaligus mengurangi risiko sosial di wilayah operasional bank, tak terkecuali Brebes. Bagi para peserta, pelatihan ini menjadi harapan baru untuk masa depan yang lebih baik, bukan semata ruang belajar keterampilan.

“Selama ini kami sering merasa kesempatan kerja itu terbatas. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya. Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga,” ujar salah satu peserta Program Vokasi Disabilitas.

Melalui kolaborasi ini, Bank Mandiri Taspen dan PNM berupaya menghadirkan pemberdayaan yang tidak meninggalkan siapa pun alias no one left behind. Di balik setiap keterbatasan, selalu ada potensi yang dapat tumbuh ketika kesempatan dibuka dan dukungan diberikan.

Program vokasi ini diharapkan menjadi langkah kecil yang menghadirkan perubahan nyata bagi para peserta untuk melangkah menuju kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder