Endang Muchtar
Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Mengintip Pipeline BEI: 4 Calon Emiten Bersiap Menggelar Penawaran Saham Perdana (IPO)

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih terdapat empat perusahaan atau calon emiten yang sedang menjalani proses menuju pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) hingga 17 Juli 2026.Jumlah tersebut melengkapi tujuh perusahaan yang telah resmi melantai di BEI sejak awal tahun. Dari seluruh aksi IPO tersebut, dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp2,16 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, menjelaskan bahwa komposisi antrean IPO saat ini terdiri atas dua perusahaan berskala besar dengan total aset di atas Rp250 miliar, serta dua perusahaan berskala kecil yang memiliki aset di bawah Rp50 miliar.

"Empat perusahaan tersebut saat ini masih dalam proses menuju pencatatan saham di BEI," ujar Saidu dalam keterangannya, seperti diberitakan Sabtu (18/7/2026).

Dilihat dari sektor usahanya, industri kesehatan (healthcare) menjadi sektor yang paling mendominasi pipeline IPO. Sebanyak dua perusahaan, atau 50 persen dari total calon emiten yang sedang berproses, berasal dari sektor tersebut. "Sementara itu, dua perusahaan lainnya masing-masing berasal dari sektor basic materials dan consumer non-cyclicals," ungkap dia.

Aktivitas penghimpunan dana melalui penerbitan obligasi dan sukuk di BEI terus menunjukkan tren yang positif. Hingga 17 Juli 2026, BEI telah mencatat 114 emisi yang diterbitkan oleh 62 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan total nilai penghimpunan dana mencapai Rp103,86 triliun.

Di sisi pipeline, minat perusahaan untuk menerbitkan surat utang juga masih cukup tinggi. Saat ini terdapat 11 emisi dari 9 calon penerbit EBUS yang sedang dalam proses pencatatan di BEI.

Berdasarkan sektor usahanya, energi menjadi kontributor terbesar dalam antrean penerbitan obligasi dengan porsi 45,5 persen atau sebanyak lima perusahaan. Posisi berikutnya ditempati sektor keuangan dan infrastruktur, yang masing-masing menyumbang 18,2 persen dari total pipeline.

Sedangkan sektor basic materials serta consumer non-cyclicals masing-masing menyumbang 9,1 persen dari total calon penerbit yang tengah bersiap masuk ke pasar obligasi.

Di sisi lain, aktivitas aksi korporasi melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue juga masih berjalan stabil.  "Sejak awal tahun hingga 17 Juli 2026, sebanyak 15 perusahaan telah merampungkan right issue dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp10,69 triliun," ungkap dia.

Saat ini, hanya tersisa satu perusahaan yang masih berada dalam antrean right issue. Emiten tersebut berasal dari sektor properti dan real estate, yang tengah menyelesaikan proses sebelum melaksanakan aksi korporasi di pasar modal.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21/10/2026 20:15 WIB
Transaksi QRIS Tengah Malam Bikin Curiga? BI Siapkan Langkah Tegas
Untuk mewujudkan hal tersebut, BI menyiapkan sejumlah langkah pengawasan, mulai dari penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), pemantauan transaksi secara berkelanjutan, penguatan akuntabilitas PJP, hingga peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
 
Nasional
21/10/2026 16:23 WIB
Perluas Peluang Karier Global, BINUS UNIVERSITY Luncurkan Joint Degree Global Business Chinese bersama South China University of Technology
Melalui program Joint Degree ini, mahasiswa Global Business Chinese yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh dua gelar akademik, yaitu Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari South China University of Technology.
 
Nasional
21/10/2026 11:24 WIB
Easycash dan Krom Bank Jalin Kemitraan Loan Channeling untuk Perluas Penyaluran Kredit
Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan mitra penyaluran kredit Krom Bank, sekaligus memperkuat kerja sama pendanaan institusional Easycash dengan sektor perbankan.
 
Nasional
19/10/2026 18:17 WIB
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
 
Nasional
16/10/2026 14:41 WIB
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
16/10/2026 14:06 WIB
CIMB Niaga Business Summit 2026: Wujudkan Visi Pertumbuhan Berkelanjutan Korporasi Indonesia
OCTOBIZ merupakan platform digital business banking yang dirancang untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang kompleks menjadi lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.
 
Nasional
16/10/2026 13:08 WIB
Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana NTT, Krom Bank Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Medis
Inisiatif ini diwujudkan melalui penyediaan dapur umum dan posko layanan medis guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.
Ad Placholder