MA
Minggu, 20 Desember 2020 - 18:42 WIB

Menkeu bersama Plan Indonesia Menjadi Mentor Program Girls Leadership Class

Foto/Ist/Economiczone
Foto/Ist/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berbagi pengalaman pribadi dan kisah inspiratif kepada 120 remaja dan kaum muda perempuan dampingan Plan Indonesia, dalam program mentoring Girls Leadership Class (GLC). GLC adalah program kolaboratif Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Plan Indonesia untuk meningkatkan kepemimpinan dan partisipasi remaja dan kaum muda perempuan dalam pembangunan. Tema yang diangkat dalam GLC adalah pendidikan dan peningkatan daya saing di bidang teknologi.

Menkeu yang berperan sebagai principal mentor mengungkapkan bahwa remaja dan kaum muda perempuan adalah sangat penting bagi masa depan bangsa. “Ibu Kartini pernah berkata bahwa mendidik perempuan bukan hanya mendidik dirinya sendiri, tetapi mendidik satu keluarganya. Jadi kalau mendidik perempuan, itu mendidik siapa yang ada di perutnya, siapa yang akan disusui. Mendidik perempuan itu dapatnya akan satu keluarga,” kata Menkeu. Menkeu menambahkan bahwa pendidikan adalah modal dasar yang penting, di mana remaja dan kaum muda perempuan dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan. Pemerintah berkomitmen untuk terus membangun SDM yang unggul dengan memberikan akses pendidikan yang inklusif baik bagi anak laki-laki maupun perempuan. Pemerintah melalui Kemenkeu telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN setiap tahunnya.

Di dalam era teknologi informasi seperti sekarang, Menkeu juga menyampaikan pesan kepada para partisipan GLC untuk tetap memiliki empati dan kontrol diri, agar dapat membanjiri dunia maya dengan berbagai hal positif. “Dalam situasi yang hiruk pikuk ini sulit menentukan yang benar, dan yang tidak benar. Karena banyak juga orang yang kerjanya untuk memanipulasi kebenaran. Anak-anak perempuan seperti kalian, jangan tenggelam dalam gelombang di mana orang secara mudah tidak punya etika menulis apa saja, karena saat kalian jadi leaders yang makin besar, setiap yang kalian tulis dan ucapakan akan punya pengaruh lebih besar lagi,” ungkap Menkeu.

Dini Widiastuti Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia, mengatakan bahwa Plan Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan membuka ruang partisipasi, bagi remaja dan kaum muda perempuan di segala bidang pembangunan. “Kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk tokoh-tokoh perempuan pemimpin sangat penting untuk memberikan inspirasi dan dukungan. Kali ini, kami senang dapat berkolaborasi dengan tokoh seperti Ibu Sri Mulyani Indrawati yang memiliki komitmen kuat dalam kesetaraan bagi remaja dan kaum muda perempuan di pembangunan,” ungkapnya.

Kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan masih kerap terjadi. Norma gender yang tidak setara yang terbentuk di masyarakat sangat sering menghambat kemajuan remaja dan kaum muda perempuan, baik di ruang domestik maupun publik. Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan masih rendah dibanding laki-laki. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa selama tahun 2010-2019, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) perempuan  selalu  berada sekitar satu tahun di bawah capaian laki-laki[1]. Di sektor teknologi, perempuan juga cukup tertinggal dari laki-laki. Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kurang  dari  25  persen  pekerja  perempuan  yang  menggeluti  bidang   teknologi  informasi,  matematika  dan  arsitektur.

Sebagai informasi, GLC melibatkan remaja dan kaum muda perempuan berusia 15-24 tahun yang berasal dari 57 kabupaten dan kota di Indonesia. GLC merupakan kegiatan awal dari rangkaian kegiatan Girls Leadership Program (GLP) yang merupakan program kolaboratif Kemenkeu dengan Plan Indonesia sepanjang Desember 2020 hingga Maret 2021. GLP bertujuan untuk menghasilkan Girls Leaders untuk berkarya dan membuat perubahan di tingkat komunitas, serta menginspirasi kaum muda sebaya di skala yang lebih luas. Girls Leaders yang terpilih akan mendapatkan mentoring lanjutan oleh Plan Indonesia dan mentor muda pada Januari dan Februari 2021, dengan tajuk Powering Girls Leaders. Pada puncaknya, dalam merayakan Hari Perempuan Internasional pada bulan Maret, rangkaian GLP ini akan ditutup oleh Dialog Nasional menampilkan Menkeu Sri Mulyani Indrawati, para Girls Leaders, Plan Indonesia dan tokoh-tokoh perempuan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Girls Get Equal yang diusung oleh Plan Indonesia.

TAGS
  1. Menkeu
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
8 jam yang lalu
Akhir Mei 2026 Stok Beras Nasional Diproyeksi Tembus 6 Juta Ton
Pemerintah juga menargetkan Bulog dapat menguasai hingga 70 persen stok beras nasional guna memperkuat stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Sikapi Perbedaan soal Polemik Aturan Outsourcing Antara Buruh dan Pengusaha
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7/2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diterbitkan Menaker Yassierli menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, awal Mei lalu.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.
Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut.
 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
06/05/2026 15:24 WIB
Perry Ambil Langkah BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Berkaitan dengan dua hal penting mengenai nilai tukar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka Selasa (5/5/2026).
 
Nasional
06/05/2026 14:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.
 
Nasional
06/05/2026 11:18 WIB
Aksi Nyata Canon: Ubah Sampah Botol Tinta Plastik Menjadi Harapan bagi Anak Prasejahtera
Bekerja sama dengan ATMI Recycle Studio dan didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ), inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus memberikan kontribusi edukatif bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Telkomsel