Endang Muchtar
Selasa, 12 Mei 2026 - 19:53 WIB

Purbaya: Jaga Kepercayaan Publik

Foto/dok. Kemenkeu/ECONOMICZONE
Foto/dok. Kemenkeu/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam menjalankan tugas perpajakan. Pesan tersebut disampaikan Purbaya saat melantik delapan pejabat baru di lingkungan DJP.

Dalam arahannya, Purbaya menegaskan aparatur pajak tidak boleh terlibat praktik titipan, transaksi kepentingan, maupun perlakuan khusus yang dapat merusak integritas institusi perpajakan. “Saya ingatkan kembali, di sini jangan ada titipan, jangan ada transaksi, jangan ada perlakuan khusus, jangan ada angka yang terlihat bagus tapi hasil dari proses yang tidak berintegritas,” kata Purbaya.

Menurutnya, DJP merupakan salah satu institusi pemerintah yang paling banyak mendapat sorotan masyarakat karena tugas perpajakan bersentuhan langsung dengan wajib pajak, dunia usaha, dan aktivitas ekonomi nasional.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara optimalisasi penerimaan negara dan perlindungan terhadap iklim usaha serta kepercayaan publik. Purbaya menilai aparat pajak berada dalam posisi yang tidak mudah karena kebijakan yang terlalu ketat dapat memicu resistensi, sedangkan kebijakan terlalu longgar dapat menurunkan penerimaan negara.

Ia meminta seluruh pegawai DJP tetap fokus pada fungsi utama institusi, yakni pelayanan, pengawasan, pemeriksaan, penagihan, dan menjaga kepatuhan perpajakan.

“Pegawai DJP harus fokus pada tugas utamanya, yaitu melayani, mengawasi, memeriksa, menagih, dan menjaga kepatuhan,” ujarnya.

Purbaya juga menegaskan penerimaan negara sangat bergantung pada kinerja sektor perpajakan. Karena itu, setiap keputusan pejabat DJP dinilai memiliki dampak langsung terhadap kondisi fiskal negara sekaligus mencerminkan wajah pemerintah di mata masyarakat.

Menurutnya, jabatan di lingkungan perpajakan harus dipandang sebagai amanah untuk menjalankan fungsi pelayanan negara, bukan sekadar fasilitas atau posisi kekuasaan.

“Jabatan ini bukan fasilitas, jabatan ini fungsi. Kalau dilihat sebagai fasilitas, kita sibuk menjaga posisi. Kalau dilihat sebagai fungsi, kita fokus bekerja,” kata Purbaya.

Ia menambahkan tugas DJP tidak hanya sebatas memungut penerimaan negara, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap negara dan memastikan keberlanjutan pembangunan nasional.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22 jam yang lalu
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome terdampak berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam
 
Nasional
23 jam yang lalu
BNI Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)
 
Nasional
15/08/2026 18:40 WIB
BNI Tegaskan Informasi Undian HUT RI ke-81 yang Catut rejeki wondr adalah Hoaks
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu yang mengatasnamakan perseroan terkait program 'Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah' dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia yang beredar di media sosial
 
Nasional
15/08/2026 18:36 WIB
Perluas Dukungan untuk Ekosistem Transaksi Kampus, BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU)
 
Nasional
15/08/2026 18:15 WIB
BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat
BNI memperkuat dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah melalui partisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026.
 
Nasional
14/08/2026 18:22 WIB
Momen Akrab di DPR: Jokowi Acungkan Jempol untuk Prabowo Usai Pidato Kenegaraan
Karena itu, gestur Jokowi dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi singkat yang tidak membutuhkan kata-kata.
 
Nasional
14/08/2026 17:58 WIB
Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%
Penguatan organisasi, tata kelola, dan penyederhanaan proses bisnis untuk menghadirkan solusi digital end-to-end bagi berbagai sektor
Ad Placholder