ECONOMIC ZONE - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming, menghadiri Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang digelar di Lapangan Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026) malam.
Gibran hadir di acara Pesparawi sekitar pukul 19.21 WIT dengan memakai kemeja batik lengan panjang warna cokelat, dilengkapi topi kasuari dan noken yang melingkar di badannya.
Selain Gibran, acara ini turut dihadiri Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, hingga istri Menteri Agama sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Helmi Halimatul Udhmah, bersama para pejabat eselon I dan II dan Staf Khusus Kementerian Agama.
Sejumlah kepala daerah juga turut hadir di antaranya Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, dilanjutkan dengan parade dari para perwakilan Pesparawi Nasional dari berbagai provinsi seluruh Indonesia.
Diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Papua Barat, pada 18-28 Juni 2026.
Pesparawi Nasional XIV diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di seluruh Indonesia dengan total peserta, pelatih, dan ofisial yang hadir di Manokwari diperkirakan mencapai 5.000 lebih.
Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung menuturkan, Papua Barat bukan hanya kaya akan alamnya, tetapi juga kaya akan nilai toleransi dan persaudaraan.
"Kami juga ingin menegaskan bahwa Pesparawi XIV di Papua Barat ini mengusung misi khusus, yaitu menegaskan kembali pesan kedamaian dari timur Indonesia," kata Jeane, di Kantor Kemenag Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Dengan banyaknya peserta, ia berharap, momentum Pesparawi Nasional XIV dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Papua Barat melalui sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Agar acara perdamaian ini berjalan lancar, Jeane menyampaikan kalau Kemenag telah berkoordinasi dengan pihak Pemda, TNI, Polri, serta tokoh adat lokal. "Mari kita tunjukkan bahwa Kristen di Indonesia adalah umat yang siap berkontribusi aktif dalam membangun kedamaian dan kerukunan bangsa," tutur dia.
Komentar