Endang Muchtar
Jumat, 22 Agustus 2025 - 23:13 WIB

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,4% di 2026, Menuju Ambisi Prabowo 8%

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,4% di tahun 2026. Target tersebut menjadi langkah awal yang penting dan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi sebagai pijakan menuju skenario jangka menengah. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR di Jakarta pada Jumat (22/08).

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,4% di tahun 2026 menjadi langkah awal yang sangat penting dan strategis di dalam rangka kita untuk terus memacu optimisme skenario untuk mencapai 8%,” ungkap Menkeu.

Target ini ditempuh dengan penuh kehati-hatian. Menkeu mengatakan, dalam target pertumbuhan ekonomi yang tinggi selalu ada baseline dan downside risk yang menyertai.

“Namun kita juga tahu selalu bahwa di dalam growth target yang tinggi selalu ada apa yang disebut baseline dan downside risk yang harus kita perhatikan, sehingga kita mampu untuk menjaga momentum pertumbuhan tanpa kehilangan kredibilitasnya dan tetap ditopang dengan langkah-langkah yang memang konsisten untuk mencapainya,” jelas Menkeu.

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun 2026, Kementerian Keuangan bekerja sama erat dengan seluruh anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Fokus utama kebijakan adalah menciptakan kondisi ekonomi yang tidak hanya stabil, tetapi juga bisa menstimulasi pertumbuhan.

Langkah konkret yang ditempuh meliputi diversifikasi instrumen fiskal, dari sisi belanja negara, pembiayaan, juga instrumen dari sisi penerimaan seperti instrumen pajak untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

“Jadi memang dalam hal ini tugas kami adalah berat di dua sisi yang sangat ekstrem. Di satu sisi menaikkan penerimaan pajak, di sisi lain mendukung iklim investasi untuk terciptanya growth yang lebih tinggi. Ini akan kami jaga secara hati-hati, balance di antara dua tujuan yang sama sekali berbeda,” pungkas Menkeu.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24 jam yang lalu
85% Konektivitas Pulih, TelkomGroup Terus Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT
Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome terdampak berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam
 
Nasional
24 jam yang lalu
BNI Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)
 
Nasional
15/08/2026 18:40 WIB
BNI Tegaskan Informasi Undian HUT RI ke-81 yang Catut rejeki wondr adalah Hoaks
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu yang mengatasnamakan perseroan terkait program 'Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah' dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia yang beredar di media sosial
 
Nasional
15/08/2026 18:36 WIB
Perluas Dukungan untuk Ekosistem Transaksi Kampus, BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU)
 
Nasional
15/08/2026 18:15 WIB
BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat
BNI memperkuat dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah melalui partisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026.
 
Nasional
14/08/2026 18:22 WIB
Momen Akrab di DPR: Jokowi Acungkan Jempol untuk Prabowo Usai Pidato Kenegaraan
Karena itu, gestur Jokowi dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi singkat yang tidak membutuhkan kata-kata.
 
Nasional
14/08/2026 17:58 WIB
Sinergi Telkom Bersama Danantara, Prospek Pasar Segmen Enterprise Telkom Diperkirakan Tumbuh Hingga 30%
Penguatan organisasi, tata kelola, dan penyederhanaan proses bisnis untuk menghadirkan solusi digital end-to-end bagi berbagai sektor
Ad Placholder