RM
Kamis, 30 September 2021 - 17:48 WIB

PNM Ditopang Holding UMi, Bunga Pinjaman Nasabah Mekaar Turun 3 Persen

Foto/Dok-PNM/ECONOMICZONE
Foto/Dok-PNM/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kehadiran holding dapat mengoptimalkan peran pemberdayaan PNM dengan penurunan biaya overhead. Adapun terkait biaya layanan jasa keuangan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sudah mengkalkulasi beberapa hal seperti potensi beban dana, beban operasional, serta beban lainnya yang dapat ditekan dengan kehadiran Holding UMi dan akan ditransmisikan pada beban cicilan kredit usaha wong cilik.

“Dengan demikian, PNM bisa lebih agresif dalam membantu pelaku usaha mikro naik kelas. Yakni melalui pembinaan yang semakin masif dan penyaluran pinjaman modal produktif dengan bunga cicilan yang lebih ringan,” kata Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Arief Mulyadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (30/9).

Dengan kolaborasi ketiga entitas BUMN, PNM cukup optimistis nasabah program Mekaar akan memperoleh keuntungan penurunan bunga pinjaman sekitar 3 persen. Sinergi itu pun akan semakin menguntungkan masyarakat kecil karena dapat mengoptimalkan peran pemberdayaan PNM dengan penurunan biaya overhead sekitar 8%.

Ditegaskan pula, integrasi ketiga entitas BUMN tersebut dinilai bakal membentuk ekosistem usaha UMi yang kuat dengan menjaga, dan mempertahankan pendekatan pemberdayaan sosial PNM. “Ekosistemnya tentu akan menjadi lebih besar. Pelaku (usaha) ultra mikro dapat menjalin kerja sama dengan pelaku usaha menengah, bahkan korporasi, secara langsung,” ungkap Arief.

Senada, Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki mengatakan salah satu harapan besar dari pembentukan holding adalah untuk menurunkan biaya cicilan. Hal itu harus ditempuh agar kehadiran negara lewat BUMN lebih terasa dalam mendukung kinerja pelaku usaha di tataran bawah secara langsung. Terlebih langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat grass root economy. “Hal ini juga sejalan untuk mendukung kinerja pelaku usaha ultra mikro lebih baik lagi di masa pemulihan ekonomi,” imbuhnya.

Sebagai gambaran, berdasarkan laporan keuangan PNM aset perseroan tumbuh dari Rp31,66 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp38,15 triliun per Juni 2021. Kontribusi terbesar dari komponen pembiayaan yang diberikan atau piutang pembiayaan kepada nasabah, yang meningkat dari Rp22,08 triliun menjadi Rp28,3 triliun pada periode yang sama.

Pendapatan bunga dan syariah kotor pun naik dari Rp2,52 triliun per Juni 2020 menjadi Rp3,61 triliun per Juni 2021. Setelah dikurangi beban operasional, pendapatan bersih tumbuh 53,6% secara year on year (yoy) menjadi Rp2,52 triliun pada paruh pertama 2021 dari sebelumnya Rp1,64 triliun. Setelah ditambah beberapa komponen lain dan dikurangi beban usaha, laba sebelum pajak perseroan naik menjadi Rp427,33 miliar dari sebelumnya Rp153,12 miliar pada Juni 2020.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
16 jam yang lalu
Comeback Gila! Sempat Tertinggal, Argentina Bungkam Mesir 3-2 Lewat Gol Bersejarah Enzo Fernandez di Piala Dunia 2026
Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol ke-3.000 sejarah turnamen dari Enzo Fernandez.
 
Nasional
07/07/2026 18:37 WIB
Kinerja Intermediasi Terjaga, Sektor Jasa Keuangan Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan
Hal tersebut disampaikan dalam Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Juni 2026 yang digelar setelah rapat pada 1 Juli 2026.
 
Nasional
07/07/2026 14:23 WIB
Indonesia Forestry Carbon Hub Resmi Beroperasi, Dongkrak Potensi Ekonomi Hijau Rp5 Triliun.
Langkah strategis yang dilakukan di Jakarta pada Senin (6/7) ini merupakan wujud nyata kerja cepat kementerian dalam mengeksekusi arahan dan kepemimpinan kuat Presiden Prabowo Subianto.
 
Nasional
07/07/2026 13:44 WIB
Mendekatkan Layanan, CIMB Niaga Syariah Hadirkan Inovasi Digital Branch di Malang
Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi, Kepala OJK Malang Farid Falatehan, Chief of Syariah Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Bung Aldilla, Head of Syariah Network CIMB Niaga Evita Barliana, serta jajaran pemerintah…
 
Nasional
07/07/2026 13:36 WIB
Nasib IHSG Semester II-2026 Bergantung Sentimen Eksternal, Berikut Analisis Mirae Asset
Kondisi tersebut juga terjadi ketika transaksi berjalan masih mencatat defisit dan cadangan devisa terus menurun.
 
Nasional
07/07/2026 10:15 WIB
OJK dan KPPU Resmi Perkuat Kolaborasi Cegah Praktik Monopolistik
Menurutnya, kepercayaan adalah fondasi utama di sektor jasa keuangan yang harus dijaga bersama melalui transparansi, integritas dan menjunjung persaingan usaha yang sehat.
Telkomsel