Endang Muchtar
Kamis, 04 Juni 2026 - 11:21 WIB

Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bagi masyarakat Jakarta, saat ini kawasan Glodok dikenal sebagai sentra elektronik dan area cagar -budaya masyarakat Tionghoa. Terdapat pusat perbelanjaan megah yang menjual aneka elektronik hingga banyak ruko yang tutup dan hampir tidak ada pembeli yang datang.

Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.

Sejarah Glodok sempat bersinar di era Belanda. Berdasarkan buku Betawi Queen of the East, Alwi Shahab (2002:70-75), pada tahun 1741, Belanda membuat pemukiman khusus untuk masyarakat Tionghoa.

Namun, sejarah pecinan Glodok di Jakarta ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Ada kisah kelam mengenai suku Tionghoa di Batavia, yang melatarbelakangi didirikannya Glodok.

Seiring perkembangan zaman, pusat perdagangan elektronik saat ini masih beroperasi. Glodok juga dikenal sebagai tempat wisata pecinan Jakarta paling tua hingga menjadi tempat berburu kuliner makanan-makanan Tionghoa-Indonesia.

Sayang, beberapa pemilik toko elektronik enggan dimintai tanggapan mengenai aktivitasnya. Petugas lainnya yang berjaga menjelaskan bahwa memang ada kebijakan yang berbeda antara pengelola gedung dan barisan ruko di bawahnya. Kalaupun ditemukan adanya pelanggaran pada toko di barisan ruko, maka itu di luar tanggung jawab pengelola gedung.  

"Dulu pas di sini masih jaya-jayanya, ada kali dapat hingga Rp20 juta, sekarang mau Rp3 juta saja susah, kadang Rp1 juta saja juga susah," terangnya, salah satu pedagag yang tidak mau disebut identitasnya. 

Di tokonya, harga CCTV dibanderol mulai dari Rp150.000 hingga Rp1 juta. Harga tersebut belum termasuk ongkos pemasangan dan lain-lain. Bahkan, harga-harga CCTV di tokonya sudah mengalami kenaikan sekitar Rp50.000, efek dari kenaikan harga komponen yang masih impor dan pelemahan rupiah.

"Iya, memang naik harganya, ya sekitar Rp50.000, tergantung jenis CCTV-nya, karena kan komponennya masih impor dan ditambah rupiah melemah terus," ungkapnya

Pertumbuhan pesat pangsa pasar e-commerce di Indonesia memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Mengutip MARS sebagai salah satu institut riset Indonesia, dengan jumlah pengguna internet yang mencapai angka 90,5 juta jiwa atau sekitar 35,4% dari total penduduk di Indonesia, pasar e-commerce menjadi tambang emas yang sangat menggoda bagi sebagian orang yang bisa melihat potensi ke depannya.

Dampak dari situasi tersebut salah satunya bisa dilihat dari kondisi Pasar Glodok yang dulu terkenal sebagai pusat elektronik di Jakarta saat ini cukup memperihatinkan. Lantaran semakin hari semakin sepi ditinggal pembeli, banyak pemilik toko yang kemudian memilih menutup kiosnya.

Sementara kios-kios kecil yang biasa menempati selasar blok pasar, malah sebagian besar sudah ditempeli stiker agen properti dengan label 'dijual'.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17/06/2026 18:41 WIB
U by Prodia Gandeng blu by BCA Digital, Hadirkan Fitur Layanan Kesehatan
Kerja sama ini ditandai dengan hadirinya fitur digital payment U-aang powered by blu sebagai metode pembayaran baru di U by Prodia.
 
Nasional
17/06/2026 16:42 WIB
Badak LNG Cetak Kinerja Melebihi Target Produksi di Tengah Turunnya Pasokan Gas
Keberhasilan menjaga tingkat produksi turut mendorong capaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan sebesar 107,16% pada 2025.
 
Nasional
16/06/2026 11:11 WIB
Kerusuhan Agustus 2025 Dan Teori Sosial Baru Yang Menjelaskannya
Dalam waktu yang sangat singkat, seorang anak muda yang sebelumnya tak dikenal berubah menjadi simbol nasional.
 
Nasional
15/06/2026 16:36 WIB
Solusi Cucian Menumpuk Ibu Rumah Tangga Terbantu Keberadaan Usaha Loundry
Bagi orang tua yang sibuk, sering kali cucian menumpuk dan tidak selesai tepat waktu, meninggalkan rasa frustasi.
 
Nasional
15/06/2026 09:54 WIB
Pelari Asal Kenya Mendominasi Juara BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026
Sebelumnya pelari-pelari asal Kenya mendominasi lomba nomor terbuka di Jakarta Marathon 2016, memenangi lomba kategori maraton penuh (42 km) dan setengah maraton (21 km) putra dan putri pada Minggu.
 
Nasional
15/06/2026 08:49 WIB
Menuju Marathon Kelas Dunia BTN Jakim 2026 Tembus 45 Ribu Peserta
Tingginya partisipasi peserta tidak hanya menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, tetapi juga mempertegas posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang makin diperhitungkan di tingkat internasional.
 
Nasional
15/06/2026 05:29 WIB
Dukung Kampanye Go Green di Lingkungan Sekolah, Bank Mandiri Taspen Serahkan Bantuan Mesin Air Siap Minum ke SMA Dharma Wanita 1 Pare
Bank Mandiri Taspen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin air minum gratis siap konsumsi senilai Rp 42,4 juta untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
Telkomsel