Hendra Wiradi
Senin, 25 Maret 2024 - 20:57 WIB

Perluasan Layanan Sistem Pembayaran Kunci Transformasi Digital ARTAJASA Dalam Meningkatkan Customer Experience

Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 25 Maret 2024 – Pesatnya laju pertumbuhan digital dewasa ini, mendorong pelaku sistem pembayaran untuk terus berinovasi mengembangkan layanan keuangan digital yang dapat diakses oleh berbagai segmen.

Untuk itu, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (ARTAJASA), perusahaan penyedia infrastruktur sistem pembayaran terdepan di Indonesia, turut memperkuat berbagai layanan sistem pembayaran yang dikelolanya sebagai dukungan dalam perluasan akses digital sistem pembayaran menuju level yang lebih tinggi.

Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, yang menyoroti 3 tren digitalisasi di sektor keuangan, yaitu digitalisasi di sistem pembayaran, digitalisasi di perbankan juga industri keuangan serta digitalisasi melalui konektivitas cross-border payments.

President Director ARTAJASA, Armand Hermawan, menjelaskan, "Berbekal pengalaman hampir 25 tahun melayani berbagai institusi perbankan dan keuangan untuk layanan Switching, diantaranya ATM Bersama, Debit GPN, QRIS, dan terkoneksi ke 98 bank, dan lebih dari 82 ribu terminal ATM, serta terhubung dengan 31,44 juta merchant QRIS dan juga terhubung dengan lebih dari 300 institusi di berbagai industri untuk layanan Payment, ARTAJASA mengedepankan semangat dan terobosan baru dalam sistem pembayaran untuk inovasi perluasan layanannya menjadi solusi managed service (layanan terkelola secara terintegrasi) yang bertujuan memberikan customer experience yang lebih baik dan terpadu dalam melakukan transaksi digital keuangan.

" Solusi layanan terkelola yang dimiliki ARTAJASA mencakup layanan secara end-to-end dari mulai Front - End, seperti pengelolaan perangkat / channel, seperti ATM, EDC, Internet Banking, Mobile Banking, E-KYC, aplikasi pengelolaan kasir secara digital dan program loyalti, hingga layanan Back-End, seperti sistem Middleware, Fraud Detection System, Third-Party Card Management (TPCM), Third-Party Processor (TPP), serta Processing Credit Card & Debit Card yang telah terhubung ke prinsipal internasional.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, mencermati kebutuhan tantangan digitalisasi yang terjadi di semua Industri khususnya retail, ARTAJASA menghadirkan layanan aplikasi pengelolaan kasirsecara digital yang dapat mendukung kebutuhan bisnis merchant dalam mengelola inventory yang terintegrasi dengan sistem pembayaran hingga penyediaan laporan keuangan harian.

Sementara itu, ARTAJASA juga menghadirkan layanan Fraud Detection System yang menyediakan pemantauan transaksi secara real-time sebagai upaya dalam mengurangi fraud dalam transaksi keuangan.

Armand menambahkan bahwa, “Solusi layanan terkelola ini hadir dalam upaya membangun ekosistem sistem pembayaran yang lebih luas dengan didukung oleh pemenuhan SLA sesuai dengan yang diharapkan pelanggan guna menjamin customer experience yang lebih baik lagi. Untuk menyediakan customer experience yang lebih baik dalam sistem pembayaran, kami perlu sinergi dengan regulator dan kolaborasi dengan institusi dari berbagai industri “

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/06/2026 14:51 WIB
Krom Bank Catat 1 Juta Rekening Hingga DPK Tembus Rp10 Triliun
Selain mencatat pertumbuhan jumlah rekening dan DPK, Krom juga menyatakan mampu mempertahankan profitabilitas secara konsisten sejak beroperasi sebagai bank digital.
 
Nasional
04/06/2026 14:00 WIB
Pemerintah Klim Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22%
Lonjakan penerimaan itu turut mendorong keseimbangan primer bulan Mei kembali ke zona positif.
 
Nasional
04/06/2026 11:21 WIB
Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 
Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.
 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
Telkomsel