Endang Muchtar
Rabu, 22 Juni 2022 - 18:23 WIB

Buka Pusat Edukasi Central Park, Mirae Asset Perluas Edukasi Pasar Modal ke Jakarta Barat

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia meluaskan jaringan edukasi dan literasi pasar modal melalui pembukaan cabang baru di kompleks Central Park guna menjangkau basis investor yang potensi pengembangannya besar di Jakarta Barat.

Tae Yong Shim, CEO Mirae Asset Sekuritas, mengatakan perluasan jaringan ke kawasan elit tersebut merupakan salah satu strategi perusahaan tahun ini yang masih terus menambah pusat edukasi (Office Education/OE). OE di kompleks yang sempat diklaim menjadi bangunan terbesar ke-8 di dunia itu, tuturnya, juga diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan edukasi pasar modal di Jakarta Barat.

“Kami berharap perluasan jaringan kantor edukasi atau OE Mirae Asset Sekuritas akan membantu meluaskan informasi tentang investasi khususnya investasi di pasar modal kepada masyarakat yang lebih luas di tengah momentum perbaikan ekonomi sekarang ini,” ujar Tae Yong Shim dalam “Grand Launching Office Education (OE) Central Park - Jakarta” hari ini, 22 Juni 2022.

Dengan pembukaan OE Central Park tersebut, Tae Yong Shim berharap potensi investasi yang besar dari masyarakat Jakarta Barat akan dapat tertampung dan difasilitasi oleh Mirae Asset Sekuritas dan mendukung nilai transaksi saham nasabahnya. Sampai saat ini, dia mengatakan transaksi saham nasabah Mirae Asset Sekuritas masih menjadi yang terbesar di Indonesia sejak awal tahun.

Data PT Bursa Efek Indonesia (IDX) menunjukkan nilai transaksi Mirae Asset Sekuritas sekaligus volume transaksi dan frekuensi transaksi masih menjadi yang teratas sejak awal tahun hingga akhir Mei 2022.

Nilai transaksi Mirae Asset Sekuritas pada periode itu mencapai Rp 273 triliun. Sekuritas di posisi kedua dan ketiga membukukan transaksi Rp 219 triliun dan Rp 216 triliun.

Senior Area Manager Mirae Asset Sekuritas Linda Homiya menyatakan besarnya potensi Jakarta
Barat terlihat dari jumlah investor pasar modal dan investor pasar saham yang paling besar dibandingkan
dengan kotamadya lain di DKI Jakarta.

“Sampai saat ini, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah investor pasar modal paling besar di
Indonesia.”

Data OJK pada akhir 2021 menunjukkan jumlah investor pasar modal Jakarta Barat berdasarkan single investor ID (SID) mencapai 270 ribu orang, di mana di antaranya ada 150 ribu orang berupa SID rekening saham. Angka SID investor pasar modal dan pasar saham tersebut masih teratas di antara kota-kabupaten lain di Indonesia.

Angka SID investor pasar modal Jakarta Barat masih di atas Jakarta Timur sekitar 250 ribu orang, Jakarta Selatan sekitar 245 ribu orang, Surabaya 226 ribu orang, dan Bandung Kota 200 ribu orang. Linda menjelaskan untuk menarik minat dan memberi edukasi yang menyeluruh kepada calon investor pasar modal, OE Central Park dilengkapi fasilitas ruang trading, ruang edukasi, ruang konsultasi, perpustakaan, dan lounge di mana setiap investor akan dipandu oleh investment specialist berlisensi.
 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
Telkomsel