Endang Muchtar
Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WIB

Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) mengungkapkan industri kosmetik nasional masih menghadapi ketergantungan impor bahan baku hingga 80 persen di tengah pesatnya pertumbuhan merek lokal pada Rabu (6/5/2026).

Ketergantungan tersebut dipicu oleh rumitnya formulasi produk yang membutuhkan puluhan jenis komponen berbeda dalam satu unit stok (SKU). Dilansir dari Lifestyle, pemenuhan kebutuhan bahan baku dari dalam negeri masih terkendala ketersediaan jumlah dan variasi jenis.

Ketua PERKOSMI, Sancoyo Antarikso, menjelaskan bahwa satu produk kosmetik dapat menggunakan 30 sampai 40 jenis bahan baku yang tidak semuanya tersedia secara domestik. Kondisi ini menyebabkan produksi bahan baku lokal sering kali dianggap belum menguntungkan secara komersial.

Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut. Sektor kosmetik nasional merupakan salah satu subsektor prioritas yang diklaim memiliki kinerja baik. 

Kementerian Perindustrian mencatat, nilai pasar industri kosmetik Indonesia pada 2025 mencapai sekitar US$9,74 miliar dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 4,33% hingga 4,37%. 

Selain itu, kinerja ekspor kosmetik meningkat dari US$416,8 juta pada 2024 menjadi US$473,8 juta pada 2025.  Berbagai lembaga riset termasuk Statista juga memproyeksikan nilai pasar kosmetik Indonesia pada 2026 menembus lebih dari US$10 miliar dengan rata-rata pertumbuhan di atas 5,5% dalam lima tahun ke depan. 

Pertumbuhan industri kosmetik juga tercermin dari meningkatnya jumlah pelaku usaha. Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terdapat 1.684 industri kosmetik di Indonesia dan sekitar 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). 

 

TAGS
  1. kosmetik
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
08/06/2026 21:28 WIB
Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
PT Bank Mandiri Taspen bersama PT ASABRI (Persero) menyerahkan hak dan santunan kepada ahli waris almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
 
Nasional
08/06/2026 19:45 WIB
Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 triliun
Restui program buyback, rencana strategis, dan penyegaran pengurus perseroan, sebagai bukti akselerasi transformasi digital dan perluasan kontribusi bagi bangsa
 
Nasional
08/06/2026 10:35 WIB
BI dan Pemerintah Sepakat Benahi Rupiah
pertemuan yang dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, di Gedung DPR RI, Sabtu (6/6/2026).
 
Nasional
06/06/2026 17:27 WIB
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Bank Jakarta sebagai penghubung berbagai elemen pembangunan kota melalui sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan
 
Nasional
05/06/2026 19:55 WIB
Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam
NeutraDC Nxera Batam siapkan pengembangan gedung kedua (BTM-2) untuk menjawab permintaan kawasan SIJORI
 
Nasional
05/06/2026 18:47 WIB
Surabaya Jadi Surga Pecinta Kopi, 75 Brand Specialty Coffee Bidik Transaksi Rp3 Miliar
Pameran hasil kolaborasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama Dyandra Promosindo itu menghadirkan puluhan pelaku industri kopi, lifestyle, hingga UMKM kreatif dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Nasional
05/06/2026 17:17 WIB
Pemerintah Tarik Utang Rp386 Triliun hingga Mei 2026
Meski pemerintah terus menambah pembiayaan utang, Purbaya menegaskan kondisi pasar surat utang domestik masih relatif stabil di tengah tekanan pasar keuangan global dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Telkomsel