Endang Muchtar
Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Bertemu Wagub Fujian, Menko Airlangga Genjot Proyek TCTP

Foto/dok. kemenkoperek/ECONOMICZONE
Foto/dok. kemenkoperek/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Fujian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyepakati untuk mendorong penyusunan daftar potensi proyek dan sektor prioritas, sebagai dasar pengembangan kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP), yang lebih konkret dan berorientasi pada kebutuhan kedua negara.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Wakil Gubernur Pemerintah Provinsi Fujian RRT H.E. Zhao Zenglian, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/07) kemarin. Implementasi program TCTP bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan pengembangan industri.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengembangan KEK Industropolis Batang yang telah diresmikan sejak 20 Maret 2025, sebagai Shenzhen-nya Indonesia, diharapkan dapat segera diwujudkan. Salah satunya melalui percepatan implementasi berbagai proyek konkret dalam kerangka program TCTP,” kata Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dan kerja sama konkret yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Fujian dan Pemerintah Indonesia, sekaligus mendorong percepatan implementasi program TCTP.

Dalam kerangka program TCTP, Indonesia dan RRT telah membangun berbagai kerja sama antara kawasan ekonomi dan industri, Pemerintah Daerah, serta pelaku usaha kedua negara. Hingga saat ini, sebanyak 30 Nota Kesepahaman telah ditandatangani dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp37,1 triliun.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Zhao menyampaikan beberapa langkah strategis untuk mempercepat implementasi program TCTP, yaitu dengan memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, identifikasi proyek dan sektor prioritas, serta penyusunan langkah tindak lanjut agar kerja sama dapat diimplementasikan secara lebih efektif dan terarah.

“Kami siap untuk bersama-sama dengan Pemerintah Indonesia dalam mendorong perkembangan kawasan dalam program TCTP dan berkomitmen untuk mengidentifikasi sektor-sektor prioritas yang berpotensi dikembangkan bersama dengan Provinsi Fujian,” ungkap Wakil Gubernur Zhao.

Berbagai upaya juga sudah dilakukan untuk memperkuat ekosistem pendukung implementasi TCTP, antara lain melalui penguatan fasilitasi perdagangan, koordinasi kepabeanan, dukungan terhadap kelancaran arus barang, serta peningkatan akses pasar. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di kawasan TCTP.

Kedua belah pihak juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi program TCTP melalui penyusunan langkah tindak lanjut yang terukur. Pemerintah Indonesia juga akan mengintegrasikan berbagai masukan yang diperoleh dalam pertemuan tersebut ke dalam penyusunan masterplan implementasi sebagai acuan pelaksanaan program ke depannya.

Menutup pertemuan, Wakil Gubernur Zhao mewakili Pemerintah RRT dan Pemerintah Provinsi Fujian menyampaikan undangan resmi secara langsung kepada Menko Airlangga untuk menghadiri acara China International Fair for Investment and Trade (CIFIT) yang akan diselenggarakan di Kota Xiamen pada 8 September 2026 mendatang. Acara ini merupakan salah satu pameran investasi internasional terbesar di dunia yang fokus pada promosi investasi dua arah dan perdagangan global.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu antara lain Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral, beserta jajaran Delegasi Pemerintah Provinsi Fujian RRT. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Emas Perhiasan Bergerak Bervariasi, Kenali Untung-Ruginya Hari Ini
pergeseran nilai pada instrumen ini secara global terus dipengaruhi oleh dinamika permintaan industri perhiasan, pergerakan nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral terkait cadangan emas. Fluktuasi yang dinamis mengharuskan para pelaku pasar maupun konsumen retail untuk…
 
Nasional
4 jam yang lalu
Jejak Sejarah Piala Dunia Dari Uruguay Hingga Era 48 Tim (1)
mulai hari ini redaksi akan bedah tuntas ajang paling bergengsi di dunia Piala Dunia FIFA dalam artikel berseri terbaru! Yuk, baca Part pertama hingga akhir hanya di economiczone.id ini!  
 
Nasional
8 jam yang lalu
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional
BNI memperkuat program pencegahan stunting melalui sejumlah inisiatif sosial sepanjang 2026
 
Nasional
18 jam yang lalu
BNI Dukung Festival Seni MSI 2026, Dorong Ekonomi Kreatif
BNI mendukung Festival Seni & Bazaar Mitra Seni Indonesia (MSI) 2026
 
Nasional
21 jam yang lalu
LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Perkuat Organisasi melalui Sistem Meritokrasi yang Independen
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisioner LPS, termasuk Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS yang membidangi sumber daya manusia, hukum, keuangan, serta pembidangan internal lainnya.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Pantau Kurs Dolar AS BCA, BRI, Mandiri, BNI, dan Tren Rupiah Hari Ini  
Sementara itu, penguatan yang terjadi pada Selasa lalu adalah akibat adanya ekspektasi pasar akan Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate pada RDG bulan Juli 2026.
 
Nasional
24 jam yang lalu
Mata Elang di Langit Hutan: Menhut Dorong Penggunaan Drone untuk Pengawasan Menjaga Lingkungan
Pemanfaatan teknologi drone juga dapat mendukung efektivitas kerja petugas di lapangan, khususnya dalam memantau kawasan rawan kebakaran hutan, perubahan tutupan lahan, aktivitas pembalakan liar, serta berbagai bentuk gangguan keamanan hutan.
Ad Placholder