Eko Sumardi
Senin, 14 April 2025 - 17:16 WIB

Menteri PU Apresiasi Dukungan  Media  Dalam Pembangunan Infrastruktur

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi sinergi Kementerian PU dan media massa. Ia berharap agar sinergi tersebut terus berjalan dengan baik dan harmonis demi kemajuan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

“Pemberitaan yang informatif rekan-rekan media telah menjadi jembatan penting antara kami dan masyarakat. Peran media sangat strategis dalam menyampaikan capaian dan harapan kami kepada publik,” ujar Menteri Dody  ketika berhalal bihalal bersama para wartawan di Pendopo Kementerian PU, Jumat (11/4/2025). Pada acara tersebut Menteri PU didampingi Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dan para  Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian PU.

Bagi Menteri PU, acara  halal bihalal tersebut menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling berinteraksi, berkomunikasi, berbagi dan bertukar informasi terutama tentang hal-hal yang berkaitan tugas pokok dan fungsi Kementerian PU dalam membangun infrastruktur di Indonesia.

Menteri Dody juga bersyukur pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan lancar dan aman. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak. Termasuk media massa yang terus menyampaikan informasi yang akurat. Informasi media massa yang akurat  telah membantu masyarakat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media atas dukungannya kepada Kementerian Pekerjaan Umum tidak hanya dalam momen mudik Lebaran ini, melainkan dalam setiap pelaksanaan tugas pembangunan infrastruktur,” tambah Menteri Dody.

Ketika disinggung terkait rencana relaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto, Menteri PU mengaku belum mendapat arahan khusus dari Presiden.  Rencana pelonggaran persentase TKDN tersebut masih dibahas lebih lanjut antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Kalau urusan TKDN, itu pengampunya Kementerian Perindustrian. Itu lagi didiskusikan Kementerian Perindustrian dengan Ditjen Bina Konstruksi terkait detailnya seperti apa,” jelas Dody.

Meski demikian lanjut Dody, ia memastikan komponen TKDN bakal dikurangi. Namun pengurangan tersebut tak bakal berdampak banyak  terhadap biaya investasi pada sektor konstruksi.

Ia menambahkan, rencana relaksasi tersebut  dilakukan dalam rangka efisiensi yang dilakukan pemerintah agar biaya investasi tidak naik, kemudian pekerjaan lebih efektif, lebih efisien. Hanya saja detilnya masih didiskusikan dengan Kementerian Perindustrian. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
26/07/2026 08:45 WIB
Pulangkan Jagoan Tuan Rumah, Fajar/Fikri Terbang ke Final China Open 2026
Harapannya besok Fajar/Fikri berhasil meraih juara dengan mengalahkan lawannya.
 
Nasional
26/07/2026 07:01 WIB
Hari Mangrove Sedunia Jadi Momentum BNI Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan dan Ekonomi Pesisir
BNI menegaskan komitmennya mendukung pelestarian ekosistem pesisir melalui rehabilitasi mangrove yang sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat
 
Nasional
25/07/2026 10:21 WIB
Era Baru Dimulai 26 Pemain Siap Jawab Ambisi Juara John Herdman di Piala AFF 2026
Racikan ini dinilai krusial demi membawa Merah Putih berbicara banyak dan berburu takhta juara di turnamen regional ini.
 
Nasional
25/07/2026 06:00 WIB
Exploration Day DBS Buka Wawasan Anak-anak Komunitas Pemulung Lewat Wisata Edukasi
Hari Anak Nasional, DBS & Mahija bawa 80 anak pemulung jelajahi sejarah Jakarta. Dari pemukiman ke museum, inilah kisahnya.
 
Nasional
24/07/2026 14:41 WIB
Naik Kelas Bersama Sequis SHEPRENEUR: Saatnya Wirausaha Perempuan Kuasai Keuangan
Sepanjang bulan Juli – Agustus 2026, Sequis SHEPRENEUR Learning Series menghadirkan berbagai kelas dan workshop mengenai manajemen bisnis, personal branding, pemanfaatan digital dan dilengkapi dengan literasi keuangan dari praktisi berpengalaman dibidangnya.
 
Nasional
24/07/2026 13:53 WIB
OJK Tindak Tegas Kredivo & KrediFazz soal Kasus Penagihan Purworejo
Berdasarkan penjelasan awal yang disampaikan kepada OJK, konsumen yang bersangkutan merupakan pengguna aplikasi Kredivo, sedangkan fasilitas pinjaman tunai yang menjadi objek permasalahan merupakan produk KrediFazz yang dipasarkan melalui aplikasi tersebut.
 
Nasional
24/07/2026 13:03 WIB
Bongkar Jaringan Internasional! Kemenhut Seret Tersangka Perdagangan Sisik Trenggiling Semarang ke Kejaksaan
Penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II dilakukan setelah berkas perkara perdagangan satwa liar dilindungi tersebut dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
Ad Placholder