Endang Muchtar
Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:48 WIB

Hadapi Dinamika Makroekonomi, Mirae Asset Rilis 5 Strategi Baru MAIA

Foto/dok. Mirae Asset/ECONOMICZONE
Foto/dok. Mirae Asset/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkenalkan lima strategi baru pada fitur MAIA di aplikasi M-STOCK sebagai bagian dari evolusi MAIA sebagai Artificial Intelligence (AI) Trading Assistant untuk transaksi saham.

Simon Gunawan Sinaga, Head of Business Development Mirae Asset, mengatakan investor dapat memanfaatkan volatilitas pasar dengan bantuan strategi-strategi baru MAIA yang dirancang untuk berbagai karakter transaksi nasabah, terutama di saat menghadapi dinamisnya makroekonomi.

“Lima strategi baru MAIA ini tersedia bagi seluruh pengguna M-STOCK, baik investor pemula maupun trader berpengalaman, agar mereka dapat menyesuaikan pendekatan investasi dengan karakter dan tujuan trading masing-masing,” ujar Simon dalam acara Media Day: Oktober 2025 by Mirae Asset, hari ini, Kamis, 16 Oktober 2025.

Dia menambahkan bahwa MAIA membantu menyederhanakan proses transaksi sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif, efisien, dan personal bagi pengguna. Dengan tambahan strategi baru ini, total terdapat enam strategi yang dapat diakses langsung melalui fitur MAIA di aplikasi M-STOCK.

Bagi investor yang mengutamakan stabilitas, strategi Market Neutral cocok untuk digunakan, dengan tingkat pengembalian (annual percentage yield/APY) global 22,67% dan rasio menang-kalah (W/L) 90%.

Bagi yang ingin hasil lebih agresif, tersedia Market Neutral Aggressive, sementara untuk gaya trading jangka menengah, Swing Strategy mencatat APY tertinggi 35,8% dengan W/L ratio 90%. Untuk trader aktif, strategi HFT Scalp, Ultra Scalp, dan Ultra Scalp Max Allocation menawarkan peluang cepat dengan APY hingga 35,74% dan W/L hingga 70%.

Simon menilai strategi MAIA dapat diterapkan di berbagai kondisi pasar, terutama ketika volatilitas diperkirakan meningkat dalam waktu dekat.

Pada kesempatan yang sama, Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, menilai bahwa meski volatilitas pasar berpotensi meningkat, prospek pasar saham Indonesia masih positif, didukung arah kebijakan fiskal yang lebih pro-pertumbuhan dan fundamental makroekonomi yang solid.

Dia menilai penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan mengubah fokus kebijakan ke arah pertumbuhan ekonomi yang lebih agresif, tetapi tetap perlu menjaga disiplin fiskal. “Investor perlu tetap adaptif terhadap dinamika global dan domestik. Secara umum, prospek pasar masih menarik,” ujar Rully.

Dia menjelaskan koreksi pasar saham saat ini dipengaruhi oleh perhatian pelaku pasar terhadap faktor makroekonomi global dan domestik seperti meningkatnya ketidakpastian global, naiknya harga emas, serta arus modal asing keluar dari pasar obligasi sebesar Rp45,8 triliun pada September–Oktober.

Meskipun demikian, sejak awal tahun pasar saham masih mencatatkan net buy asing.

Dalam kondisi tersebut, Tim Riset Mirae Asset merekomendasikan strategi buy on weakness, khususnya pada saham TLKM, TOWR, MTEL, JPFA, KLBF, dan BRPT, dengan potensi pemulihan sentimen dikuartal IV/2025 seiring penurunan suku bunga dan stabilitas nilai tukar.

2 Mirae Asset

Simon juga menambahkan bahwa perusahaan terus memperkuat kualitas layanan, pengalaman nasabah, dan keamanan platform melalui, Pertama, evaluasi layanan secara menyeluruh dan berkoordinasi erat dengan otoritas serta regulator.

Kedua, peningkatan sistem keamanan berlapis, termasuk penerapan dua langkah otentikasi (two-factor authentication/2FA) untuk akses melalui perangkat berbeda. Ketiga, edukasi berkelanjutan kepada nasabah, agar senantiasa menjaga kerahasiaan password, PIN, dan OTP.

Mirae Asset menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan dan menyerap aspirasi nasabah melalui berbagai kanal, seperti Customer Service, Investment Specialist di Office Education (OE), serta tim penjualan di seluruh divisi Mirae Asset.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
BNI Hadirkan Ekosistem Keuangan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperluas akses layanan keuangan digital bagi mahasiswa Indonesia yang akan menempuh pendidikan di Hong Kong
 
Nasional
3 jam yang lalu
BNI Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Mahasiswa Indonesia Tempuh Studi di Hong Kong
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan bagi mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Hong Kong melalui kolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia Hong Kong atau PPI-HK
 
Nasional
5 jam yang lalu
Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi
Sebanyak 30.203 Debitur BTN Mengikuti Akad secara Langsung dan Daring
 
Nasional
02/08/2026 20:27 WIB
BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
BNI mendukung pelaksanaan akad massal bagi 62.710 debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
 
Nasional
02/08/2026 20:08 WIB
Cerita BNI Dampingi Nasabah Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
BNI sebagai salah satu bank penyalur KPR subsidi terus mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyediaan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah
 
Nasional
01/08/2026 16:21 WIB
Laporan Keuangan Telkom Semester I 2026: Akselerasi Transformasi TLKM 30: Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026
Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY.
 
Nasional
31/07/2026 12:47 WIB
CIMB Niaga Apresiasi Nasabah dan Seniman Musik Tanah Air Melalui Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia “Simfoni Suara Hati”
Mengusung tema Simfoni Suara Hati, konser ini menghadirkan kolaborasi komposer terkemuka Andi Rianto & Magenta Orchestra dengan para musisi lintas generasi.
Ad Placholder