RM
Jumat, 02 Juli 2021 - 20:36 WIB

Triwulan I/2021, IPCC Catatkan Laba Rp17,89 Miliar

Foto/Dok-IPCC/ECONOMICZONE
Foto/Dok-IPCC/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sepanjang triwulan I/2021, peningkatan jumlah kendaraan di Terminal PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memberikan imbas positif pada pencapaian kinerja keuangan IPCC.

“Pasca IPCC mampu menekan kerugian di triwulan keempat 2020 menjadi laba Rp6,67 miliar dari rugi tercatat sebesar Rp32,49 miliar, pada triwulan pertama 2021 IPCC kembali mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp17,89 miliar atau lebih besar 168,22% (QoQ) dibandingkan pencapaian laba pada triwulan keempat 2020. Dengan demikian, nilai earning per share (EPS) pun meningkat dari Rp3,67 pada triwulan keempat 2020 menjadi Rp9,84 pada triwulan pertama 2021,” kata Sekretaris Perusahaan IPCC, Sofyan Gumelar di Jakarta, Jumat (2/7).

Pencapaian positif tersebut terimbas dari kenaikan pendapatan sepanjang triwulan pertama 2021 bila dibandingkan dengan triwulan keempat 2020. Pada segmen Pelayanan Jasa Terminal mengalami kenaikan 11,42% dari Rp100,09 miliar di triwulan keempat 2020 menjadi Rp111,52 miliar di triwulan pertama 2021. Pada segmen Pelayanan Jasa Barang di periode triwulan pertama 2021 sebesar Rp6,72 miliar atau meningkat 17,63% dari Rp5,71 miliar pada triwulan keempat 2020. Pada segmen Pelayanan Rupa-Rupa Usaha naik 12,83% menjadi Rp1,14 miliar di triwulan pertama 2021 dari Rp1,01 miliar di triwulan keempat 2020. Terakhir dari segmen Pengusahaan Tanah, Bangunan, Air, dan Listrik sepanjang triwulan pertama 2021 naik 12,81% menjadi Rp553,29 juta dari Rp490,44 juta di triwulan keempat 2020.

Peningkatan kinerja keuangan sepanjang triwulan pertama 2021 sejalan dengan pencapaian kinerja operasional. Pada layanan Terminal Internasional, jumlah kendaraan CBU ekspor yang ditangani sepanjang triwulan pertama 2021 mencapai 78.678 unit CBU atau naik 3,18% dari triwulan keempat 2020. Sedangkan CBU impor naik 66,86% menjadi 12.067 CBU sepanjang triwulan pertama 2021 dibandingkan triwulan keempat 2020. Import Alat Berat mencapai 1.202 unit sepanjang triwulan pertama 2021 atau naik 73,45% dari triwulan keempat 2020 dan ekspor terlihat lebih rendah 13,80% sebesar 1.637 unit dari triwulan keempat 2020. Pada Spareparts, ekspor naik 36,55% sepanjang triwulan pertama 2021 menjadi 5.949 M3 dari 4.357 M3 di triwulan keempat 2020 dan import naik 27,44% menjadi 9.658M3 sepanjang triwulan pertama 2021.

Pada layanan Terminal Domestik, CBU tertangani sebanyak 42.468 unit atau naik 6,96% sepanjang triwulan pertama 2021 dibandingkan triwulan keempat 2020. Alat Berat naik 12,51% menjadi 5.082 unit sepanjang triwulan pertama 2021. Dan Spareparts, turun 29,30% menjadi 7.647 M3 di triwulan pertama 2021.

Pencapaian tersebut patut diapresiasi seiring pemulihan yang terus berjalan di Terminal IPCC. Di sisi lain, strategi dari manajemen untuk melakukan transformasi kegiatan bisnis sehingga dapat lebih efektif dan efisien terus diupayakan untuk peningkatan performansi perusahaan. Manajemen juga terus mengupayakan untuk memperbaiki penyelesaian piutang terhadap sejumlah mitra sehingga dapat menambah potensi pemasukan bagi Perseroan.

“Dengan harapan kian pulihnya sektor otomotif dan sejumlah sektor terkait lainnya seiring kian banyaknya aktivitas di masyarakat maka diharapkan dapat terjadi peningkatan permintaan terhadap sejumlah segmen kendaraan, baik dari CBU, Alat Berat, hingga Truk dan Bus. Adanya peningkatan tersebut tentunya dapat berimbas positif pada layanan bongkar muat kendaraan di Terminal IPCC sehingga pada akhirnya kinerja operasional di tahun 2021 ini dapat lebih baik dari periode sebelumnya. Begitupun juga dengan kinerja keuangan yang juga akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder