Fery Pradolo
Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun

Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun
Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank, BEI: AMAR), pionir bank digital yang fokus pada segmen ritel dan UMKM, membukukan kinerja positif pada kuartal I 2026. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp71,12 miliar yang menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Sejalan dengan kinerja tersebut, Amar Bank menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp110,1 miliar atau Rp6,11 per lembar saham. Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Jakarta, Kamis (18/6/2026), sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit bruto yang naik 30,62% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp4,16 triliun. Capaian ini melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional. Seiring ekspansi pembiayaan, total aset perusahaan juga meningkat 34,72% YoY menjadi Rp6,93 triliun.

Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, menyebut capaian tersebut sebagai bukti konsistensi strategi perseroan dalam menghadirkan layanan keuangan digital bagi segmen ritel dan UMKM.

“Pencapaian kinerja positif di kuartal pertama 2026 ini merupakan bukti nyata dari konsistensi strategi Amar Bank dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang aman dan tepercaya bagi segmen ritel dan UMKM. Pertumbuhan kredit kami yang berhasil melampaui rata-rata industri menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan digital yang kami hadirkan. Momentum positif ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa setiap pencapaian membawa dampak nyata bagi inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Vishal Tulsian.

Dari sisi pendapatan, Amar Bank mencatat pertumbuhan yang solid. Pendapatan operasional naik 13,82% YoY menjadi Rp527,76 miliar, sementara pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tumbuh 15,58% YoY menjadi Rp370,20 miliar. Kinerja ini mencerminkan model bisnis yang semakin efisien dan berkelanjutan.

Di tengah pertumbuhan agresif, kualitas aset perseroan tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) net turun menjadi 0,86%, membaik dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar 1,48%. Penurunan ini menunjukkan penguatan manajemen risiko dan kualitas penyaluran kredit yang lebih selektif.

SVP Finance Amar Bank, David Wirawan, menyebut pencapaian laba tertinggi ini ditopang oleh efisiensi operasional dan penguatan struktur permodalan.

“Capaian laba tertinggi sepanjang masa ini membuktikan efisiensi operasional dan efektivitas manajemen modal kami, tercermin dari rasio CAR yang kuat di level 99,17%. Lonjakan DPK sebesar 115,46% YoY juga berhasil mengoptimalkan biaya dana kami. Ke depan, fokus kami adalah menjaga pertumbuhan laba yang sehat dan konsisten guna memastikan fondasi keuangan yang kuat untuk mendukung pembagian dividen yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” jelas David Wirawan.

Strategi Pertumbuhan 2026

Dalam paparan publik di Jakarta, Amar Bank memaparkan strategi pengembangan bisnis untuk tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada inovasi teknologi, penguatan segmen ritel dan UMKM, pengembangan layanan embedded banking, serta ekspansi ke sektor potensial seperti industri kreatif.

Hingga kuartal I 2026, platform Tunaiku mencatat akumulasi penyaluran pembiayaan lebih dari Rp19 triliun sejak 2014. Layanan ini telah menjangkau lebih dari 500.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan nasabah baru juga didorong oleh strategi embedded banking melalui skema kemitraan B2B2C yang memungkinkan layanan perbankan terintegrasi langsung dalam platform digital mitra.

Direktur Informasi Teknologi & Operasional Amar Bank, Kevin Kane, menjelaskan bahwa pendekatan ini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan nasabah baru.

“Layanan Digital Perbankan dengan Solusi embedded banking menjadi media akuisisi nasabah dalam mendukung strategi pertumbuhan bagi bank. Layanan yang terintegrasi di dalam platform digital mitra tanpa pindah aplikasi (zero friction) di berbagai mitra, salah satunya MyMRTJ. Solusi embedded banking dengan mitra B2B telah mendatangkan hingga 10.000 nasabah baru dengan pengguna aktif sebesar 41,09%. Ke depan, dengan infrastruktur digital berbasis cloud dan AI kami akan terus memperluas layanan perbankan digital di sektor e-commerce, logistik, ride-hailing, fintech, hingga industri kreatif,” ungkap Kevin Kane.

Sebagai bagian dari ekspansi ke sektor kreatif, Amar Bank juga tercatat mendukung ajang perfilman JAFF Market sebagai sponsor utama. Langkah ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di Indonesia sekaligus memperluas penetrasi layanan ke sektor ekonomi kreatif nasional.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/09/2026 16:32 WIB
RUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, BTN Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menetapkan perubahan susunan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
 
Nasional
05/09/2026 06:52 WIB
HADIR LEBIH DEKAT DI BUMI PAPUA, ASABRI BERIKAN LAYANAN DAN SEPENUH HATI DI TIMIKA, PAPUA TENGAH
Wujud Nyata Pemerataan Layanan untuk Memastikan Para Penjaga Kedaulatan Bangsa Memiliki Pemahaman Manfaat dan Kesiapan Finansial Sedari Dini
 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 19:27 WIB
Trem Listrik Bandara–Canggu Segera Dibangun, Groundbreaking Ditargetkan Maret 2027
Penandatanganan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung serta sejumlah pihak terkait.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
Ad Placholder