Endang Muchtar
Kamis, 30 Juli 2026 - 18:26 WIB

Mesin Pertumbuhan Anyar Berjalan, GOTO Pastikan Target EBITDA 2026 Tak Goyah

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp607,49 miliar pada semester I-2026. Angka ini berbalik dari posisi rugi Rp580,01 miliar pada paruh pertama 2025 atau naik Rp1,18 triliun YoY.

Laba per saham dasar (EPS) juga berbalik positif menjadi Rp0,57 dari sebelumnya rugi Rp0,55 per saham. Dalam terbitan laporan kinerja per 30 Juni 2026 pada Rabu (29/7/2026) GOTO ditopang pendapatan bersih Rp10,99 triliun, naik 28,4% YoY dari Rp8,55 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan Q2-2026 tembus Rp1,0 triliun, melonjak 137% YoY. Ini kali pertama EBITDA kuartalan GoTo menembus Rp1 triliun. 

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo, mengatakan struktur komisi baru mulai berlaku pada 1 Juli 2026 sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 532 Tahun 2026. Kebijakan tersebut berlaku untuk bisnis transportasi roda dua Gojek yang berkontribusi sekitar 7% terhadap pendapatan bersih Grup.

"Dampak dari perubahan komisi ini akan terlihat pada laporan keuangan kuartal ketiga. Namun, setelah satu bulan berjalan, kondisi bisnis tetap stabil," ujar Hans, Rabu (29/7/2026). Hans menjelaskan, GoTo telah melakukan penyesuaian untuk mengantisipasi dampak kebijakan tersebut. Perseroan tetap mempertahankan panduan EBITDA Grup yang disesuaikan untuk sepanjang 2026 di kisaran Rp3,2 triliun-Rp3,4 triliun.

Perseroan juga menaikkan proyeksi kinerja bisnis Fintech menjadi Rp1,7 triliun-Rp1,8 triliun dari sebelumnya Rp1,4 triliun-Rp1,5 triliun. Sebaliknya, panduan kinerja bisnis On-demand Services diturunkan menjadi Rp1,4 triliun-Rp1,5 triliun dari sebelumnya Rp1,7 triliun-Rp1,8 triliun. "Kami memperkirakan kontribusi dari bisnis On-demand Services akan berkurang, sementara bisnis Fintech akan memberikan kontribusi lebih besar," kata Hans.

Pada kuartal II-2026, GoTo membukukan laba bersih Rp252 miliar, melanjutkan kinerja positif setelah mencetak laba bersih Rp171 miliar pada kuartal I-2026. Perseroan juga mencatatkan Gross Transaction Value (GTV) inti sebesar Rp164 triliun, meningkat 83% secara tahunan. Sementara itu, pendapatan bersih naik 31% year on year (YoY) menjadi Rp5,7 triliun.

GoTo menyebut pertumbuhan tersebut didukung oleh kinerja bisnis Fintech melalui layanan GoPay dan On-demand Services yang mencakup layanan transportasi roda dua, roda empat, serta layanan pengantaran.

Kinerja kedua lini bisnis tersebut turut mendorong EBITDA Grup yang disesuaikan meningkat 137% YoY hingga melampaui Rp1 triliun untuk pertama kalinya. "Bisnis Fintech kami juga terus menunjukkan kinerja yang unggul. Kini, profitabilitasnya telah melebihi bisnis On-demand Services untuk pertama kalinya. Hal ini menunjukkan kekuatan dan keseimbangan ekosistem kami," ujar Hans.

Seiring berkembangnya ekosistem, GoTo akan terus berinvestasi untuk mendukung pelanggan dan mitra pengemudi Gojek melalui perluasan Program Apresiasi Mitra, mulai dari BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, beasiswa, hingga program umrah gratis. "Bagi kami, kesuksesan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemajuan seluruh pihak di dalam ekosistem GoTo," tutup Hans.

Sebagai informasi, pemerintah resmi memberlakukan kebijakan komisi aplikasi sebesar 8% sejak 1 Juli 2026. Dalam skema baru tersebut, aplikator menerima potongan aplikasi sebesar 8% dari biaya perjalanan, sedangkan 92% menjadi pendapatan mitra pengemudi. GoTo menilai penyesuaian tersebut dapat dikelola sehingga keseimbangan ekosistem bisnis tetap terjaga.

TAGS
  1. goto
  2. EBITDA ,
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder