Fery Pradolo
Rabu, 07 Mei 2025 - 23:52 WIB

SisBerdaya dan DisBerdaya 2025: Solusi UMKM Perempuan Hadapi Tantangan Digital

 SisBerdaya dan DisBerdaya 2025: Solusi UMKM Perempuan Hadapi Tantangan Digital
SisBerdaya dan DisBerdaya 2025: Solusi UMKM Perempuan Hadapi Tantangan Digital
Dummy

ECONOMIC ZONE - DANA bersama Ant International kembali menggelar inisiatif SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, sebuah program pemberdayaan perempuan serta perempuan penyandang disabilitas melalui pelatihan, pendampingan, dan kompetisi bisnis. Program ini dirancang guna memperkecil kesenjangan gender di sektor UMKM, mendorong inovasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pada konferensi pers peluncuran yang berlangsung Rabu (7/5/2025), sejumlah pemangku kepentingan hadir, termasuk dari Bank Indonesia dan Kemenko Perekonomian, sebagai bagian dari Dewan Nasional Keuangan Inklusif. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya memperluas akses layanan keuangan yang adil dan menyeluruh.

Keuangan Inklusif untuk Perempuan, Pilar Pertumbuhan Ekonomi

Pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu kunci pencapaian visi Asta Cita dan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah dan pelaku industri, sangat penting untuk membuka akses ke layanan keuangan bagi semua kalangan, terutama perempuan. Program SisBerdaya dan DisBerdaya menjadi bagian nyata dari komitmen tersebut.

Deputi Direktur Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Sri Noerhidajati, menyatakan dukungannya terhadap program ini, yang dinilai mampu memperkuat literasi keuangan perempuan dan kelompok disabilitas. Ia juga menegaskan bahwa digitalisasi adalah faktor penting dalam meningkatkan ketangguhan UMKM.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah inovatif seperti SisBerdaya dan DisBerdaya. Kerja sama lintas sektor ini sangat penting dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi kelompok rentan,” ujar Sri.

UMKM Perempuan sebagai Katalis Ekonomi Inklusif

Berdasarkan data Kemenkop UKM 2024, terdapat sekitar 65 juta pelaku UMKM di Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Menariknya, lebih dari 60% UMKM tersebut dijalankan oleh perempuan.

Direktur Komunikasi DANA, Olavina Harahap, menjelaskan bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi pelaku UMKM perempuan dan disabilitas, seperti akses pasar, keterampilan, jejaring bisnis, hingga literasi digital.

“Survei kami di 2024 menunjukkan bahwa 74% UMKM perempuan kesulitan menjangkau pasar, 57% terkendala meningkatkan keterampilan, dan 51% belum memiliki jejaring yang memadai,” jelas Olavina.

Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya, DANA menghadirkan solusi berupa pelatihan digital, akses teknologi, dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Dampak Program Sejak 2023

Sejak diperkenalkan pada 2023, program ini telah menjangkau lebih dari 4.500 pelaku UMKM dari 29 provinsi. Di antaranya:

  • Rata-rata peningkatan kapasitas produksi peserta hingga 126%
  • Kenaikan rata-rata pendapatan peserta hingga 113%
  • 99% peserta merasakan manfaat nyata dari pendanaan dan pelatihan yang diberikan

DANA sebagai penyedia teknologi finansial juga terus mengembangkan fitur inklusif berbasis AI yang ditujukan untuk pelaku UMKM. Tema tahun ini, "Memajukan Bisnis dengan Teknologi", berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan, pemasaran digital, dan strategi pertumbuhan berkelanjutan.

Kategori Peserta & Mitra Pendukung

SisBerdaya terbagi dalam dua kategori:

  • Mikro: pendapatan Rp10–30 juta/bulan, 0–3 karyawan
  • Ultra Mikro: pendapatan Rp1–10 juta/bulan, 4–10 karyawan

Sementara DisBerdaya dikhususkan bagi perempuan penyandang disabilitas pemilik usaha. Peserta DisBerdaya disaring melalui kolaborasi dengan organisasi seperti HWDI, Ego Amote, INKLUSI, Menembus Batas, serta TPAKD Garut.

Wilson Siahaan, Senior Director Ant International, menegaskan pentingnya program ini untuk memperluas inklusivitas digital di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Kami menargetkan 5.000 UMKM perempuan untuk mengikuti SisBerdaya dan DisBerdaya 2025. Kami ingin membekali mereka dengan teknologi terkini, termasuk AI, untuk membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat ketahanan usaha mereka,” ujar Wilson.

Tahapan Pendaftaran dan Seleksi

Pendaftaran program dibuka pada 7–29 Mei 2025. Setelah seleksi awal, 180 peserta terbaik akan mengikuti pelatihan online. Dari jumlah tersebut, 30 finalis akan mendapatkan pelatihan intensif secara langsung di Jakarta.

Grand Final akan digelar pada bulan Agustus, di mana para finalis akan mempresentasikan bisnis mereka di hadapan dewan juri. Pemenang akan mendapatkan pendampingan lanjutan dan hadiah total mencapai Rp750 juta.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
Wapres Dukung Produk Kreatif Wirausahawan Muda di INACRAFT 2026 Youthpreneurs
Dalam peninjauannya, Wapres beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming melihat beragam produk yang dipamerkan para wirausahawan muda, mulai dari produk kriya hingga berbagai produk kreatif lainnya.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Dicari: Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak bagi Indonesia! Telkomsel Kembali Gelar Program Impact Incubator NextDev ke-12
Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8% sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4% dari pendanaan AI di Asia Tenggara.
 
Nasional
07/10/2026 12:25 WIB
Erick Thohir Nilai Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Persiapan Timnas ke Piala Dunia
Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air.
 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
Ad Placholder