Endang Muchtar
Jumat, 30 Januari 2026 - 14:17 WIB

Generali Indonesia Hadirkan Asuransi Jiwa GEN Prime LinkTawarkan Bonus Proteksi hingga 200 Persen

Presdir and CEO Rebecca Tan (tengah) Director and Chief Agency Officer Jutany Japit (kanan), dan Chief Product Management & Marketing Officer Jong Wie Siu
Presdir and CEO Rebecca Tan (tengah) Director and Chief Agency Officer Jutany Japit (kanan), dan Chief Product Management & Marketing Officer Jong Wie Siu
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia meluncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link (PAYDI) yang memberikan proteksi hingga usia 99 tahun dengan masa bayar singkat. Produk ini mengalokasikan dana investasi 100 persen tanpa potongan biaya asuransi sehingga tidak mengurangi nilai perlindungan.

GEN Prime Link dilengkapi bonus manfaat asuransi hingga 200 persen dari premi dasar berkala tahun pertama serta dapat ditambah manfaat kesehatan, seperti rawat inap, rawat jalan, dan perlindungan penyakit kritis. Skema ini dirancang untuk memberikan kepastian proteksi sekaligus fleksibilitas sesuai kebutuhan nasabah.

Dari sisi investasi, GEN Prime Link menyediakan pilihan dana sesuai profil risiko, mulai dari cash fund, fixed income, hingga equity fund. Produk ini ditujukan untuk mendukung berbagai tujuan finansial jangka panjang, termasuk pendidikan, akumulasi aset, perencanaan usaha, dan persiapan masa depan. 

Kebutuhan finansial selalu berubah di setiap fase kehidupan. Di setiap tahapan hidup, kebutuhan akan persiapan finansial kian tinggi, mulai dari persiapan berkeluarga, pendidikan anak, memulai bisnis, hingga persiapan dana pensiun serta persiapan warisan. Sejalan dengan hal ini, di tengah ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya tekanan biaya hidup, masyarakat Indonesia semakin menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih matang. Hasil survei Consumer Sentiment 2024 dari TGM Research mengungkapkan bahwa kekhawatiran utama konsumen Indonesia adalah keamanan finansial1, dan terkait dengan hal ini, hasil dari survei lain menyebutkan setidaknya 64,12% masyarakat telah berencana membeli asuransi pribadi2.

Di sisi lain, keberhasilan perencanaan finansial di setiap tahap kehidupan juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang saat ini diproyeksikan terus berakselerasi.

Outlook perekonomian di tahun 2026 menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,2%, dengan suku bunga acuan berada dikisaran 4% dan inflasi terjaga di level 2,5%3.

Dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih seimbang sertadukungan belanja fiskal dan kebijakan moneter yang kondusif, tahun 2026 menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi sebagai strategi menyiapkan kebutuhan finansial jangka panjang.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
6 jam yang lalu
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
Budaya Mandi dan Pentingnya Arus Air Stabil bagi Kesehatan
 
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Sikapi Perbedaan soal Polemik Aturan Outsourcing Antara Buruh dan Pengusaha
Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7/2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diterbitkan Menaker Yassierli menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, awal Mei lalu.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Industri Kosmetik Menghadapi Jalan Buntu Diproyeksikan Melampaui US$10 Miliar pada 2026.
Ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor hingga potensi kenaikan harga, seiring tekanan geopolitik yang belum mereda menjadi hambatan nyata untuk mencapai potensi besar tersebut.
 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
06/05/2026 15:24 WIB
Perry Ambil Langkah BI Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Berkaitan dengan dua hal penting mengenai nilai tukar usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka Selasa (5/5/2026).
 
Nasional
06/05/2026 14:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I/2026 Mencapai 5,61% (yoy), Tertinggi Sejak Kuartal I/2013
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan realisasi belanja APBN hingga Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4 persen.
 
Nasional
06/05/2026 11:18 WIB
Aksi Nyata Canon: Ubah Sampah Botol Tinta Plastik Menjadi Harapan bagi Anak Prasejahtera
Bekerja sama dengan ATMI Recycle Studio dan didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ), inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus memberikan kontribusi edukatif bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Telkomsel