Roni Mawardi
Senin, 03 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Bersama Danantara, BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Foto/Dok-BTN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BTN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Batang, 30 Juli 2026 – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin pembiayaan rumah subsidi nasional dengan menjadi bank penyalur terbesar dalam Akad Massal KPR Rumah Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Sebanyak 30.203 debitur BTN mengikuti akad secara langsung dan daring dari berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menempatkan BTN sebagai kontributor terbesar di antara bank-bank penyalur dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan siaran pers resmi BP Tapera, akad massal kali ini melibatkan 62.710 debitur KPR Sejahtera FLPP, terdiri atas 200 debitur yang hadir langsung dan 62.510 debitur yang mengikuti secara daring. Akad dilaksanakan serentak di sedikitnya 130 titik pada 372 kabupaten dan kota di 36 provinsi.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa perumahan merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat. Presiden mendorong pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja lebih cepat, memperkuat kerja sama, serta mencari terobosan baru dalam meningkatkan penyediaan rumah layak bagi rakyat.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pencapaian BTN sebagai penyalur terbesar dalam akad massal tersebut tidak terlepas dari dukungan Danantara Indonesia yang terus memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan nasional. Sinergi tersebut mempererat keterhubungan antara kebijakan pemerintah, pembiayaan, pengembang, dan seluruh pelaku industri sehingga semakin banyak masyarakat dapat mengakses hunian yang layak dan terjangkau.

“Pencapaian BTN sebagai penyalur terbesar dalam akad massal ini merupakan hasil kerja bersama. Dukungan Danantara Indonesia dalam memperkuat kolaborasi ekosistem perumahan nasional membuat sinergi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh pelaku industri semakin solid. Kolaborasi inilah yang memperluas kapasitas BTN dalam menghadirkan pembiayaan rumah yang lebih mudah dijangkau masyarakat,” ujar Nixon di Batang, Kamis (30/7).

Menurut Nixon, akad massal tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. BTN mengambil peran sebagai penyedia pembiayaan dan layanan, sementara dukungan Danantara memperkuat integrasi ekosistem sehingga sisi permintaan dan penyediaan rumah dapat tumbuh secara beriringan.

“Keikutsertaan 30.203 debitur BTN menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang layak dan terjangkau. Kami akan terus mempercepat layanan, memperluas akses pembiayaan, dan menjaga kualitas penyaluran agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki rumah pertama,” kata Nixon.

Akad massal tersebut berlangsung di tengah meningkatnya realisasi pembiayaan rumah subsidi nasional. Hingga 29 Juli 2026, BP Tapera mencatat penyaluran FLPP telah mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp14,76 triliun yang disalurkan melalui 43 bank penyalur.

Berdasarkan paparan Kementerian PKP per 29 Juli 2026, BTN telah menyalurkan 55.766 unit KPR FLPP, tertinggi di antara seluruh bank Himbara. Sementara itu, PT Bank Syariah Nasional (BSN) mencatat penyaluran 28.282 unit. Dengan demikian, BTN dan BSN secara bersama-sama telah menyalurkan 84.048 unit rumah subsidi melalui layanan konvensional dan syariah, memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah yang terjangkau.

Salah satu penerima manfaat BTN yang menerima kunci rumah secara simbolis adalah Sutam Sapto Wibowo, pengemudi ojek online asal Kabupaten Bantul. Sutam memperoleh rumah dengan cicilan sekitar Rp1,05 juta per bulan. Selain pengemudi ojek online, penerima manfaat dalam akad massal ini juga berasal dari berbagai profesi, antara lain guru, perawat, pemuka agama, buruh, pedagang, asisten rumah tangga, anggota TNI dan Polri, hingga pelaku usaha kecil.

Perkuat Ekosistem dari Permintaan hingga Pasokan

Selain menyalurkan KPR kepada masyarakat, BTN juga memperkuat sisi penyediaan rumah melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Berdasarkan paparan Kementerian PKP, realisasi KPP BTN hingga 29 Juli 2026 telah mencapai sekitar Rp4,39 triliun untuk mendukung pembiayaan pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pelaku usaha lain dalam rantai pasok perumahan.

“Melalui KPR, BTN membantu masyarakat memiliki rumah. Melalui KPP, kami membantu pengembang dan pelaku usaha meningkatkan pasokan hunian. Dukungan Danantara memperkuat sinergi tersebut sehingga pembangunan ekosistem perumahan dapat berjalan lebih terintegrasi, mulai dari sisi pembiayaan hingga penyediaan rumah,” ujar Nixon.

BTN juga mempermudah masyarakat menemukan hunian melalui balé Properti, layanan digital yang menyediakan informasi pilihan rumah, harga, lokasi, simulasi cicilan, hingga akses pengajuan KPR dalam satu ekosistem.

“Menjadi penyalur terbesar bukan tujuan akhir. Yang terpenting adalah semakin banyak keluarga Indonesia dapat menemukan rumah yang sesuai, memperoleh pembiayaan dengan mudah, dan benar-benar menghuni rumah yang layak serta terjangkau. Itulah komitmen yang terus kami jaga bersama seluruh mitra dalam ekosistem perumahan,” pungkas Nixon.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Rania Balqis dari Jakarta Barat Raih Juara 3 dalam Kompetisi IPS DKI Jakarta 2026
Final Kompetisi Ilmu Pengetahuan Sosial (KIPS) Tingkat Provinsi DKI Jakarta resmi rampung setelah digelar pada Sabtu (31/10/2026) di SMPN 115 Jakarta
 
Nasional
30/10/2026 20:39 WIB
Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026
Pengakuan ini mencerminkan peran strategis tim legal dalam mengawal transformasi bisnis, memperkuat kepatuhan, dan mendorong inovasi layanan hukum berbasis digital.
 
Nasional
30/10/2026 17:36 WIB
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan terintegrasi, mulai dari pengelolaan operasional hingga proses pembelajaran.
 
Nasional
30/10/2026 11:13 WIB
Lampaui Target 2025, Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 Triliun!
Pemerintah mencatat sekitar 68% pembiayaan kredit program mengalir ke sektor produktif, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 2,14%.
 
Nasional
29/10/2026 17:18 WIB
Telin Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Melalui dua sesi diskusi, Telin berbagi perspektif mengenai kedaulatan teknologi Indonesia serta pengembangan ekosistem digital di skala global
 
Nasional
29/10/2026 15:31 WIB
Dirut Telkom di DTIIF 2026: Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan
Penguatan konektivitas, komputasi, dan ekosistem AI menjadi kunci menangkap peluang industri global melalui pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
 
Nasional
28/10/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Rilis Perolehan Keuangan Sembilan Bulan Pertama 2026
Total kredit/pembiayaan tumbuh 6,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp242,6 triliun, sementara current account and savings account (CASA) meningkat 4,4% YoY menjadi Rp197,0 triliun. Laba sebelum pajak konsolidasian tercatat sebesar Rp5,8 triliun, dan menghasilkan earnings…
Ad Placholder