Aldhi Chandra
Kamis, 17 Desember 2020 - 20:15 WIB

Perpanjang Larangan Penempatan PMI, Kepala BP2MI Kecewa Atas Kebijakan Pemerintah Taiwan

Foto/Dok BP2MI/Economiczone
Foto/Dok BP2MI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menanggapi kebijakan pemerintah Taiwan memperpanjang larangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) masuk ke negaranya untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyatakan kekecewaannya atas keputusan pemerintah Taiwan tersebut.

"Kami merasa kecewa atas kebijakan pemerintah Taiwan, terlebih lagi keputusan tersebut dibuat tanpa menunggu hasil investigasi dari pemerintah Indonesia," ujar Benny saat ditemui di kantor BP2MI,  Kamis (17/12).

Seperti diketahui, pemerintah Taiwan melakukan penghentian sementara bagi penempatan PMI selama 14 hari mulai tanggal 4-17 Desember 2020, karena ditemukannya 85 PMI yang terkonfirmasi positif saat berada di Taiwan. Untuk itu, BP2MI membentuk tim supervisi yang melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan, untuk melakukan investigasi terhadap penerapan protokol kesehatan oleh PMI dan 14 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang di suspend. 

"Pemerintah Indonesia sangat menyesal dengan adanya 85 kasus PMI yang positif COVID-19 di Taiwan yang diduga ditempatkan oleh 14 P3MI. Hal ini dapat mencerminkan adanya asumsi bahwa masih terdapatnya kekurangan atau tidak diimplementasikannya protokol kesehatan oleh pelaksana penempatan PMI. Maka dari itu, Pemerintah Indonesia mengambil tindakan untuk melakukan supervisi pelaksanaan protokol kesehatan di Balai Latihan Kerja atau asrama milik 14 P3MI," jelas Benny.

Dari investigasi tersebut, lanjut Benny dihasilkan kesimpulan bahwa terdapat 12 P3MI yang telah melakukan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah. Sedangkan 2 P3MI lainnya masih belum melakukan protokol kesehatan yang dianjurkan.

"12 P3MI telah melakukan protokol kesehatan, sedangkan 2 P3MI lainnya yaitu PT. Vita Melati Indonesia dan PT. Sentosa Karya Aditama masih direkomendasikan untuk dilakukan penghentian sementara sampai dengan kedua P3MI tersebut melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan," terang Benny.

Benny menambahkan, upaya investigasi ini dilakukan karena pemerintah Indonesia serius dalam menangani Covid-19, dan keselamatan PMI adalah hukum tertinggi. “Jika memang P3MI terbukti melanggar protokol kesehatan dan tidak melakukan tes PCR kepada PMI sebelum berangkat ke negara penempatan, BP2MI tentu akan merekomendasikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk mencabut izinnya. Untuk itu kami berharap pemerintah Taiwan dapat mempertimbangkan hasil investigasi dari pemerintah Indonesia”, pintanya.

TAGS
  1. BP2MI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Mesin Pertumbuhan Anyar Berjalan, GOTO Pastikan Target EBITDA 2026 Tak Goyah
Perseroan juga menaikkan proyeksi kinerja bisnis Fintech menjadi Rp1,7 triliun-Rp1,8 triliun dari sebelumnya Rp1,4 triliun-Rp1,5 triliun.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Inggris Dukung Penuh Langkah Strategis Indonesia Masuk Blok CPTPP
Menko Airlangga juga menyampaikan perkembangan proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
 
Nasional
7 jam yang lalu
Untung Besar Kawasan Industri Berkat Ledakan Ekspansi Pusat Data
Pasalnya, penyerapan lahan ikut terkerek seiring dengan besarnya permintaan lahan untuk pengembangan data center.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Pasar Tenang Usai Gubernur BI Mundur, Mirae Asset Sebut Investor Pilih "Wait and See"
Setelah reaksi awal yang relatif tenang, fokus investor diperkirakan akan beralih pada proses transisi kepemimpinan BI serta konsistensi kebijakan moneter yang akan ditempuh untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Gebrakan Baru BMW di GIIAS 2026: Sambut Kehadiran New BMW iX3 Neue Klasse!
Pengunjung juga dapat mencoba langsung 11 model BMW dan MINI melalui fasilitas test drive.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Tampil Beda! Koleksi MINI Collection Terbaru Resmi Hadir di GIIAS 2026
Pembukaan BMW Group Pavilion turut dihadiri President Director BMW Group Indonesia Peter Medalla, Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania, serta Head of MINI Asia Daren Ching.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen Temui Gubernur Jabar KDM, Dukung Kesejahteraan Pensiunan ASN
Bank Mandiri Taspen untuk memperkenalkan lebih dekat peran strategisnya sebagai mitra PT TASPEN (Persero) dalam menyalurkan berbagai manfaat program bagi aparatur sipil negara (ASN)
Ad Placholder