Endang Muchtar
Kamis, 23 Juli 2026 - 12:27 WIB

Nanik S Deyang Lepas Jabatan Kepala BGN, CELIOS Pertanyakan Posisi Rangkapnya di Pertamina

Nanik Sudaryati Deyang. (Dok. Tiktiknol.id./ECONOMICZONE)
Nanik Sudaryati Deyang. (Dok. Tiktiknol.id./ECONOMICZONE)
Dummy

ECONOMIC ZONE -Nanik Sudaryati Deyang mundur sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Presiden sudah melantik Sudaryono, yang juga Wakil Menteri Pertanian, mengepalai lembaga pengelola makan bergizi gratis. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira mengkritik langkah Nanik. Ia menilai mundurnya Nanik sebagai Kepala BGN, tetapi tetap menjadi Komisaris PT Pertamina (Persero), tidak logis. 

Selain menganggap Nanik Deyang tidak konsisten tentang sikapnya, Bhima Yudhistira menilai mantan wartawan itu berada dalam tekanan dari berbagai arah, sampai akhirnya memilih pamit dengan alasan kesehatan. dikutip emitennews.com.

Bhima menganggap Nanik enggan mundur sebagai Komisaris Pertamina karena menerima gaji lebih besar dibandingkan ketika masih menjadi Kepala BGN. Karena itu, alasan Nanik mundur karena faktor kesehatan dianggap Bhima tidak logis.

Kepada Tribunnews.com di Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026), Bhima Yudhistira mengatakan, alasan kesehatan tidak logis karena Nanik melewati medical check up sebelum jadi Kepala BGN. Kemudian, tidak mundur sebagai Komisaris Pertamina juga tidak logis, yang menunjukkannya menjadi tidak konsisten. 

Berkaca dari penilaiannya tersebut, Bhima pun menganggap faktor Nanik mundur sebagai Kepala BGN bukanlah faktor kesehatan. Ia menduga Nanik mundur karena memperoleh tekanan dari Presiden Prabowo Subianto, dan juga masyarakat.

Menurut Bhima, Prabowo masih tetap ingin program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilaksanakan, tetapi berbanding terbalik dengan keinginan masyarakat. Nah, Nanik dinilai mundur karena menghadapi tekanan dari dua arah. Presiden ingin program terus berjalan, sedangkan masyarakat ingin agar MBG dihentikan dulu sejak mencuatnya kasus korupsi BGN.

Selain itu, Bhima juga menganggap Nanik Deyang berada di tengah konflik antara Polri dan TNI terkait pengelolaan program MBG. Dia menilai ketika ada gesekan antara Nanik dengan Polri ataupun TNI, dan ada kemungkinan akan dikriminalisasi.

"Nanik dikhawatirkan juga berada di arena konflik yang melibatkan polisi dan tentara. Sebagai sipil, ada risiko Nanik dikorbankan atau dikriminalisasi," tuturnya.

Bhima menyoroti soal upaya yang dilakukan BGN saat ini untuk mengevaluasi tata kelola MBG. Menurutnya, program Prabowo ini akan sulit untuk dibenahi karena permasalahan sudah dianggap kronis.

Seperti diketahui Nanik S. Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala BGN, dengan alasan kesehatan. Ia harus ke luar negeri untuk mengobati penyakit jantung yang menderanya. Pilihannya berobat ke Penang, Malaysia, bukan karena tidak percaya dengan tenaga medis, dan penanganan di dalam negeri. Ia mengaku segala sesuatu telah diurus, dan harus segera berangkat. 

Menariknya dalam uraian di media sosialnya, Nanik mengemukakan soal rencana pembentukan dewan pengawas untuk memastikan pelaksanaan MBG, program unggulan Presiden Prabowo itu, berjalan baik, dan benar, Presiden memintanya memegang posisi itu. 

 

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
Emas Perhiasan Bergerak Bervariasi, Kenali Untung-Ruginya Hari Ini
pergeseran nilai pada instrumen ini secara global terus dipengaruhi oleh dinamika permintaan industri perhiasan, pergerakan nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral terkait cadangan emas. Fluktuasi yang dinamis mengharuskan para pelaku pasar maupun konsumen retail untuk…
 
Nasional
3 jam yang lalu
Jejak Sejarah Piala Dunia Dari Uruguay Hingga Era 48 Tim (1)
mulai hari ini redaksi akan bedah tuntas ajang paling bergengsi di dunia Piala Dunia FIFA dalam artikel berseri terbaru! Yuk, baca Part pertama hingga akhir hanya di economiczone.id ini!  
 
Nasional
7 jam yang lalu
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional
BNI memperkuat program pencegahan stunting melalui sejumlah inisiatif sosial sepanjang 2026
 
Nasional
17 jam yang lalu
BNI Dukung Festival Seni MSI 2026, Dorong Ekonomi Kreatif
BNI mendukung Festival Seni & Bazaar Mitra Seni Indonesia (MSI) 2026
 
Nasional
20 jam yang lalu
LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Perkuat Organisasi melalui Sistem Meritokrasi yang Independen
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisioner LPS, termasuk Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS yang membidangi sumber daya manusia, hukum, keuangan, serta pembidangan internal lainnya.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Pantau Kurs Dolar AS BCA, BRI, Mandiri, BNI, dan Tren Rupiah Hari Ini  
Sementara itu, penguatan yang terjadi pada Selasa lalu adalah akibat adanya ekspektasi pasar akan Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate pada RDG bulan Juli 2026.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Mata Elang di Langit Hutan: Menhut Dorong Penggunaan Drone untuk Pengawasan Menjaga Lingkungan
Pemanfaatan teknologi drone juga dapat mendukung efektivitas kerja petugas di lapangan, khususnya dalam memantau kawasan rawan kebakaran hutan, perubahan tutupan lahan, aktivitas pembalakan liar, serta berbagai bentuk gangguan keamanan hutan.
Ad Placholder