Endang Muchtar
Kamis, 13 Oktober 2022 - 20:32 WIB

Adu Saing Emiten Media Grup Emtek (SCMA) & MNC (MNCN)

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Meskipun kehilangan sedikit porsi pangsa pemirsa prime time September, SCMA masih mempertahankan posisi dominannya di 40.3% (vs. 40.9% pada Agustus). Sementara itu, MNCN membukukan peningkatan pangsa pemirsa prime time menjadi 35.4% (vs 32.0% pada bulan Agustus). Meskipun demikian, kami melihat bahwa kedua saluran TV tersebut memang memiliki pasar sendiri untuk pemirsa selama bulan tersebut karena keduanya mencatat pangsa pemirsa prime time yang lebih tinggi, sedangkan beberapa saluran TV lainnya mengalami penurunan pemirsa.

- RCTI, saluran TV unggulan MNCN, naik secara sebesar 380bps MoM menjadi 22.8% pada bulan September. Sedangkan SCTV sebagai saluran TV utama SCMA meningkat sebesar 170bps MoM menjadi 20.6%. 

- Di September, MNCN membukukan peningkatan besar dalam pangsa pemirsa non-prime time sebesar 300bps MoM menjadi 37.6%. Sementara itu, pangsa pemirsa non-prime time SCMA turun 90bps MoM menjadi 32.6% di bulan yang sama, karena penurunan kinerja IVM (Indosiar) sebesar 100bps MoM menjadi 18.2% (vs.19.2% di Agustus). 

- Saluran TV non-unggulan MNCN lainnya, Global TV (GTV) dan MNCTV, mendukung peningkatan dalam pangsa pemirsa non-prime time September yang meningkat di bulan tersebut masing-masing sebesar 140bps dan 170bps MoM. Sementara itu, pangsa pemirsa non-prime time RCTI sedikit turun 10bps MoM menjadi 14.9% di bulan September. 

- Ketatnya persaingan di media TV akan tetap ada karena para penyiar TV akan terus memproduksi drama segar menyusul turunnya tingkat PPKM. Kami mencatat bahwa ada lagging effect pada pendapatan perusahaan media setelah kenaikan pangsa pemirsa di TV. Walau demikian, kami mempertahankan rekomendasi Netral kami di sektor media.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 menit yang lalu
Bantu Masyarakat Sekitar, Mirae Asset Gelar CSR Serentak di 5 Cabang
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR) di lima cabang atau Office Education (OE) untuk memberikan dampak positif masyarakat di setiap lokasi hadirnya perusahaan.
 
Nasional
30/11/2022 04:54 WIB
Gelar Wealth Wisdom 2022 "Mindfully Recover", PermataBank Berikan Inspirasi Esensi
PermataBank kembali menggelar acara Wealth Wisdom, acara wholistic wealth tahunan terbesar yang telah diselenggarakan secara konsisten untuk ke-8 kalinya. Dalam Wealth Wisdom 2022, PermataBank menghadirkan 15 seminar dan 4 workshops dengan lebih dari 35 pembicara inspiratif, yang…
 
Nasional
29/11/2022 17:06 WIB
Bank DKI Raih Tiga Penghargaan Sekaligus Dalam Top 20 Financial Institution Award 2022
Bank DKI kembali membuktikan kualitas dan eksistensinya, pasalnya Bank DKI berhasil meraih tiga kategori penghargaan sekaligus, yaitu Top 20 Financial Institution Kategori Aset Rp50T s.d
 
Nasional
27/11/2022 21:25 WIB
XLFL National Conference 2022 Mahasiswa Ciptakan Proyek AI - IoT Berbasis 5G
XL Axiata kembali menggelar National Conference. Sebanyak 138 mahasiswa awardee yang telah menyelesaikan program XL Axiata Future Leaders (XLFL) Batch 9 selama dua tahun penuh akan diwisuda. Mereka berasal dari 52 kampus yang berada di 6 provinsi, seperti Institut Teknologi Bandung…
 
Nasional
27/11/2022 21:16 WIB
Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, Sektor Properti Diyakini Tetap Tumbuh Positif
Optimisme ini didasari atas fakta masih tingginya backlog perumahan di Indonesia yang mencapai 12,7 juta unit berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021. Backlog adalah kondisi kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat. 
 
Nasional
23/11/2022 06:46 WIB
CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan pada ABF Corporate & Investment Banking Awards 2022
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali meraih tiga penghargaan bergengsi pada ajang Asian Banking and Finance (ABF) Corporate & Investment Banking Awards 2022.
 
Nasional
19/11/2022 20:03 WIB
GOTO Merumahkan Sebanyak 1.300 Karyawan
Salah satu investor GOTO, Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Telkomsel, menyampaikan pandangannya terkait aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) 1.300 karyawan yang dilakukan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).
Telkomsel